wisata

Jalan-Jalan : Ke French Lick, Indiana

Hadewhhhh…pandemi bikin saya “gatel” pengen keluar.  Masalah Covid-19, saya pribadi orangnya lebih relaks dibanding anak dan si bapak. Dalam arti, saya gak paranoid kalau ke tempat umum, tapi anak dan si bapak lebih milih buat gak ke tempat umum sebisa mungkin. Beberapa kali saya ajak pelisir, mereka berdua gak mau.

Saya kan ambil cuti akhir tahun, setelah maksa, akhirnya kami sepakat untuk jalan-jalan ke French Lick, Indiana dan nginap di West Baden Springs hotel.

Kami sebelumnya sudah sering mampir di hotel ini, tapi gak pernah nloginap. Dan kami jatuh cinta banget sama ini hotel ini. Jadi keputusan untuk menginap disini, boleh dibilang win-win lah.

Hotelnya hotel tua ya, tapi keren abis. Karena atriumnya itu atrium terbuka dengan kubah raksasa, yang pas jaman ini hotel dibangun, sekitar 1900, struktur seperti ini langka.

Atrium lobi hotel West Baden Springs

Yang bikin saya tambah senang, pas saya baca2 situs hotel, hotel ini ternyata pet friendly hotel. Jadi saya bisa bawa anjing saya !!

Kami berangkat hari Minggu, tanggal 27 Desember 2020.  sekitar jam 2 an. Perjalanan ke French Lick dari tempat tinggal kami itu kira2 1.5 hingga 2 jam an.

Sampai di lokasi, kami langsung bisa masuk kamar. Karena kami bawa anjing, kamar kami di lantai 2, yang memang khusus untuk tamu2 yang bawa binatang peliharaan mereka.

Jendela kamar kami dari lobi, itu anjingku lagi nyariin aku dari kamar

Dari hotel, anjing kami di beri mangkok air/makanan, treat dan kantong 💩.

Kunci kamar bergambar foto hotel

Hari ini, kami niatnya cuma leha2 dikamar dan nikmati alunan musik piano di lobi.

Senangnya dengerin alunan piano dan pergantian lampu di lobi

Untuk makan malam, kami makan di rumah makan, Ohana, pusat kota French Lick. Karena masih suasana Natal, baik di kota maupun di hotel banyak hiasan lampu2.

Pas balik, si anak laper lagi, jadilah kami pesan makanan dari room service, sup bawang dan coklat brownie.

Supnya enak, brownie nya juga enak, gak terlalu manis -saya makan tanpa frosting.

O iya, kamar kami menghadap ke atrium,  jadi kami bisa lihat atrium kapan saya, bahkan bisa nikmati alunan musik dari pemain piano di lobi.

Hari Senin, 28 Desember 2020

Setelah mandi, kami pesan makanan dari resto di lobi hotel. Karena kami bawa anjing, kami tidak bisa duduk makan di tempat yang disediakan resto, tapi bisa makan di tempat duduk yang tersebar di lobi.

Semalam kami putuskan, kalau hari ini kami akan lihat stables di belakang hotel dan akan hiking ke Hemlock Cliffs.

Saya sebenarnya pengen banget horse back riding ya ($45 per orang. 45 menit), cuma anak saya gak mau..ya sudahlah..jadi kami cuma lihat2 kuda saja.

Sebelum ke lokasi hiking, kami sempatkan mampir ke French Lick Wine Distillery .  Karena gak niat2 amat, saya iseng wine tasting , saya pilih $4 buat icip 5 jenis minuman anggur.

Saya sudah pernah wine tasting sebelumnya, jadi agak2 ngeh gitu. Saya bilang kalau saya senangnya minuman anggur yang “manis”. Waktu dikasih daftar minumannya, si mbak kasih tahu mana kira2 yang saya suka.

Dari 30 jenis minuman anggur di daftar saya pilih: French Tickle, Pretty in Pink, French Lick Red, Blueberry dan Mon Cheri.

Tapi sama bartendernya, saya dikasih tambahan 2 :Moscato dan Tropical Frost.

Ternyata,  saya suka sama French Tickle , anggur dari jenis anggur Catawba dan berkarbon, alias fizzy dan Blueberry, anggur dengan rasa blueberry….

jadilah beli making satu botol. Mahal juga ih. Ya gpp lah, sekali setahun….

Hasil icip2 minuman anggur

Setelah icip2, kami menuju ke Hemlock Cliffs. Dari app All Trails, trail yang saya pilih ini dikategorikan cocok buat anak2, boleh bawa anjing, ada air terjun dan jaraknya cuma 1.2 mil.

Hasilnya?! Ini boleh dibilang salah satu trail favorit saya! Gak terlalu terjal, meskipun ada beberapa bagian trail  yang kami harus ekstra hati2 , biar gak jatuh, gak terlalu berbatu atau berlumpur. Banyak tebing2 unik yang kita bisa explorasi.

Selesai hiking, kami balik ke hotel.

Leha2 lagi di lobi sama anak saya…

Selasa, 29 Desember 2020.

Hari ini kami check out ya. Nah, saya pikir, masa sik, sudah nginap di hotel yang pet friendly yang bahkan ada menu makanan khusus buat si anjing, saya gak pesan? Jadilah saya pesan daging gulung ala Mosses (Mosses Meatloaf) untuk sarapan anjing saya di hari terakhir kami disini.

Anjingku makan dengan rakusnya

Setelah check out, kami mampir di indoor go karting. Sebelumnya kami sudah pernah main gokart di sini, dan anak saya selalu suka. Jadi ya mumpung disini, kami sempatkan main.

Selesai main go-kart, kami lanjutkan ke Wilsten drive thru safari . Sayangnya saya tidak bisa ikut, karena mereka tidak memperbolehkan anjing selama di DT.

Nah..pas saya dan anjing saya nunggu si anak dan bapak ber DT, kami nongkrong depan kandang kanguru. Lucu banget sih kanguru ini, saya pikir.

Selfie sama kanguru dari luar kandang

Pas si anak dan bapak balik dari DT ria, saya bilang kalau saya mau ‘main’ dengan kanguru dan kasih makan jerapah.

Untuk main dengan kanguru, pengunjung cukup bayar $7.50. Di kandang kanguru, selain kanguru, ada Llama Hiram bernama Pacman, 2 rusa, satu laki namanya Guy dan satu cewek, Naomi. Dan ternyata si Guy ini asalnya dari Indonesia!

Si Guy ini anteng banget, gak keberatan di elus2. Kalau si Pacman jahil. Sementara kanguru2 yang bersliweran, ada satu, Sydney yang memang demen dielus2.

Jadilah saya selfie an dong sama Sydney dan Guy…

Buat kasih makan jerapah, pengunjung tinggal beli wortel $2. Saya tadinya gak yakin bakal bisa kasih makan si jerapah, habis saya berasa pendek banget. Tapi ternyata si jerapah bisa nyamperin wortel di tangan saya tanpa masalah…🤩

Setelah wortel ditangan habis, kami kembali ke Louisville, KY.

Meskipun singkat, kami cukup senang dengan pelisiran pendek kami kali ini.

Covid-19 jelas membuat banyak hal2 yang berubah ya. Contoh : kamar kami tidak di bersihkan setiap harinya. Kalau minta ganti handuk, sampo, sabun, botol air, tamu harus minta. Hotel hanya untuk tamu hotel (sebelum Covid-19, bukan tamu hotel boleh masuk). Pas masuk ke area hotel, temperatur kami dicek, nama kami di lihat di daftar kamar mereka, lalu kami diberikan gelang kertas untuk keluar masuk hotel. Gelang kertas ini harus diganti setiap harinya. Masker jelas harus dipakai selama tamu2 wara wiri di ruang umum. Masuk lift, disarankan satu grup. Ribet ya?

Memang sik..tapi kebanyakan tamu2 mentaati aturan koq. Jadi ya saya pribadi gak terlalu khawatir.

Teman2 ada yang pelisir saat Covid-19?

Bermesraan dengan Guy, rusa dari Indonesia

15/20 : Negara-Negara Bagian Yang Saya Sudah Kunjungi – Bagian 4

31. Maryland (MD)

Kayaknya MD boleh dibilang baru numpang lewat doang deh…

32. Alabama (AL)

Salah satu negara bagian yang baru kami kunjungi di tahun 2019.

Entah kenapa sejujurnya saya kurang tertarik untuk mengexplorasi AL dilain kali.

AL-statecapcollage

33. Louisiana (LA) :

Mampir di New Orleans, kota jazz nya Amrik deh. Creole, jambalaya, voodo, bau pesing dimana-mana.

Mungkin saya sudah ketuaan ya, jadi kurang tertarik dengan bar-bar yang buanyaaak banget di New Orleans..apalagi di French Quarternya. Bisingnyaaa minta ampun!

34.  Mississippi (MS):

Cuma numpang lewat sik..tapi karena sempat makan di resto setempat,minum kopi dan ngaso bentar di pantai Biloxi, boleh dong diaku….

MS-biloxi35. Georgia (GA) :

Kami mampir di Atlanta,ibukota GA waktu liburan musim semi 2019. Entah gimana, saya langsung kepincut sama Atlanta, mungkin karena resto Indo banyak ya? atau mungkin juga karena Atlanta kesannya bersih dan modern, dibanding ibukota-ibukota lainnya.

Kami cuma semalam di Atlanta, jadi cuma mampir di musium Coca Cola dan resto Indo.

Yang jelas saya mah gak nolak deh kalau ke Atlanta lagi!

+1 adalah District of Coumbia atau DC

DC sebagai ibukotanya Amrik, adalah tempat yang kudu dikunjungi deh. Kayaknya belum resmi jadi orang Amrik kalau belum ke DC. Yang jelas kalau ke DC ya kudu kunjungin monumen-monumen yang tersebar di seantero kota ya.

Terus terang kami di DC itu ‘ngepot’ alias cepat-cepat, maklum kan barengan anak-anak SD segambreng, pas anak kami di kelas 5.

Mungkin suatu saat kami akan ke DC lagi, mudah2 an agak lebih luang waktunya…

15/20 : Negara-Negara Bagian Yang Saya Sudah Kunjungi – Bagian 1

Seperti janji saya, saya mau buat tulisan berseri 15/20 yaitu 15 tahun sudah saya berdomisili di Amrik.

Tulisan kali ini tentang negara-negara bagian yang saya sudah kunjungi selama 15 tahun tinggal di Amerika.

Hitung punya hitung, ternyata saya sudah kunjungi 35 negara bagian plus 1 – yaitu District of Columbia. Takjub juga euy sudah kunjungi negara bagian sebanyak ini. Total negara-negara bagian di Amrik itu ada 50, jadi saya cuma belum mengunjungi 15 negara bagian lainnya.

Yuk mari kita bahas satu-satu ya.

Karena banyak, saya bagi cerita saya menjadi 4 bagian ya. Setiap bagian saya akan cerita 10 negara bagian.

Saya coba urutkan berdasarkan kapan saya pernah kunjungi negara bagian yang bersangkutan.

  1. Washington (WA) :

Washington teknisnya adalah negara bagian dimana saya pertama kali menginjakkan kaki di bumi Amerika. Saya transit di bandar udara di Seattle. Selain negara bagian pertama, saya juga sempat liburan ke negara bagian ini. Saya pergi ke Mt. Rainier, Mt. Helen, Olympic National Park, naik ke Space Needle di Seattle, naik feri menyeberang .

2. Montana (MT) :

Montana adalah negara bagian pertama saya bermukim di Amrik. Kota-kota di MT yang pernah saya kunjungi selain Bozeman, adalah Billings, kota terbesar di MT, Missoula, Butte, kota pertambangan, Livingston, Helena, ibukota negara MT dimana saya harus wawancara untuk jadi penduduk Amrik (greencard), Anaconda dimana kami nginap di Fairmont Hot Springs, Whitefish, waktu kami mau lihat kereta api uap, Big Sky, kota tempat main ski yang kalau musim dingin penuh dengan keluarga2 berada berlibur disini. Montana alamnya sangat cantik ya, banyak air terjun yang cantik disini. Kalau kalian senang berpetualang di alam, MT salah satu surganya deh.

3. Wyoming (WY) : negara bagian tetangganya MT. Kami hampir tiap akhir pekan main ke Yellow Stone National Park yang sebagian areanya masuk ke negara bagian WY. Di WY, kami pernah ke Jacksonhole, kota turis- konon Harrison Ford punya rumah disini, lalu kami juga pernah ke Cheyenne, ibukota WY. WY masih mirip dengan MT, kamu akan melihat banyak peternakan kuda, lapangan rumput, pokoknya koboi banget deh!

4. Idaho (ID) : negara bagian tetanggaan MT di sebelah barat/selatan. Kami mengunjungi kota Boise, ibukota ID, Twin Falls.

5. Colorado (CO) : Kami pergi ke Denver, ibukota CO dan ke salah satu lokasi resor, tapi saya lupa namanya. CO ini negara bagian favorit saya deh. Pemandangan CO ini ciamik banget. Dan negara bagian ini juga amat sangat outdoorsy, rasanya kalau tinggal disini bawaannya mau hiking, berkayak, sepedaan dll….cita-cita kalau tua mau tinggal di CO

6. Utah (UT), saya dua kali ke UT, pertama dengan keluarga, kami ke Salt Lake City, kota terbesar di UT dan kedua kali waktu dapat penghargaan dari tempat kerja.

7. California (CA) : Pas saya kesini pertama kali saya lagi hamil, jadi kurang ngeh dengan ini dan itu di Cali. Pertama kali ke Cali, kita ke San Francisco, jalan di Golden Gate Bridge, ke Palace of Arts, ke hutan Muir, ke Fisherman Wharf, naik troli, ngeceng depan Saks Fifth Avenue, maklum masih kampung waktu itu, potretan di Lombard Street yang meliuk-liuk, trus ke chinatown

Kedua kalinya saya ke Cali, kami ke Sacramento, ibukota Cali lalu ke Monterey Bay, mampir di aquariumnya saya anak saya yang masih umur 2 tahunan.

8. Nevada (NV) : kalau tidak salah kami ke Reno , yang saya ingat cuma suasana judi dimana-mana…ha..ha..ha..

9. Oregon (OR) : kami cuma numpang lewat sih di negara bagian ini, kalau tidak salah mampir di Olympia, ibukota negaranya.

10. South Dakota (SD) : kami mengunjungi Mt. Rushmore, Badland yang puanaaasnyaaa minta ampun dewh. SD pemandangannya ini rata, bikin males…ha…ha..ha…kurang cantik gitu, tidak ada pegunungan ataupun pantai.

Negara-negara bagian diatas, saya kunjungi dalam kurun waktu 2005-2009.

Liburan Musim Semi 2019 : Louisiana

LAsign

Lanjutan dari blog sebelumnya….Dari Mobile, AL, kami melanjutkan perjalanan ke New Orleans, Louisiana.Kenapa New Orleans?New Orleans atau NOLA termasuk kota tua yang beken dan bersejarah di Amrik, buat teman-teman yang senang hura-hura, kota ini cocok banget. Bar dimana-mana, disini orang boleh minum alkohol sambil jalan kaki di ruang terbuka – dalam arti kita boleh negak minuman beralkohol pas sightseeing gitu!Saya sih tidak terlalu tertarik dengan bar hopping ya, tapi lebih tertarik melihat arsitekur dan suasana NOLA yang konon beda dengan kota-kota lainnya di Amrik.Dari AL ke LA, kami sempat mampir di pantai Biloxi, di negara bagian Missisipi. Waduh, pasirnya putiiiiiiiiiiih banget! hampir-hampir seperti salju! Sayang tidak sempat berlama-lama di MS, mungkin lain kali kami bisa kunjungi lagi ya…

Sampai di NOLA, hari sudah gelap. Kami lagi-lagi sewa apartemen di pusat kota dari airbnb. Mm..unitnya bagus ya, lokasi nya juga ok banget, diapit sama resto Asia, cuma saya panik karena ….unitnya tidak ada jendela!! Maklum saya senang sekali melihat matahari, jadi pas ‘ngeh’ kalau apartemen kita tidak ada jendela di kamar (cuma ada jendela atap), saya kurang nyaman rasanya….pelajaran besok-besok kalau mau sewa airbnb pastikan ada jendela!

Malam itu saya sempat jalan-jalan di pusat kota NOLA..waduh…ramainyaaaaaaaaa minta ampun!! Saya sampai bingung..ha…ha..ha..Kami juga ke daerah French Quarter yang isinya ya bar, resto, hotel, sungguh sangat hiruk pikuk dan bau pesing dimana-mana. Saya mah tidak bisa menikmati suasana seperti ni ya, yang ada malah pusing!lolYang jelas kalau di NOLA, jangan lupa makan beignet, donutnya NOLA.

greengrenade

Penasaran apa benar boleh jalan sambil minum minuman alkohol, saya beli lah, minuman green grenade…dengan tidak PD-nya saya teruskan sightseeing, tapi sambil celingukan, pas lihat-lihat ternyata ya banyak orang-orang seliweran dengan membawa minuman beralkohol mereka. Gilee….untunglah aturan ini cuma di NOLA (yang saya tahu)Besok harinya kami lanjutkan dengan sightseeing di pusat kota NOLA, naik troli,

makan di resto lokal, nyicipn gelato yang dibentuk seperti bunga cantik, turis lah pokoknya…

Saya sih gak ada bosan-bosannya melihat arsitektur gedung-gedung di NOLA – ada kemiripan dengan gedung-gedung di AL juga.

Anak dan sang ayah mampir ke aqurium setempat, saya mah teruskan dengan jalan-jalan dengan si anjing setelah sempat fotoan dulu sebelum masuk aquarium.

oxdiaquariumNOLA

Selesai di NOLA, kami lanjutkan lagi perjalanan ke negara bagian selanjutnya!

Liburan Musim Semi 2019 : Alabama

Tulisan ini telat banget deh. Secara ini cerita pas liburan musim semi tahun 2019.

Gak apa2 ya…mending telat di banding enggak sama sekali kan.

Jadi, kalau kami liburan itu, seringnya ya pas anak liburan sekolah. Dan kalau orang sini, biasanya kalau jalan-jalan di bulan Januari hingga Mei, pilih ke negara-negara bagian di sisi selatan, karena udaranya lebih hangat dibanding kalau pergi ke negara-negara bagian di utara. Saya sendiri memang pernah ngerasain pergi ke negara-negara bagian utara (Wisconsin, New York, Illinois) di bulan Maret/April …weleeeh…dinginnya masih berasa banget!  Dan juga jadi aktifitas agak terbatas ya, karena ya itu temperatur masih rendah.

Kali ini kami pilih ke Alabama, Louisiana dan Florida. Alabama karena ayah si kecil mau lihat musim kapal perang di Mobile, di Louisiana kami mau mampir di New Orleans, Florida karena si kecil belum pernah ke negara bagian Florida dan sekalian ‘lewat’ juga pas balik ke Kentucky.

Ceritanya bersambung ya..biar tidak capai membacanya.

Dimulai dari Alabama,

ALstatesign

Mobile itu lokasinya di pantai Gulf, untuk ke Mobile, kami harus lewat Birmingham, yaitu ibukota negara AL. Saya kan hobinya motret gedung-gedung pemerintahan setiap negara bagian, jadi harus mampir dong..

Puas motret-motret dan bergaya ala turis, kami teruskan perjalanan ke Mobile. Untuk penginapan di Mobile, kami sewa dari Airbnb karena relatif lebih murah, terutama karena jalan-jalan kami kali ni , kami bawa anjing kecil kami.

Kami sewa rumah 2 kamar tidur, satu kamar mandi yang membolehkan anjing, lokasi dekat dengan pusat kota Mobile. Rumahnya wis apik. Enaknya sewa dari Airbnb, kita bisa masak ya, jadi tidak harus makan luar terus, dan kami merasa lebih ‘aman’ kalau memang harus meninggalkan si anjing, tidak akan mengganggu tetangga seperti layaknya di kamar hotel.

Hari pertama kami di Mobile, kami cuma jalan-jalan sekitar pusat kota saja, yang jelas kalau mampir ke daerah sini, pilihan makanannya pilih makanan seafood ya! Karena ya ini tempatnya!

Di Mobile, kami habiskan waktu di musium kapal perang – saya tidak ikut, cuma si ayah dan anak saya. Saya cuma jalan-jalan di luar musium , foto-fotoan sama anjing saya yang super nurut….;-)

lalu coba mampir di pantai di Gulf Shores, yang ternyata amat sangat berangin dan dingin!!! jadi kami tidak bisa lama-lama di pantai…

hari terakhir kami mengunjungi peternakan buaya di Summerdale, AL.

O iya, AL terkenal sebagai negara bagian yang banyak lokasi rawa-rawa alias swamp.

Tadinya kami mau ambil tiket buat ke pelesir ke rawa, tapi sayangnya cuaca tidak mendukung. Cukuplah kasih makan buaya, gendong bayi buaya dan melihat rawa buatan di peternakan ini.’

Asli buaya-buaya di peternakan ini gede-gede…dan bayi-bayi buayanya juga super rakus euy. Pas anak saya lempar makanannya, itu bayi-bayi langsung deh ramai-ramai berebutan makanan.

Hari terakhir di Mobile, kami makan di resto Spot of Tea di pusat kota Mobile, haduh, enak banget! kalau sempat ke Mobile, kudu deh mampir disini, saya pesan grit udang dan french toast.  Enaaaaaaaaaaakkk!!

Kami juga sempat mampir di museum sejarah Alabama, dan jalan-jalan di square di tengah kota yang banyak patung-patung mardi gras.  Kalau waktu terbatas, kayaknya enak juga ikutan tur pakai troli ya.

Satu hal yang saya perhatikan di Mobile, AL ,pohon-pohon disini koq cabang-cabangnya unik , seperti berbulu gitu, kayak tangan raksasa..he..he..he.coba deh lihat sendiri….Saya takjub saja, gak pernah lihat pohon seperti ini di negara bagian lain kayaknya….

Dari Mobile, kami lanjutkan perjalanan ke Louisiana! Sampai di cerita selanjutnya!

Kilas Balik Singkat 2019

Halo -halo!

Waduh sudah lama sekali ya tidak menulis di sini. Maklum sok sibuk …ha..ha..ha..

Yuk mari menulis lagi.

Mumpung masih bulan Januari 2020 , saya mau buka tulisan pertama di tahun 2020 kilas balik tahun 2019 tentang hal-hal yang saya pertama kali lakoni….

Coba kita lihat, apa saja sih yang ‘pertama kalinya’ di tahun 2019?.

Di tahun 2019 saya mulai bergabung dengan klub sehat dimana saya usahakan ikutan kelas olah raga, baik itu yoga, barre, atau senam di air. Tujuannya ?Kekinian?? Tidak juga sik..yang jelas ya biar badan tetap aktif saja sih, habis kerjaan saya sehari-hari ya nangkring di depan komputer 7-8 jam an…perasaan gak sehat saja gitu. Dan juga biar otak di ‘paksa’ buat melakoni hal-hal baru.  Apalagi kan hari gini jaman perawatan diri ya? self care istilahnya.

Tahun 2019 pertama kalinya saya mengunjungi negara bagian Alabama (AL),  Missisippi (MS), Louisiana (LA),  Georgia (GA) dan New York (NY). Total saya sudah kunjungi 35 negara-negara bagian di US , jadi masih ada 15 negara bagian lagi!  Asikk..mudah-mudahan kalau saya sempat saya ceritakan juga hari-hari saya di 4 negara bagian baru tersebut ya.

Tahun 2019, pertama kalinya sejak saya hijrah ke Amrik tahun 2005, saya di kunjungi teman sebangku saya di SMA. Kami ketemuan di New York, ini boleh di bilang perjalanan solo saya pertama tanpa keluarga. Asik juga ternyata…

 

Tahun 2019 saya pertama kali ikutan kelas belajar bikin coklat,belajar melukits dan dilukis, belajar merawat kaktus, nonton komedi JoKoy, mencoba pengalaman Escape’ dan mendonorkan darah, nonton stripper laki-laki, icip2 minuman anggur di tempat pembuatan anggur lokal

Pelisir ke Dayton, Ohio, naik gondola di Indianapolis, Indiana,menginap dan ikutan main di luncuran air di Great Wolf Lodge, di Mason, Ohio, nyobain rel kereta inclined di Chatanooga, Tennesse

Tahun 2019, saya pertama kalinya menang door prize di tempat kerja…lumayan dapat Roomba….

Di tahun 2019, saya kehilangan ibu saya……. saya resmi yatim piatu………..

Sudah, segitu saja seperti nya ‘pengalaman pertama kali’ di tahun 2019.

Mudah-mudahan di tahun 2020, ada banyak lagi pengalaman pertama kali yang saya bisa lakukan ya!

Sampai ketemu lagi!

 

 

 

 

 

Menguber Warna Warninya Pepohonan di Alam di Musim Gugur

Sejak pindah ke negara bagian Kentucky, dari beberapa tahun lalu, saya itu gregetan banget pengen melihat perubahan warna daun-daun di musim gugur. Karena pertama kali saya tinggal di Amrik, saya tinggal di bagian barat utara yang pepohonannya kebanyakan pohon cemara. Jadi waktu musim gugur, tidak terlalu terasa pergantian warna daun. Di KY, yang jelas jenis-jenis pepohonan disini lebih beragam, meskipun tidak sesumringah negara-negara bagian New England yang konon cantik sekali di saat musim gugur.Setiap kali masuk bulan Oktober, saya ngeh kalau sudah masuk musim gugur, cuma koq lupa melulu buat jalan-jalan??!! Memang saya kalau akhir pekan kerja jadi agak susah mau mencari waktu luang. Pas ingat dan ada waktu, sering kali sudah terlambat, udara sudah terlalu dingin, pohon-pohon sudah pada gundul.Nah, tahun ini udara baru terasa semilir itu pas masuk bulan Oktober, saya juga tidak lagi kerja hari Minggu dan kalau tho kerja di hari Sabtu, saya biasanya selesai jam 1 siang.Masuk minggu kedua di bulan Oktober saya sudah celingukan memperhatikan pohon-pohon di sekeliling saya. Di hutan kota Bernheim mereka baru selesai selenggarakan acara Colorfest yang saya jadikan indikasi kalau pepohonan sudah banyak yang berubah warnanya. Jadilah saya bilang sama keluarga kalau kita akan pergi ke Natural Bridge/Red River Gorge akhir pekan lalu. Kenapa pilih ke situ?Kami sekeluarga sudah pernah mengunjungai Natural Bridge/Red River Gorge di tahun 2003 kalau tidak salah, pas musim panas. Kami senang ke situ karena pemandangannya bagus. Natural Bridge itu pada dasarnya jembatan alam , lokasi nya di 2135 Natural Bridge Rd, Slade, KY 40376 kira-kira 2 jam-an dari tempat tinggal kami.Setelah mengecek cuaca, kami putuskan untuk berangkat hari Sabtu setelah saya selesai kerja. Kami cuma menginap di hotel cilik karena kami tahu hari Sabtu itu selain kami akan diperjalanan juga akan hujan seharian, Jadi kami tidak butuh hotel yang keren lah.Sampai di Slade, kami cuma makan di restoran di Natural Bridge State Resort Park, lalu tidur. Hari minggunya, langit terlihat jernih, suhu semilir! ah cocok sekali buat hiking! Kami sarapan pagi di resto local, makanannya enak – saya pesan telur pakai croissant, wuih croissantnnya lembut dan flaky banget! Resto ini lokasi nya dekat dengan motel tempat kami menginap juga.Dari situ kami langsung menuju ke lokasi Natural Bridge. Pertama kita coba di trail di tempat parkiran dekat fasilitas kolam renang. Trail nya seru karena melewati jembatan goyang aka suspension bridge.Tapi setelah kami baca, trail ini agak-agak panjang, jadilah kita balik ke tempat parkir dan mulai hiking kita dari trail yang lokasinya dibelakang Hemlock Lodge.Di awal trail di tulisnya ini trail terpendek dan termudah.Kenyataannya…haduh..naik-naik ke puncak gunung deh! Mana lupa bawa tongkat jalan ! Tapi paling enggak, pemandangan sepanjang trail itu apik lah..Pas sudah sampai di bawah jembatan alam..legaaaaaaaaaa rasanya! Puih!Jadi trail ini akan membawa kita di bawah bentangan jembatan. Untuk berada di atas jembatan, kita harus melewati ‘gang’ sempit diantara batuan, lalu diteruskan dengan naik tangga dan gak terlalu banyak lah anak tangganya.And it is sooo worth it !Sampai di atas jembatan, rasanya sejuk, dan teduh melihat warna warni pepohonan di kejauhan.Dari atas jembatan pengunjung bisa hiking ke beberapa trail lainnya untuk balik ke parkiran. Anak saya dan bapaknya pilih naik sky lift buat turun, saya pilih jalan yang sama. Waktu pertama kali kami ke tempat ini, kami semua naik sky lift naik dan turun. Cuma kali ini karena saya bawa si anjing kecil, saya tidak bisa gunakan sky lift .Sampai di tempat parkir , kami lanjutkan perjalanan dengan mengeksplorasi Natural Bridge/Red River Gorge :berhenti di danau Mill Creek,berhenti di jembatan alam lainnya,menyeberang jembatan goyang Sheltowee,ngecek lokasi tree house yang disewakan oleh Red River Gorgeoussampai anak merengek minta pulang..ha..ha…ha…Yang jelas kami sekeluarga sangat senang dengan Natural Bridge/Red River Gorge. Seperti memang lokasi ini lebih cantik untuk dikunjungi saat musim gugur, karena udara lebih sejuk, tidak banyak serangga dan pemandangan juga lebih warna warni.

(Tidak Rencana) Jalan-Jalan : Pantai Wilmington, North Carolina

Bulan September lalu, waktu kebetulan libur ‘Labor Day’, kami ternyata harus pergi ke kota Wilmington di negara bagian Carolina Utara untuk menghadiri pemakaman kerabat suami.

Kami berangkat hari Jumat malam -setelah saya pulang kerja- sementara acara pelayanan itu hari Sabtu jam 11 pagi, jadilah boleh dibilang kami non stop berkendara dari Louisville, Kentucky ke Wilmington.

Mana hotel belum pesan pula, untunglah teknologi sudah canggih, sambil di jalan, saya cari-cari hotel yang tersedia – waduh…mana pas long weekend, yang ada semua hotel harganya tinggi! apa boleh buat, daripada tidak ada penginapan sama sekali, kami pilih hotel Staybridge untuk tempat kita ngaso di Wilmington.

Memang ini bukan perjalanan wisata yang direncanakan, tapi karena kebetulan pas hari libur, dan jarak tempuh yang cukup jauh dari kota kami (10 jam-an), daripada terlalu capai dijalan, kami putuskan untuk menghabiskan 1 hari penuh di kota Wilmington.

Kami sampai tepat waktu, masih sempat menghadiri layanan di gereja dan berkunjung ke rumah duka.

Setelah acara duka selesai, kami balik ke hotel. Di hotel, kami melihat-lihat, kira-kira apa yang kami bisa lakoni dalam waktu singkat ini.

Suami tertarik mau kunjungi museum kapal perang, saya ogah, saya kepingin ke pantai, karena setelah kami lihat Wilmington ini lokasinya dekat dengan pantai Wrightsville, di laut Atlantik.

Jadilah diputuskan kalau suami dan anak berkunjung ke museum, sementara saya jalan-jalan di downtown Wilmington.

Hari minggu pagi kita berangkat ke downtown Wilmington, beli tiket untuk ke museum kapal perang untuk

2016fatherdayetc2

Pertama Kali : Dilukis dan Melukis

Dulu waktu tinggal di Indo, pas jalan-jalan ke Pasar Seni Ancol sering lihat artis yang sedang melukis modelnya atau pengunjung di publik.

Lucu juga.

Cuma saya tidak PD. Mahal juga kali…

Di Amrik, pemandangan yang sama cukup sering saya lihat. Ada rasa kepingin, cuma koq ya keder ya…gimana gitu…

Nah, bulan Oktober lalu, di kota tempat saya tinggal ada festival seni tahunan, St.James Art Festival namanya.

Saya dan teman saya, yang anak Indo juga jalan-jalan lah ke lokasi St. James.

Teman saya sehari sebelumnya sudah mampir dan dia niat banget untuk dilukis sama artis ini.

Saya mah hayoo saja. Cari punya cari, kita ketemu juga artis ybs.

Saya mengamati si artis melukis teman saya.

Ternyata keren loh…dari mulai kanvas kosong, coret sana coret sini, campurkan warna-warna cat, hingga jadi potret wajah itu kira-kira 30 menit.

Teman saya selesai dilukis, saya koq jadi kepengen juga? Latah ya?

Jadilah saya gantian duduk manis di kursi…

30 menit kemudian lukisan wajah saya jadi deh…

Puas gak? Puas.

Apalagi si artis, namanya Ali membolehkan saya memilih warna latar belakang di lukisan saya ( ungu lah😊)

Si artis mematok harga $94 untuk lukisan wajah ini.

Mau dilukis lagi lain kali? Gak solo kali ya..berdua sama anak lucu juga kali…he..he..he…

Mirip gak lukisannya sama aslinya?

Kata anak saya sik mirip 😍

Setelah punya lukisan diri, beberapa bulan kemudian, teman saya yang lainnya mengajak saya ikutan kelas lukis singkat di Uptown.

Saya pernah diajak sebelumnya, tapi tidak ikutan, di tempat yang berbeda.

Nyesel juga tidak ikut, karena pas lihat hasil lukisan teman saya, low lucu juga…

Ya sudah..kesempatan belum tentu datang 2 kali kan?

Biaya kelas singkat ini $40, tapi saya dapat diskon, jadi saya cuma bayar $37.

Sampai di lokasi, peserta sudah disediakan celemek, 4 ukuran kuas, kanvas yang sudah bersketsa sesuai dengan pilihan kelas.

Tema lukisan itu beda setiap bulannya, tema kali ini adalah pemandangan di kanal Venice, Itali.

Saat itu ada total 7 peserta di kelas, 2 laki-laki dan 5 perempuan.

Instrukturnya perempuan masih muda.

Kelas dimulai sesuai waktu, pertama-tama peserta menuangkan cat 6 warna berbeda di kertas di area masing-masing.

Lalu instruktur memberi tahu peserta warna apa yang akan dicampur dan bagian mana dari sketsa yang akan diwarnai.

Setelah 1.5 jam, akhirnya lukisan saya jadi!

Yang uniknya , meskipun kita semua melukis obyek yang sama, hasil akhir beda loh!

Dan yang saya baru sadari, ternyata melukis itu relaxing banget!

Saya sangat menikmati perasaan saat saya mencampur warna dan bermain dengan kuas di kanvas.

Dan waktu lukisan akhirnya selesai, ada rasa puas melihat hasil karya sendiri.

Mau ikutan kelas lukis lagi?

Most likely I will!

Festival Derby 2

Masih bagian dari keriaan Kentucky Derby Festival, hari Sabtu tanggal 18 April 2018, saya diajak teman untuk nonton air show dan kembang api, kebetulan dia punya tiket extra…asikkk..rejeki nomplok!

Acara ini biasa disebut dengan Thunder Over Louisville.

Jam 2 saya dan anak di jemput teman saya dan suaminya, kita langsung cabut ke pusat kota dengan berbekal kursi lipat dan selimut.

Sampai di pusat kota, setelah parkir kami berempat berjalan kaki sekitar 4 blok ke lokasi Belvedere yang sudah dipesan khusus untuk pemegang tiket dari perusahaan ini.

Sampai di Belvedere, Kami diberi gelang untuk keluar masuk dan beberapa glowing sticks.

Setelah mengetek tempat menonton, Kami pergi ke lokasi makan yang juga disediakan dari perusahaan. Makanan ringan seperti hotdog, nachos, cotton candy, ice cream, soda, botol air mengalir tidak henti-henti.

Jam 3, air show dimulai, jam 4 pengunjung boleh mulai makan malam.

Acara kembang api dimulai setelah matahari terbenam, dan pengunjung mulai keluarkan glowing stick mereka

Sekitar jam 10, acara selesai.

Saya sendiri baru kali ini nonton acara Thunder Over Louisville dari awal hingga akhir.

Seru? Pasti. Yang jelas tahun ini, cuaca sangat mendukung, matahari bersinar cerah, tapi tidak kepanasan.

Cuma ni…pas pulangnya..haduh..mandeq dimana-mana.

Kami terjebak di kemacetan tidak kurang dari 2 jam, 1 jamnya habis di gedung garasi!!!

Mungkin besok-besok mending parkir jauhan kali yaaaa…….tapi harus rela jalan jauhan juga!😁