bisnis

Saya Itu Pramuniaga Toko Baju

Iya benar. Saya itu kerja sebagai pelayan toko pakaian. Loh? Jauh-jauh tinggal di Amrik, kerjanya koq cuma jadi pelayan toko sih? Begitu kali ya komentar teman-teman di Indonesia….

Waktu hijrah ke Amrik terus terang saya tidak mikir mau kerja apa. Maklum saya itu orangnya memang bukan pemikir panjang ini dan itu. Hijrah ya hijrah saja, namanya juga ikut suami yang orang Amrik, begitu pikir saya.

Tahun pertama di Amrik, setelah 6 bulan bengong, saya gregetan, jadilah saya mulai cari-cari kerja, Alhamdulillah diterima di kantor jual beli Time Share. Saya kerja selama 3 bulan di situ, si bos kebetulan pernah jalan-jalan di Indonesia, pas wawancara yang ada kita cuma cerita ngalor ngidul tentang Indonesia. Itu kerja saya pertama di Amrik.

Karena di Amrik saya tidak ada famili atau kerabat ya setelah lahiran saya jadi ibu rumah tangga lah, sampai si kecil satu tahun lebih, saya mulai gregetan lagi…alias bosen.

Suami menyarankan untuk lamar ke department store di mal, karena pas lagi musim liburan, toko-toko buka lowongan untuk pekerja musiman. Ya wis, saya ajukan lamaran…eh diterima!!

Terus terang tidak terbayang sebelumnya kalau saya akan kerja sebagai pramuniaga! Cemen sekali ya….susah susah sekolah jadi insinyur teknik sipil, koq jadi pramuniaga?

Tapi saya jalani saja, bayarannya tidak jelek, jadwal kerja bisa diatur dan kerjanya ringan.

Malah saya dapat penghargaan sebagai pramuniaga terbaik di tahun 2007, cukup bangga, karena saya tidak ada pengalaman kerja jualan.

Percaya atau tidak, kerja saya sebagai pramuniaga toko ini menolong keluarga kami saat pasangan kehilangan kerja di tahun 2009. Alhamdulillah, kami tidak harus hengkang dari rumah yang baru kami beli di tahun 2006 dan tagihan-tagihan sehari-hari terbayar dari hasil penghasilan saya sebagai pramuniaga.

Sejak dari situ, saya tetap hobi kerja sebagai pramuniaga, saya pernah jadi pramuniaga di department store, di toko sepatu, dan di toko baju.

Sampai sekarang saya masih pramuniaga di salah satu toko baju merek Amrik , Banana Republic.

Kalau ditanya apa saya tidak malu jadi pramuniaga wae..jawab saya, Memang situ mau bayar tagihan ini itu ya? 😉

Advertisements

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Ketiga -Hari ‘Tuk Berpesta!

Kamis, 11 Juni 2015.

Ah! Hari terakhir di Tampa sebelum balik ke kota asal besok.

Hari ini adalah acara bebas peserta dan malam penghargaan.

Peserta boleh memilih antara :

  1. Bermain golf
  2. Ambil paket pijat, manicure atau pedicure di spa hotel
  3. Ke Aquarium
  4. Ke Busch Garden
  5. Deep Sea Fishing

Memang saya agak geblek, memilih aktifitas #5, habis pikir saya, pilihan lainnya lebih seru kalau dilakoni dengan anak, jadi ya saya pilih aktifitas yang ‘selfish’ lah, biar si anak tidak iri,

Jam 9 rombongan berangkat menuju tujuan.

Ternyata saya salah perhitungan. 30 menit pertama saya masih kuat di goncang laut ke kiri dan ke kanan. Lalu saya putuskan untuk makan siang. Well. Salah besar. Ternyata perjalanan masih jauh sebelum kita berhenti di tengah laut, yang ada saya mabok laut. Rekan-rekan lain sudah banyak yang mulai tepar dan muntah, tadinya saya pikir saya tidak ada muntah. Di beri tahu kru kapal untuk coba pindah ke belakang perahu, waaaaaah..gara-gara mencium bau gas dari perahu, ditambah bau rokok, yang ada saya tambah mual daaaaaan muntahlah saya. 😦

Ya sudah, terpaksalah di aktifitas kali ini, saya tiduran saja. Sebel juga sih karena tidak bisa ‘nampang’ kalau saya berhasil menangkap ikan..apa boleh buat, ternyata perut tidak kuat.

Balik ke hotel, buru-burulah saya mandi dan berdandan apik untuk menghadiri malam penghargaan.

Acara lagi-lagi dibuka dengan sajian cocktail, saya karena sudah ‘mabok’ duluan, cuma minum soda biasa. Jam 6 kita masuk ke ruang makanan. Grup KY/SO IN dapat meja dekat dari panggung : 12-13-14. Artinya kita semua bakalan cepat dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan.

DSCN1481

DSCN1482

Benar saja, sekitar 30 menit, tibalah giliran kit ina.

Waktu giliran nama saya dipanggil, duh, bangga sekali hati ini! Satu-satunya orang Indonesia loh dan pekerja paruh waktu yang mendapat penghargaan ini!!

Peritel Baru Kenal di Amrik : Vera Bradley

Kalau teman-teman membaca tulisan seri ‘Peritel Baru’, boleh dibilang ini tulisan pelepas rindu masa-masa kerja di Jakarta – keliling mal-mal memperhatikan pasar ritel di Jakarta dan sekitarnya.  Ternyata hobi lama itu susah hilang, sampai sekarang kalau pergi ke mal di kota berbeda, ini mata sibuk jelalatan memperhatikan riteler yang belum pernah saya lihat sebelumnya.

Harap maklum saya belum pernah ke Jakarta lagi sejak 2006 dan 5 tahun pertama tinggal di desa, jadi pembendaharaan ritelernya kurang beragam. Beberapa dari merek yang akan saya ‘bahas’ di blog saya kemungkinan besar bukan merek baru buat orang Jakarta ataupun Amrik, tapi ‘baru’ buat saya, maaf kalau dianggap kadaluwarsa ya….

Yuk mulai:

Pertama kali tahu Vera Bradley itu waktu kami mengunjungi Iowa di tahun 2007.  Lagi jalan-jalan di depan gedung pemerintahan yang lama di Iowa City, tidak sengaja mampir di toko buku. Di toko buku inilah Saya pertama kali ‘berjumpa’ dengan VB.

Cinta pandangan pertama. Corak VB yang sebagian besar bunga-bungaan dan berwarna cerah, cocok sekali dengan selera Saya.  Buat Saya masuk ke toko VB itu ibarat ke negara antah berantah ‘Cloud Cuckcoo Land‘ – hati rasanya riang gembira, karena semua serba cerah di toko ini.

Yang tidak cocok itu harganya. Ha! 😉

Vera Bradley adalah merek barang-barang perempuan – sebagian besar tas, aksesoris : syal, gantungan kunci, sandal jepit, agenda, pensil jepitan rambut dsb – seperti halnya Coach atau Fossil. Bedanya material VB sebagian besar terbuat dari kain dengan corak beragam.

Meskipun barang-barang VB itu dari bahan kain, tapi harganya tidak kalah dengan harga barang serupa tapi terbuat dari kulit. Yang ada Saya cuma mampu beli barang-barang kecil seperti gantungan kunci, jepitan rambut dan sandal jepit.

Dari hasil ‘wawancara’ dengan pengguna VB, rata-rata dari mereka puas dengan kualitas VB dan mereka juga boleh dibilang fanatik dengan VB seperti layaknya merek lain.

VB sendiri juga punya acara diskon tahunan yang ditunggu-tunggu. Pelanggan harus membeli tiket beberapa bulan dimuka untuk bisa belanja di acara ini. Dan percaya atau tidak, tiket ini selalu habis terjual!! Ibarat konser musik lah!

Saya sendiri sempat terpikir mau hadir di acara ini, kepingin tahu saja, tapi baca kemungkinan padatnya pengunjung Saya jadi keder sendiri.

Nah di Louisville ini, VB bisa dibeli dibeberapa tempat : di toko Vera Bradley di St. Matthew’s Mal, di Taylor Trunk Company di Hurstbourne, di toko Rabbit on The Moon di Paddocks Shop, di toko-toko Hallmark dan outletnya di Bluegrass.

Sampai saat ini saya belum kesampaian punya tas VB, padahal banyak yang saya taksir, habis masih kurang tega menghabiskan $60 lebih untuk membeli tas kain…he…he…he..

Ini salah satu motif favorit saya dari VB : flutterby : ada kupu-kupu dan nuansanya merah jambu keungu-unguan – istilah teman-teman : Gue Bangget!

DSCN4406

Kenalkan : Lemari Rini – aksesoris cantik buatan tangan

Awal mulanya dari hobi & tuntutan pekerjaan , Maria Rini  senang membuat kerajinan tangan. Maklum sewaktu di Jakarta, si Jeng ini profesinya guru TK, jadi ya yang namanya membuat prakarya boleh dibilang memang ‘darah’ nya si Jeng.

Pindah ke Amerika di tahun 2012, hobi Maria tidak hilang begitu saja. Di sini Maria coba-coba belajar membuat perhiasan secara otodidak, yang ternyata membuat si Maria jadi kecantol dan kecanduan. 😉

Jadilah Maria mulai mengeksporasi kursus-kursus membuat perhiasan secara online, mengunduh buku-buku gratis dari internet (ebook) maupun belajar dari video di situs craftsy.comDari mulai menenun manik-manik(interweave beading) hingga menjahit, Maria lakoni.

Ternyata hasil prakarya Maria, banyak di minati orang-orang, pikir punya pikir, akhirnya Maria berani membuka toko online di tahun 2013 – yang untuk ukuran imigran baru, si Jeng ini boleh dibilang cukup cepat dalam mengambil keputusan untuk membuka bisnis sendiri. Salut deh buat si Jeng!

Kenapa koq diberi nama ‘Lemari Rini’?

Yang pasti Maria ingin nama bisnisnya tetap berbau Indonesia dong.

Setelah harus membatalkan nama ‘Rumah Rini’ karena sudah ada yang memiliki, Maria dan Suami akhinya setuju untuk menamai bisnis si Jeng ‘Lemari Rini’ – cocok tho..lemari untuk menyimpan pernak pernik cantik buatan Rini. 😉

Untuk teman-teman yang senang pernak-pernik, butuh buah tangan untuk rekan-rekan bule yang asli Indonesia, atau untuk dipakai sendiri tengok deh toko online Lemari Rini di facebook. Ada bando, kalung, anting-anting, jepitan bros dan banyak lagi deh!

Selain di facebook, teman-teman juga bisa membeli produk Maria di situs Lemari Rini disini.

Untuk pembelian dengan kartu kredit, teman-teman bisa membeli lewat situs Lemari Rini, sementara yang di Facebook, Maria hanya terima pembayaran dengan cek atau money order.

Jangan lupa sebarkan bisnis teman-teman Indonesia kita ke teman-teman yang lain ya!! Paling tidak di beri jempol dong!! 😉

blog

 

O iya, ini daftar situs-situs yang teman-teman bisa gunakan untuk belajar membuat perhiasan atau menjahit.

www.beadingdaily.com

www.jewelrymakingdaily.com

www.clothpaperscissors.com

www.sewdaily.com

www.burdastyle.com

www.flamingotoes.com

Untuk majalah-majalah, buku-buku, bahan-bahan prakarya cek toko-toko seperti :

Michaels

Jo-Ann

Ben Franklin

Dee

Hobby Lobby

Half Price Book Store – untuk majalah-majalah dengan harga relatif lebih murah dari toko buku biasa

Kenalkan : I Heart Life Photography

Hayo siapa yang tidak suka difoto??

Pasti tidak ada yang mengacung jarinya deh. Semua senang difoto, terutama para wanita.

Nah, ini ada orang Indonesia yang tinggal di Cleveland, Ohio yang membuka usaha fotografi, nama bisnisnya ‘I Heart Life Photography’.

Di awali dari senang berfoto untuk keperluan dokumentasi keluarga, Valerie, ibu dua anak kelahiran Bandung, Jawa Barat, lama-lama tertarik untuk mendalami fotografi. Jadilah si Jeng mengambil kursus fotografi di Cleveland Photographic Society dan kursus photoshop online

Setelah 2 tahun membangun portfolio, akhirnya si Jeng meresmikan I Heart Life Photography menjadi perusahaan terbatas di Musim Gugur 2013.

Coba deh tengok bisnis Valeri di facebook atau di situsnya langsung di I Heart Life Photography.

Keren kan? Kalau kebetulan ada teman-teman yang tinggal di Cleveland, Ohio dan kepengin punya foto keluarga yang keren, coba hubungi Iheart.

Jangan lupa beri jempol ya sebagai tanda dukungan kita untuk bisnis sesama teman Indonesia!!

Image

 

Kenalan berikutnya : Lemari Rini pernak pernik cantik buatan tangan

Kenalkan : Pretty Batik Boutique

64173_10152038051008022_1979263615_n

Siapa yang tidak kenal batik?

Tekstil bermotif asli Indonesia, tepatnya dari pulau Jawa, karena kalau di Sumatera namanya Songket kan ya? 😉

Dari dulu Saya senang batik, tapi terus terang sejak pindah ke Amerika, jadi tambah rindu dengan batik.

Nah, ingat tidak tulisan Saya sebelum ini , yang intinya mendorong rekan-rekan imigran Indonesia untuk kreatif dalam beride, yang siapa tahu bisa jadi peluang bisnis?

Salah satu orang Indonesia yang berhasil membuka bisnisnya lewat facebook adalah  Jeng Kissy. Dia berdomisili di New York, ibu dua anak yang manis dan ganteng.

Jeng Kissy ini buka usaha berjualan batik sejak 2012. Nama usahanya ‘Pretty Batik Boutique‘ yang bisa kalian cari di facebook. 

Alasan si Jeng membuka usaha ini adalah karena dia ingin mempromosikan budaya Indonesia yang cantik  ke dunia internasional oleh orang Indonesia sendiri.

Sebagian besar barang-barang di toko Kissy untuk anak-anak dan barang-barang untuk orang dewasa, wanita terutama, seperti tas, selendang dan perhiasan. Produk yang paling top dari Pretty Batik Boutique adalah tu-tu batik untuk anak perempuan. Imut – imut sekali!!

Coba deh tengok toko Kissy di facebook, siapa tahu ada yang naksir atau memberi ide untuk pembaca!

Hidup Indonesia!

O iya, jangan lupa dukung usaha batik Jeng Kissy dengan menengok halaman Pretty Batik Boutique di facebook dan memberi jempol!!

Kenalan berikutnya : Usaha Fotografi oleh Jeng Valerie. Di tunggu yaaaaaa!!