Kenapa sik saya suka banget berprakarya? Iseng aja kali ya? Lalu juga ada rasa keingintahuan, ingin mengerjakan sesuatu yang baru dan kali saja jadi belajar juga.
Bulan Maret saya ikutan kelas needle felting. Bahasa Indonesianya mbuh saya gak tahu?
Intinya kita membentuk benang-benang dengan cara menusuk-nusuk (tanpa ikatan sama sekali). Bisa jadi bentukan 2 dimensi atau 3 dimensi.
Kelas yang saya ikut hasilnya 2 dimensi. Alat-alatnya ya benang-benang , jarum khusus , alas dan foam.
Ternyata gak terlalu susah loh dan prosesnya menenangkan. Semakin banyak tusukan, semakin lekat si benang terjalin.
Berbeda dengan lukisan yang bisa meleber atau salah bentuk, seni ini boleh dibilang gak bisa salah, kalau toh kita merasa ada salah bentuk, tinggal urai benang-benang dan ulang lagi.
Besok2 kalau ada kelas untuk yang 3 dimensi, saya mau ikutan, sepertinya agak sedikit lebih rumit dan juga karena saya sempat beli kit tapi gak pernah dibuka.🤭
Di bulan April, saya ikutan buat pot keramik. Beda dengan membuat keramik yang kayak di film Ghost ini pakai keramik jadi yang tinggal dibentuk.
Saya sengaja buat desain yang whimsical alias gak serius. He..he..he.
Yang saya senang di kelas ini, saya dapat ide dari peserta-peserta lain. Contour yang Liberian di kelas, hiasan pot hanya lukisan, bentuk pot juga lurus2 saja. Eh, peserta sebelah kasih lihat bentukan 3 dimensi yang distemper di pot, lucu juga? Peserta sebleah lainnya membuat dasar berbentuk ombak.
Jadi saya pilih dasar berombak dan ada beberapa tempelan 3 dimensi yang…maunya sih bentuk bunga..tapi koq jadi berbentuk koral laut?🤭
Untuk keramik ini, karena harus dibakar , saya gak bisa bawa pulang langsung. Mudah2an gak boncel ya.
Kelas2 seperti ini saya dapatkan dari media sosial, memang lebih sering dari IG.
Bulan May saya ikutan kelas menanam berbagai jenis tanaman di satu pot.
Saya juga nemu kelas membuat carpet dan melukis mangkok.