Author: Irus

10 Tahun Jadi Pramuniaga Toko

Bulan November ini, saya genap 10 tahun kerja di Gap Inc.

Saya ingat banget pertama kali saya kerja di toko saya cuma jadi pengarah pembeli yang antri panjang di depan kasir. Maklum, hari itu hari Jumat setelah Thanksgiving alias Black Friday. Disini Black Friday artinya belanja gede2an buat Natal.

Ngapain sik jadi mbak2 penjaga toko, gitu kali ya kata pembaca. Rendah amat? Haduh..kerja shift2 an? Ih ogah deh.

Buat saya, kerja di ritel, saya belajar buat jadi tahu diri. Belajar ngerti pengorbanan, bayangin musti kerja sampai malam hari, akhir pekan, liburan hari2 besar. Berat loh!

Tapi saya jadi “tahu”, jadi lebih ngeh. Ngeh kalau segimana banyaknya jam kerja yang kamu ambil, push $7.25 per jam , tidak akan bisa hidup layak.

Jadi juga jadi bisa lebih mensyukuri apa yang saya miliki. Untung ada pasangan yang gajinya mencukupi biaya hidup keluarga. Untung kerjaan saya ini bukan kerjaan utama.

Perayaan 10 tahun saya jadi pramuniaga toko, buat saya adalah perayaan pendewasaan, perayaan perjuangan hidup, perayaan kerja keras apapun itu jenis pekerjaan saya, perayaan menghormati pekerjaan orang lain apapun jenisnya.

Semoga kita semua tetap hormat pada sesama ya.

Jangan mentang2 kita di depan layar, jadi petantang petenteng, orang yang di belakang layar juga sama2 manusia loh!

Pelecehan Seksual

Iiih..ngeri amat judulnya.

Iya emang ‘ngeri’ dan tabu ya buat di omongin. Tapi saya pengen banget nulis ini biar teman-teman, terutama teman2 perempuan lebih sadar diri.

Berdasarkan hasil pencarian di Google, definisi pelecehan seksual versi wikipedia adalah sbb:

Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan-pendekatan yang terkait dengan seks yang Tak Diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks, dan perilaku lainnya yang secara verbal ataupun fisik merujuk pada seksual.

Kebanyakan dari kita – termasuk saya – tahu terminologi ini, tapi waktu mengalami sendiri, kadang kita jadi meragukan ‘kebenaran’nya, dalam arti kita jadi meragukan apa iya, ini yang namanya pelecehan seksual.

Setelah mengalami sendiri, saya benar-benar jadi pengen mengerti luar dalam masalah pelecehan seksual ini.

Memang sering kali perilaku (baca pelecehan) yang kita alami cenderung tersamar, contohnya:

“Aww..kamu seksi banget deh pakai baju itu” banding kan dengan

“Emm.emm..emm…ini mah bukan keren lagi, tapi ‘hot’ banget, kalau kamu pakai baju itu, aku ajak kencan deh.

Kelihatannya kalimat diatas ‘baik2’ saja kan? Tapi kalimat kedua diucapkan dengan gelengan kepala sambil seakan2 bergairah? kepengen? birahi? dan kamu yang mendengar jadi gak nyaman, itu pelecehan namanya.

Atau misalnya kita ketemu teman2, trus saling peluk, cipika, cipiki. Itu biasa. Saya sendiri orangnya suka merangkul dan kasih ‘sun dari jauh. Tapi kalau tiap kali ketemu, ngeles pengen meluk, lagi dan lagi dan lagi, atau tiba-tiba sok imut angkat2 kita padahal kita gak minta, itu namanya pelecehan.

Atau ada teman kerja demen banget berbagi cerita ‘bobo-bobo siang atau malam’ mereka saat waktu kerja. Coba deh pikir, ngapain sih lo, cerita2 kalau ditawarin esek-esek sama A, B dan C dst? Maksudnya apa? Situ jagoan? Situ nawarin? Situ kepengen? Gak penting kan? lagian ini di tempat kerja, amat sangat tidak profesional banget.

Pertama bukan tempatnya, gak peduli kita kerja dimana, mau di kantor elit, mau di toko seks,tempat kerja ya tempat kerja.

Kedua topik BBS bukan topik untuk dibagikan ke publik.

Ketiga: itu bisa dikategorikan pelecehan , terutama kalau yang mendengar merasa gak nyaman.

Pada dasarnya apapun tindakan kita, apa itu cuma kata-kata, maupun perbuatan, kalau tujuannya esek-esek, dan yang mendengarkan gak kepengen, trus kita tetap melakukan hal yang sama, itu pelecehan.

Ini saya ambil contoh2 lain yang dikategorikan pelecehan seksual dari wikipedia:

Saya pribadi orangnya bukan tipe yang dikit2 ngadu. Dikit2 marah. Dikit2 sensi. Atau tipe putri yang pengen dijunjung tinggi.

Biasanya pertama-tama, saya melengos aja atau menjauhkan diri, kalau terlibat dalam pembicaraan BBS. (dibaca : Maaf saya tidak tertarik dengan percakapan ini).

Masih juga nyerempet2, saya ketusin. Apaan sik?

Tetep ngeyel? saya blok.

Eh…masih ndableg? Saya lapor.

Karena sekarang, saya merasa sangat tidak nyaman berinteraksi dengan ybs’. Karena saya ‘geli’ alias jijik sama kelakuan si peleceh.

Yang jelas ya yang saya belajar dari pengalaman ini adalah:

  1. Jangan sungkan2 bilang blak2 an : Saya tidak suka omongan anda
  2. Jangan sungkan2 bilang blak2 an : Tolong jangan sentuh / peluk saya, saya tidak suka
  3. Bahkan ceplosin : Perkataan kamu tidak senonoh.
  4. Kalau kita merasa tidak nyaman akan perlakuan seseorang, seringkali adalah karena perlakuan ybs ya tidak pada tempatnya. Percaya sama insting kita sendiri.
  5. Hampir di semua tempat kerja, ada bagian pelaporan yang kita bisa isi dan kirim ke bagian sumber daya manusia.
  6. Mengerti kalau cuma karena kita pakai baju yang terlihat seksi, bukan berarti kita artinya kita membolehkan orang2 colek2, memelototi kita atas bawah penuh hasrat gak jelas
  7. Kalau kita gak yakin apakah komentar kita ‘menyempet’, mending gak usah dilontarkan sekalian, karena interprestasi orang bisa beda
  8. Pelecehan seksual tidak pandang bulu : perempuan -laki, perempuan-perempuan, laki-laki, tua-muda

Kenapa harus lapor? Karena pelecehan seksual adalah tindakan yang salah dan harus diberhentikan supaya tidak terulang lagi baik terhadap kita sendiri maupun orang lain.

Terus terang saya merasa takut, merasa ‘ragu’ (saya melaporkan ini benar tidak ya), itu wajar. Saya sampai harus menelpon temen saya buat ‘temani’ saya bikin laporan.

Jangan mundur. Kita bukan cari sensasi, bukan cari kompensasi.

Kita melakukan hal yang benar.

Jaga diri. Jaga hati.

UPDATE

Saya akhirnya melaporkan ke manager saya langsung kelakuan ybs ( selain juga melaporkan online ke bagian SDM. Karena 2 hari berturut2 ybs lagi2 nyentuh saya, dimana saya sudah jelas2 bilang Saya tidak mau. Saya tidak suka kelakuan kamu. (NO/STOP/I DON’T LIKE IT)

Buat saya, artinya ybs tidak menghormati saya sebagai rekan kerja. Dia menganggap enteng saya..

Tolong ya pembaca baik lelaki maupun perempuan, NO MEANS NO.

Hormati ruang pribadi seseorang.

Jangan lewati batas sopan santun.

Hiking Di Musim Gugur

Sepertinya hiking di musim gugur, adalah keharusan deh buat saya. Karena selain udara sudah sejuk, pergantian warna dedaunan juga membuat pemandangan lebih apik.

Tahun lalu, keluarga kami pergi ke Red River Gorge, secara tahun ini ada si Covid19, kami tidak pergi menginap seperti tahun lalu, tapi saya yang sudah kena ‘cabin fever’ merengek-rengek minta hiking ke danau Nolin yang 1.5 jam sebelah selatan Louisville, KY.

Jadilah hari ini kami pergi ke danau Nolin. Sepanjang jalan, kami lihat pepohonan sudah ramai berwarna warni kuning, jingga dan merah keunguan.

Sampai di tujuan, di lokasi ada beberapa trail yang bisa dipilih. Kami ambil ‘waterfalls’ loop trail yang 1.9 mil.

Haduh seneng deh hiking di trail ini, sejuk, pohon2nya rindang dan lagi-lagi karena pas musim gugur, warna warni daun juga tambah bikin hiking kami asik banget. Meskipun tidak ada air terjunnya – karena di Kentucky, yang namanya air terjun itu sangat tergantung dengan hujan dan relatif voume air terjun disini kecil, dibanding air terjun di negara-negara bagian barat US- ini salah satu trail favorit saya.

Kalau saya boleh kasih saran ni, luangkan deh waktu untuk berada di alam. Selain udara segar, pemandangan yang cantik, tubuh diajak aktif, juga biar otak gak sumpek di rumah melulu!!

Saya sendiri awalnya bukan ‘anak alam’, ogah banget yang namanya jalan2 ke hutan. Tapi setelah pindah ke Amrik, diajak kemping, jalan-jalan di taman kota, hutan2 alam, saya lama2 hobi hiking dan bisa menikmati alam , sungai, lembah, pepohonan, meskipun tetap gak nolak diajak ke NY atau Chicago. 😉

Warisanku Kenanganku

Beberapa bulan setelah ibu meninggal bulan April tahun 2019, salah satu kenalan nyeletuk “Ngomong2 lo dah dapat jatah warisan blom?”

Saya dengernya cengengesan…

Warisan? Haduh sepertinya kata ini sudah lama gak nongol di kosa kata saya ya. Bukan kenapa2, sejak pindah ke Amrik, boleh dibilang saya harus “ngerelain” meninggalkan dunia Indonesia saya.

Dari masalah makanan, ngobrol pakai bahasa Indonesia, cara beberes tempat tidur, cara bab, cara masak, berkunjung ke kerabat, bersapa ke kerabat kapan saja, menghadiri hajatan, baik itu hajatan hura2 ataupun hajatan duka cita. Termasuk juga mikirin warisan.

Saya sih tahu diri sekali ya kalau saya tidak turun tangan saat orang tua sakit hingga beliau2 meninggal. Jadi saya juga amat sangat tahu diri gak usik2 masalah warisan tetek bengek.

Harapan saya cuma semoga warisan ayah ibu berguna buat orang2 yang memang butuh.

Lagipula kalau tho saya dikasih warisan..tetek bengeknya lebih bikin pusing.

Kalau ditanya, “Memang kamu gak mau gitu “harta” ayah atau ibumu?”.

Jujur, ada beberapa barang ayah ibu yang pengen saya bawa ke sini. Kebanyakan bukan masalah nilai nominal, tapi lebih ke masalah kenangan, lebih masalah ke ‘sesuatu yang mengingatkan saya kepada almarhum ayah dan ibu’.

Untungnya ya, sewaktu beliau2 masih hidup, saya beberapa kali dikirimkan barang2 dari Indo. Yang sampai saat ini saya simpan baik2, apakah itu perhiasan berharga maupun boneka panda dari Cina.

Mungkin saya satu2nya orang dewasa yang masih suka memeluk boneka panda ya? Ya gak apa2.

Nah ngomong masalah kenang2 an. Berhubung saya orangnya praktis, saya pikir daripada ngarep yang gak jelas, mending saya create sendiri kenang2 an dari ayah ibu sebagai warisan mereka kepada saya.

Mau tahu apa yang lekat di ingatan saya tentang “harta almarhun ayah ibu” dan sukur banget saya berhasil “jadikan” warisan / kenang2 an buat saya?

1. Pemisah ruangan / tirai kerang

Saya ingat antara wastafel dan ruang TV, ibu taruh pemisah ruangan terbuat dari kayu yang ada kaca warna warni (stained glass). Entah kenapa saya senang sekali dengan pemisah ruangan tersebut.

Saya juga ingat kalau suatu waktu di depan pintu kamar saya, saya gantung hiasan kerang jadi seperti tirai.

Untuk kenangan ini saya kebetulan nemu pemisah ruang yang makai kerang di toko World Market beberapa tahun lalu. Pas lihat ini saya langsung ingat rumah Cibubur. Jadilah saya beli.

2. Lampu stained glass

Di ruang makan kami, saya ingat banget, ibu pasang lampu stained glass. Kalau tidak salah warnanya dasarnya putih, ada burung biru. Seperti juga pemisah ruang, lampu ini salah satu favorit saya.

Dilalah, saya nemu lampu stained glass di garage sale. Kalau tidak salah, saya beli $10 , tapi rasanya seperti punya harta karun loh!

Saat ini lampu cantik ini belum punya tempat yang cocok, tapi saya akan selalu bawa lampu ini kemana pun saya pergi

3. Tanaman

Almarhum ibu itu, setiap Sabtu/Minggu pagi rajin keluar, untuk ngurus tanaman2 beliau. Beberapa tanaman yang saya kengenin dari halaman rumah kita yaitu bunga melati, kembang sepatu, bunga kenanga, bunga sedap malam dan banyaakkk lagi.

Berhubung saya tinggal di negara 4 musim, gak mungkinlah saya bisa nanam pohon2 tersebut. Tapi pas saya pindah ke KY yang notabene cuacanya lebih banyak panasnya dibanding pas tinggal di MT, tahun lalu, saya nekatkan beli bunga melati (baca cerita saya disini).

Tahun ini saya lagi2 nekatkan beli tanaman kembang sepatu. Sengaja saya pilih warna kuning, karena saya ingat almarhum ibu punya bunga sepatu campuran merah/kuning. Kelopaknya kuning, tapi bagian tengahnya merah merona. Cantik banget.

Ada banyak lagi sik ya kenang2an yang saya pengen create. Misalnya koleksi kristal2 ibu, sabun2 wangi ibu.

Yang saya sekarang sedang cari untuk menjadikan kenang2 an saat tinggal sama ortu menjadi kenyataan adalah sendok teh yang cantik2.

Saya ingat koleksi sendok2 teh ibu. Imut2 dan cantik. Di sini yang namanya sendok teh ya cuma stainless steel saja gitu. Saya sempat lihat di toko asia di tempat saya jual sendok2 teh cantik..tapi belum ada yang saya sreg.

Mudah2 an satu hari saya ketemu ya.

Ada gak teman2 yang punya sentimen saya seperti saya? Yuk berbagi

Pelesir Ulang Tahun 2020

Tanggal 11 Juli, saya ulang tahun. Ih sudah emak-emak banget ternyata. 😉

Rencananya saya mau ke Philly, tapi apa daya Covid tiba, jadi rencana ke Philly kudu dibatalkan. (Saat menulis ini negara bagian PA relatif belum dibuka kembali sejak pembatasan Covid di bulan Maret 2020, dibanding dengan negara bagian KY yang sudah dalam tahap 2 pembukaan ekonomi).  Trus kemana dong?  Pikir saya? Rasanya ‘gatel’ tetap pengen jalan2, tapi yang ‘relatif’ lebih aman, yaitu, ya..jalan pakai mobil sendiri.

Tapi kemana? setelah mikir ini itu, saya putuskan mau jalan ke negara bagian tetangga di selatan, alias Tennesse buat hiking lihat air terjun. Karena saya memang selalu senang jalan ke air terjun dan juga daerah yang saya lirik, Tellico Plains, lokasinya tidak jauh dengan Chattanooga yang kami sekeluarga pernah lakoni. Jadi saya agak PD lah, karena rencananya saya mau pergi bertiga doang, dengan anak saya dan anjing saya pakai mobil kecil saya, si smartie.

Hari Jumat, tanggal 10 Juli, kami bertiga mulailah jalan kendara ke Tellico Plains. Kami berangkat jam 10 pagi, lewat interstate 64 timur ke lokasi. Sampai di lokasi kira2 jam 4 sorean. Kabin yang saya pesan murah,namanya Silver Top Cabin at Tellico Plains harganya $60 per malam dari airbnb.com. Dan bersih lagi! dan pemiliknya ramah dan baik, karena saya travel cuma sama anak, masalah bersih dan keamanan jadi faktor utama ya.

Karena sudah sore, kami cuma keliling2 kota, lihat tempat2 makan dan lokasi air terjun.  Rencana saya, disini kami akan kunjungi 3 air terjun, Bald River Falls, Baby Falls, Conasauga Falls, ke kota Chattanooga untuk eksplorasi lebih detail, karena terakhir kami disini, gak sempat mampir banyak tempat dan cari tempat berenang alam alias swimming hole kalau istilah disini.

Hasilnya?

Masalah air terjun? asli saya puas.

Bald River Falls, pengunjung bisa lihat dari jalan, atau parkir dan turun ke air terjun sedekat mungkin atau kalau mau ya hike ke atas air terjun. Saya sudah sangat bahagia melihat si Bald River dari bawah dan dari jalan. Mendengar gemuruh air, rasanya ademmmm banget!

Bald River Falls dari samping
Sungai Tellico

Baby Falls, lokasinya berdekatan  dengan Bald River Falls, tidak se-spektakuler, Bald River falls, tapi tetap apik untuk dilihat. Apalagi di tempat parkiran disediakan meja2 piknik.  Saya mah bisa duduk batu-batu besar di tepian sungai Tellico berjam-jam cuma ngeliatin arus sungai menderu-deru.

Jalan ke dua air terjun diatas itu mudah, berliku2 sik, tapi ya aspal penuh. Jadi kudu selalu perhatikan jalan.





Conasuga Falls….nah…ini agak beda dengan 2 air terjun sebelumnya. Pertama akses ke air terjun ini, cuma jalan kerikil dan sempit dan banyak bolong2 dibeberapa bagian! saya yang pakai smartie saja, keder pas mikir kalau ada mobil papasan gimana ini? (untungnya gak!) dan musti pinter2 menghindari bolong sana bolong sini. Kalau hujan mah, jangan deh kalau saya bilang.

Selain masalah akses, masalah parkir juga nyebelin. Tempat buat parkir cuma buat buat 5-6 mobil ‘normal’. Kalau ada mobil yang parkirnya serampangan, yah nasib lah, musti nunggu ada yang keluar. Untungnya lagi pas saya sampai, ada mobil yang keluar, jadi saya dapat tempat parkir.

Kalau Bald River Falls/Baby Falls, akses untuk lihat air terjunnya juga relatif gampang, akses ke Conasuga ini amat berbatu2, asli musti lihat kemana kaki kita akan menapak, kalau enggak bisa2 kesengkle – pas saya disana, ada ibu yang kesengkle pergelangan kakinya dan harus digotong sama ambulans.

Sampai di lokasi……wahh….kelelahan terhapus deh! cantik dan pengunjung bisa duduk-duduk ngaso dekat air terjunnya tanpa takut tergelincir atau terbawa arus.

Conasauga Falls tampak depan
Bertiga di Conasauga Falls
Anakku dan Conasuaga Falls

Masalah swimming holes?

Nah..saya sih sudah pernah ke swimming holes yang lebih asik ya..yang kami datangi, Soddy Creek,  ibaratnya cuma berenang di sungai saja.  Ada sik swimming holes di lokasi yang lain, tapi sayangnya lagi2 masalah tempat parkir sangat terbatas! pas kami datang, kami gak bisa masuk karena parkiran penuh, dan penjaga taman sama sekali gak ramah sama kami. Dan lokasi swimming holes yang satu dengan yang lain agak2 jauh. Males.

Masalah explorasi kota Chattanooga?

Naah…efek Covid masih berasa banget ya. Resto2 yang tadinya ada ruang makan terbuka, semua ditutup. Toko2 lokal juga tutup lebih cepat.  Jadi kurang semarak gitu? dan hadewh…masalah parkir juga..kudu parkir di parkiran yang bayarnya $5-$8 per 3 jam…gak relaaaaa…;-)

Oh iya..saat pulang, kami sempat mampir di satu air terjun lagi, namanya Ozone Falls. Astagaaa…..jarak dari parkiran ke air terjun cuma 3/4 mil sik..cuma bebatuan semua!! Kalau mau kesini, jangan lupa bawa walking stick deh! Air terjun Ozone bukan tipe air terjun bergemuruh dengan volume air banyak, tapi tipe air terjun ‘langsing’ dan ‘tinggi’ dimana ada kolam buat berenang2. Berhubung kami sudah mode balik ke rumah, anak saya gak mau berenang wae.

Ozone Falls

Mudah2 an pembaca menikmati foto2 dan video pendek yang saya pajang disini yaaa.

Mobilku Lunas!

Cihuuuyyy!!

Hore!!

Hari ini saya gembira banget! Masuk ke akun bank buat ngecek saldo….dan ngecek pembayaran pinjaman mobil.

Eng ing eng…..akun pinjaman saya sudah lenyap!! Artinya???

Saya tidak punya hutang mobil lagi!! Masih belum percaya, saya telpon bank saya dan lewat telpon, si mbak bilang “Sudah lunas koq Bu, dari kemarin!!

Whooot whoot!!

Kenapa gitu koq bermakna banget ? Baru juga lunas pinjaman mobil yang gak seberapa?

Buat saya yang telat dewasa, telat mandiri, biasa dibayarin sama ortu, lunasnya mobil benar2 big deal banget.

Mobil ini mobil pertama saya,yang saya beli benar2 dari hasil kerja sendiri. Orang yang konon judulnya suami, sekali gak bantuin saya, baik dalam hal pembayaran angsuran, ongkos reparasi, bayar pajak

Awalnya pas pindah ke KY, saya di terima kerja di kantor cabang yang lokasinya 5 kilo dari rumah. Bulan2 pertama , kami masih pakai satu mobil. Pagi2 semua diangkut, anak di titip di sekolah, kemudian saya di drop, terus si bapak ke kantor di pusat kota.

Pulangnya, kadang saya kudu nongkrong dulu di mal sebelah tempat kerja, karena kantor cabang sudah tutup, tapi si bapak masih otw. Kalau pas apes, anak yang ada telat di jemput. Riweh lah pokoknya.

Mulai dong di bapak rewel, gak mau anterin lagi. Jadi kami mulai cari2 mobil buat saya.

Saat itu saya masih kerja paruh waktu ya, gaji tidak seberapa. Mobil yang saya mampu beli ya kudu mobil bekas , itu juga tergantung harga.

Cari punya cari, lupa gimana ceritanya, kami nemu promosi sign & drive plus 0% DP mobil Smart.

Penasaran kan? Datanglah kami ke toko Mercedez Benz-dealernya Smart, ketemu penjual namanya Charles Buehl.

Promosi yang kami dengar memang benar, cuma sayangnya saat itu tidak ada lagi stok Smart. Kecewa, ya kami pulang. Kalau tidak salah itu bulan November/Desember 2012.

Awal tahun baru, kami di telpon sama Charles, ditanya, apakah masih tertarik? Karena dia ada stok, dan buatan keluaran 2013 malah. Kami bilang ok.

Singkat cerita, pertengahan bulan Februari, saya bawa pulang mobil Smart Coupe 2, tanpa keluar uang sepeser pun.

Bayaran sewa pertama saya itu $99.00 -yang buat saya amat sangat terjangkau. Saya “sewa” mobil ini untuk 3 tahun.

Selesai 3 tahun, penjual yang sama tetap melayani kami. Dia ajukan metode termurah buat saya.

Aslinya kalau kita sewa (lease) mobil, di akhir leasing, kita punya pilihan :1) serahkan mobil balik ke dealer. Tergantung dari kondisi mobil, kita mungkin kena bayar ongkos perbaikan atau 2) serahkan mobil ke dealer, ambil sewa untuk mobil lainnya 3)beli mobil ybs.

Sama Charles, kami dianjurkan untuk “serahkan” mobil, tutup perjanjian sewa, untuk kemudian beli mobil yang sama, tapi statusnya bekas. Dengan begitu, kami akan dapat harga yang jauh lebih murah dibanding kalau beli langsung dari leasing

Singkat cerita lagi, ya sudah saya belilah mobil kecilku. Rentang pinjaman 5 tahun. Angsuran per bulannya $130.00.

Saat itu saya sudah kerja penuh, penghasilan sedikit lebih besar, jadi saya masih mampu bayar angsuran mobil.

Itu tahun 2016….harusnya pinjaman saya jatuh tempo bulan Februari 2021, tapi Alhamdulillah banget saya bisa lunasi lebih cepat.

Banyak banget suka duka saya sama si Smartie. Yang jelas, Smartie adalah mobil pertama yang saya mampu beli!

Meskipun kecil dan sering di olok2, saya tetap cinta sama Smartie.

She will always be my first car.

Smartieku sayang

Selingan Ringan: Makan Martabak Yuk!

Sebagai orang Indonesia kebanyakan, satu hal yang saya paling kangeni dari tanah air adalah makanan.

Sudah 15 tahun di Indonesia, saya tetep lebih milih makan siomay di banding cheese poppers, martabak terang bulan dibanding crepes.

Saya juga orangnya tidak hobi masak, jadi masalah kangen sama makanan Indonesia itu lebih dalem lagi.

Salah satu jajanan Indo yang saya kangen adalah martabak manis. Dulu pas di Indo saya lumayan sering beli dari abang2 yang dijualan di sekitar tempat saya tinggal.

Beda dengan martabak asin yang saya sudah PD bikin sendiri, martabak manis saya gak berani buatnya….

Disamping itu juga saya perhatikan, beberapa kali saya icip2 martabak manis homemade, rasanya kurang pas buat saya. Entah itu ketebelan, atau menteganya gak berasa, atau rasa tepungnya terlalu dominan.

Tapi kemarin itu..sakkkkiing pengennya saya nekat nyoba bikin dong. Iih…dua kali gagal. Keki banget rasanya.

Pertama kayaknya salah komposisi tepung, percobaan kedua, matangnya koq gak rata sik??

Setelah gagal dua kali, saya tanya ke teman saya yang hobi masak. Kata dia komposis tepung, tipe kompor, udara tempat kita tinggal berpengaruh…haaaalaahh..mau repot ya?!!

Manyun lah saya. Ternyata susah yaaaaa…(dan memang ya saya paling sebel bikin penganan yang bahannya tepung)

Nah, gak sengaja dengar ada toko khusus jualan martabak di Philadelphia, PA. Denger2 sik enak…cuma belum sempat2 juga ke sana.🙄

Nama warungnya MartabakOK. Pas liat di Google, kayaknya oke banget memang.

Setelah ngobrol sama teman yang juga hobi makan, ternyata MartabakOK terima pesanan untuk kirim ke seantero Amrik.

Ya sudahlah saya akhirnya menyerah. Sekitar dua minggu lalu, saya hubungi MartabakOK lewat WhatsApp. (pakai nomor telpon di bawah ini ya)

Responnya cepet lagi! Saya bilang saya lagi mikir2 mau pesan. Dikirimlah menu ke saya.

Biar gak usah bayar ongkir, saya pesan 4 loyang:

Setelah MartabakOK terima pesanan saya, mereka kirim tagihan yang jelas rinciannya. Saya lalu bayar via Zel.

Dasar saya pembeli yang bawel, saya minta kotak martabak dimasukkan ke paket juga. (Soalnya saya lihat, kotak mereka koq lucu gitu)

Pembayaran beres, beberapa hari kemudian saya di kirimkan foto nomor pengiriman paket.

Wuahhh..senangnya hati waktu lihat kalau paket on the way

Hari ini pas saya kebetulan keluar rumah, voila ada paket di kotak pos saya! Gak sabaran dong..saya langsung buka..mana juga pas sampai pas waktunya saya break dari tempat kerja.

Masing2 loyang dibungkus dalam plastik kedap udara, yang saya langsung masukkan ke freezer.

Saya cuma buka martabak manis komplit dan martabak asinnya.

Coba lihat …alangkah sedapnya penampilan si martabak?!!

Martabak Manis Coklat, Kacang, Keju

Martabak asinnya juga bolehlah…

Si martabak manis cukup dipanaskan di microwave selama 1-2 menit.

Waduh….enaaaaakkk banget! Menteganya berasa (jarum timbangan langsung goyang2), coklatnya, kejunya!!

Kalau martabak asinnya, saya tidak panaskan, karena saya malah senang makan kalau dingin. O iya, martabak asinnya ada 2 jenis saus. Kalau saya bilang, sausnya kurang pedas dan kurang cuko istilahnya, tapi si bule suka.

Jadi masa karantina terasa sedikit lebih manis (dan gembul) dengan adanya persediaan martabak di kulkas

Kalau ada teman2 yang seperti saya, doyan martabak manis tapi ogah masak, pesen deh ke MartabakOK. Dijamin gak nyesel!

Sebagai imigran, nemu yang kayak gini saya bersyukur banget! Bisa menikmati makanan Indo tanpa mudik!

(tulisan ini bukan promosi loh, cuma murni saking senengnya saya sama pelayanan dan produk martabak dari MartabakOK )

Selingan Ringan : Senangnya Apartemen di Renovasi

Hari ini cerita ringan dulu ya..bukan tentang Covid-19, bukan tentang etika jadi perempuan, ,mau berbagi kebahagian dikit…

Awal tahun ini ,kami diberitahu oleh pengelola apartemen kalau mereka akan melakukan renovasi di semua unit2 apartemen. Renovasinya itu sik cuma ganti tipe lantai dari karpet ke hardwood di dapur, kamar mandi, ruang makan, beberapa bagian hallway seperti pintu masuk, ruang cuci, ganti kabinet dapur, ganti tipe wastafel dan kabinet di seluruh kamar mandi, ganti lampu2 di dapur, ruang makan, patio, kloset.

Sebulan sebelum renovasi di gedung kami dimulai, kami dikasih surat pengingat, dua minggu selanjutnya kami terima surat yang intinya memberi tahu apa-apa yang harus dilakukan dan tanggal berapa hari renovasi kami. Dari surat itu, kami tahu kalau hari renovasi itu tanggal 2 Maret, hari Senin. Kami harus memindahkan mobil yang diparkir di depan gedung untuk tenda para pekerja.

Repot? jelas, karena ruangan yang akan di renovasi itu dapur, ruang makan, 2 kamar mandi, dan satu wastafel. Dapur dan ruang makan kami itu ruang yang paling penuh barang2…ya sudahlah kami jadi ibarat pindahan, semua barang-barang di tumpuk sana sini, ya di ruang TV, ya di kamar-kamar tidur. Kami jadinya juga mengungsi ke hotel dari hari Minggu hingga hari Rabu.

Saya sama sekali tidak nangkringin saat renovasi dikerjakan, berisik juga, lagian saya juga harus kerja.

Jreng-jreng-jreng..pas balik…wuih…ternyata keren banget euy hasilnya. Lemari-lemari dapur dari warna coklat jadi warna hitam, tipe sink juga di ganti, dari dua sink jadi hanya satu tapi lebih deep. Trus lemari nya juga dibuat lebih tinggi, kami jadi ada nambah ruang penyimpanan dengan lemari baru ini. Lemari es, mesin pencuci piring dan kompor diganti dengan yang lebih up to date, ditambah lagi sekarang ada microwave. Kami mah senang banget ya, secara lemari es juga mesin pembuat esnya sudah rusak, dan microwave kami juga mulai ngadat, jadi dapat ganti seperti ini ya pas banget waktunya!

Ruang makan jadi terlihat lebih ‘luas’ dan sleek. Jadilah saya mutar otak buat mengatur ruangan, habis kan gak mau dong, sudah direnovasi jadi keren, masa gak di manfaatin buat di atur lebih apik?

Sebelum renovasi di dekat pintu ada dua tumpuk rak sepatu plus kotak-kotak isi selendang dll, sekarang kotak-kotak saya pindahkan ke ruang cuci, di atas rak sepatu saya cuma taruh nampan dan vas bunga yang sebisa mungkin saya selalu isi dengan bunga , biar siapapun yang datang, langsung disambut dengan bunga gitu…

Senang lainnya,, saya jadi punya ruang kerja lebih luas , kemarin sebelum renovasi, ruang kerja saja mepet banget..tapi sekarang lebih lega’an…

Yang saya senang, saya bisa buat tea station buat saya, coffee station buat yang suka ngopi,

bahkan anjing dan kucing saya pun punya pojokan sendiri sendiri…he…he..he. Itu pernak pernik anjing yang saya selama ini beli dan tersebar dimana-mana sekarang semua bisa ngumpul deh.

Untungnya lagi ya, renovasi unit kami selesai sebelum apa2 ditutup karena Covid-19. Karena setelah renovasi di jalan kami selesai, manajemen menunda renovasi ke gedung berikutnya.

Yang jelas saya sekarang yang ada selalu repot ngebersihin wilayah dapur …ha…ha..ha..karena baru siiik!!

Saya kurang tahu apakah renovasi apartemen itu hal biasa? Kami sudah tinggal di komplek apartemen yang sama sejak 2014, ini pertama kalinya kami mengalami renovasi. Kalau teman-teman pernah mengalami cerita renovasi pas tinggal di apartemen , monggo di bagi kalau mau.

Perempuan, Laki-laki dan Selingkuh

Ada gak pembaca yang pernah jadi WIL? Alias wanita idaman lain? Atau jangankan WIL deh, jadi pacar kedua, jadi cem2 an, harem, ban cadangan? Atau di pelototin sama pacar orang?

Saya pernah ngerasain dicemburuin cewek lain. Seringnya karena gak sengaja.

Alias saya gak nyadar kl si ce ternyata demen sama co yang demen sama saya. Ato si co yang resmi punya pasangan demen sama saya.p]

Jaman duluuuuu banget..saya terbius sama kata2 mas expatriat kl dia demen sama saya. Si mas ngakunya lajang kan. Saya ya percaya wae….sampai pas saya telpon dia…tahu2 yg angkat perempuan…dan dia bilang kl dia istri si mas.

Langsung saya hapus nomor si mas dan tutup cerita. Saya bahkan ganti # telpon. Meskipun saya suakit hatinya, cuma saya ogah ngulik2 lagi.

Dari situ, saya janji ke diri saya sendiri..kalau saya ogah nyakitin perempuan lain. (Kalau laki2..gak apa2..😋)

Habis kejadian itu, bertahun2 kemudian, beberapa kali saya harus “kabur” dari lelaki karena mereka “ngaku” seneng sama saya, meskipun mereka punya pacar.

Apalagi kalau sang pacar sudah “emosi” duluan kalau ngeliat saya, padahal saya sama sekali gak demen sama pacar mereka. Gak ada chemistry gitu istilahnya.

Kalau maunya saya sik..saya ceplosin aja gitu “Mbak..maaf ya..lelaki mbak demen sama saya, saya gak demen tuh mbak” tapi kayaknya gak efektif. Entah kenapa kayaknya perempuan tetep mikirnya lakinya paling ganteng sendiri dan di mauin cewe2

Saya tetep di pelototin, tetep di “buang mukain”.

Itu kalo kasusnya si laki2 “baek” dalam arti mereka “nyadar” kalau saya gak mau sama mereka, jadi mereka gak “usaha” banyak2. ( sudah saya tolak soalnya)

Nah..lain lagi kalau kasusnya , si laki2 leboi.

Ada beberapa kali kejadian laki orang kirim text genit2 an ke saya. Tadinya saya pikir dia lajang, eh gak taunya punya pacar.

Pertama2 saya suka ngelak halus..pura2 sibuk dan selalu saya tanya “pacar lo dimana?”, yang dijawab dengan seenak udelnya “kerja”

(So..pacar lo sibuk, lo godain g??)

Waktu saya cerita sama temen saya yang ce, saya dipidatoin panjang lebar :”Kamu sih ngelayani”, dilanjutkan dengan “kamu sik kasih hati”. Padahal sik..enggak juga ya…cuma karena saya bales textnya bukan berarti saya doyan (dan mau dan pengen).

Ya sudah, saya nurutin saran si teman. Gak bales text si laki lagi, meskipun text isinya normal.

Tapi ternyata biar saya mingkem, ybs ngelunjak. Textnya tambah “apaan sik ??!”. Malessssss

Jadi lah nomor dia saya block. (Setelah saya cuekin kira2 seribu kali dan tetep usaha)

Pernah juga saya dicemburuin gak jelas.

“Koq duduk deket2 suami saya sik?”

Pas saya gak sengaja ngobrol sama laki orang di acara ngumpul2, di ruang terbuka dimana semua bisa lihat…saya yang disalahin.

Ih buset..mana g tau kalo g gak boleh duduk sebelahan dan ngobrol sama laki lo? Lagian juga..kalau g kepincut sama laki elo. Sekalian aja g minta dipangku??

G ketemu laki elo juga baru sekali ini dweh. Santai aja.

Dari situ saya belajar, kalau ternyata sesama perempuan pun kita akan selalu nyalahin perempuan lain.

Somehow, saya di tuntut buat “mundur” padahal saya gak pernah maju?

Perempuan dituntut jangan genit (karena laki2 demen). Tapi lelaki genit itu karena kodrat berbirahi tinggi. (Konon..begitu penjelasan yang saya dapat dari teman saya)

Perempuan selalu yang akan di harapkan memegang “kunci” dalam hal “selingkuh” atau “tidak selingkuh”

Kelakuan lelaki yang menjurus ke daerah rawan selingkuh dianggap “wajar” . Punya bini lebih dr satu itu “ibadah”.

Kalau perempuan pasang foto artistik seksi, kedip dikit, belahan dada dikit, paha mulus dikit, itu artinya “bisa dimaninin”.Artinya siapapun bisa kirim pesen ‘njilani’ karena itu artinya “undangan”. Lelaki foto telanjang dada..haduh..bodinya keren yaaa

Lelaki hobi sentuh sana sini, itu perhatian, padahal asli bikin risih.

Susah kan jadi perempuan?

Sepertinya standar ganda terhadap perempuan akan selalu berlaku. Nyebwlin banget memang. Makanya saya pilih jalan “aman” saja.

Ada lelaki kurang ajar, saya gak akan repot2 jelasin kl ybs kudu dikemplang..kalau bisa saya kemplang sendiri ya saya kemplang.

Apalagi kalau sudah ke masalah genit2an. Kata laki saya “men are dog” artinya lelaki mo baik kayak apa, instingnya mau aja dikasih cewek, yang bedain cuma tingkat “toleransi” dan seberapa latihan “kelakuan” yang dia dapat.

Berdasarkan dari situ, saya ya jaga jarak aja deh..social distancing gitu?!

kadang..kita kudu pick up our battle ya..dan juga…menyadari kalau change starts from ourselves…

Kita mungkin gak akan bisa ubah stereotip, standar ganda perempuan, tapi kita bisa bilang “laper Mas? Gih sana masak sendiri ya..makanan di kulkas banyak koq” atau “Mas, maaf ya saya gak tertarik nganu sama situ. Lagian saya juga males disumpahin sama bini/pacar orang.

Suasana Masa Karantina COVID19

Halo pembaca!

Semoga kabarnya baik2 saja ya. Beberapa hari belakangan, di seantero dunia kayaknya seragam menganjurkan penduduknya untuk mengkarantina diri selama masa rentan COVID 19.

Di kota tempat saya tinggal, Louisville, KY, ya sama juga. Mulai hebohnya itu, hari Kamis malam 12 Maret, setelah biro sekolah di wilayah kami mengumumkan kalau sekolah2 akan tutup mulai hari Senin tanggal 16 Maret hingga akhir liburan musim semi, 5 April.

Kami sendiri sik gak heboh2 banget..jadi pas denger pengumuman gitu ya manggut2 saja. Tapi trus pas ke supermarket hari Minggunya tanggal 15 Maret….walah….itu rak-rak sayuran, ayam kosong melompong!

Trus denger2 dari omongan teman2 kantor kalau orang2 pada ngeborong toilet paper. Saya sendiri kurang ngerti kenapa panik koq borongnya tisu cebok ya? Kami untungnya masih ada persediaan cukup lah.

Di kantor tempat saya kerja #1, karena kita semua memang kerjanya dari rumah, gal ada perubahan terlalu dramatis. Tapi di tempat kerja saya #2, jam operasi mulai 15 Maret dikurangi cuma buka sampai jam 7 malam.

Email saya juga dibanjiri pengumuman dari toko2 ritel lainnya tentang perubahan jam operasi mereka.

Hari Senin, 16 Maret, Gubernur KY tetapkan restoran dan bar untuk tutup, kecuali buat order ambil atau antar.

Hari Rabu, 18 Maret, saya dapat SMS dari bos saya di tempat kerja #2, kalau hari itu hari terakhir toko kita buka, dan toko akan tutup hingga pengumuman selanjutnya.

Toko tempat saya kerja termasuk toko terakhir yang tutup sementara..toko2 sekitar sudah tutup lebih duluan….

Asli itu kompleks pertokoan sepiiiii, kayak ghost town.

Hari terakhir itu kebetulan saya kerja…dari jam 6 sampai jam 8. Penjualan kita seharian cuma $500.

Apartemen tempat kami tinggal pun menutup kantor pemasarannya.

Tempat kerja #1 saya, mulai menutup lobi kantor2 cabang dan hanya melayani transaksi lewat jalan kendara.

Hari ini saya balik ke supermarket lagi…duh sukur banget ngeliat rak2 ada barang2 yang bisa dibeli…sayuran, buah2 an…

Beberapa rak2 masih terlihat kosong melompong…rak toilet paper ,

Pembelian daging ayam, daging giling, telur, susu, dibatasi jumlahnya untuk 1 konsumen untuk mencegah orang2 memborong terlalu banyak.

Rak nasi dan kacang2an..kosong..

Kosong Melompong

Saya beli telur, satu pak paha ayam, satu pak sayap ayam dan 2 pak kecil daging giling. Yang penting cukup untuk makan sekeluarga sampai akhir bulanlah.

Mudah2 an kita semua akan lewati masa karantina dengan lancar ya…

Yuk..jaga kesehatan, makan makanan yang sehat, kalau sakit atau gak enak badan..ya wis di rumah sajaaa….