Pengingat Hari Ini

Sebagian besar dari manusia, pasti berkeinginan punya banyak uang. Siapa yang tidak mau punya banyak uang? bisa beli ini itu, tidak pernah merasa kekurangan. Normal lah kalau kepingin punya banyak uang (termasuk saya). Tapi koq ya setelah mengalami kejadian ini, saya jadi berpikir dua kali ya??

———————————————————————————————————————————————————–

Baru datang di tempat kerja, saya langsung sibuk melayani pelanggan, selain menangani pelanggan yang datang, saya juga harus menjawab telpon dari nasabah.

Kring Kring. Telpon berdering. Saya angkat. Terdengar suara wanita.

Awalnya dia mau berbicara dengan Kepala Cabang. Saya beritahukan kalau beliau sedang ada rapat di luar kantor, apakah ada yang bisa dibantu dengan pegawai lain tanya saya. Yang bersangkutan terdengan agak segan, tapi akhirnya dia mulai bercerita:

Dia seorang perempuan, istri dari pengacara hukum. Umurnya sekitar 55 tahun ke atas. Dia cerita kalau rekening bank salah satu kenalannya ludes di bobol pencuri. Dan sekarang dia ketakutan (paranoid) kalau hal yang sama akan terjadi dengannya.

Saya coba jelaskan kalau kita sebagai institusi keuangan berusaha menjaga segala kemungkinan pembobolan rekening nasabah : dari mulai pembatasan uang yang boleh di tarik di ATM, keharusan menunjukkan 2 jenis kartu identitas yang legal untuk menarik uang di kantor cabang, penggunaan chip di kartu debit, pembatasan rekening yang bisa di akses di akun maya, pengiriman sinyal peringatan kalau ada transaksi yang dianggap mencurigakan dan lain lain.

Tapi si yang bersangkutan tetap saja panik tidak karuan, seakan-akan semua penjelasan saya cuma masuk kuping kanan keluar kuping kiri.

Boleh dibilang saya gagal menentramkan hati ibu ini. Ya apa boleh buat.

Yang ada setelah pembicaraan saya berakhir, saya jadi tercenung sendiri.

‘Haduh, apa begini ya rasanya punya uang sebanyak itu? hati jadi tidak tenteram, selalu ketakutan, hari demi hari yang di pikirkan cuma bagaimana caranya menyelamatkan uang saya?’

Tidak bohong di hati ada sekelumit rasa ‘geli’

Ternyata punya uang pas-pasan enak juga ya…tidak usah pusing seperti si ibu.

remember-someone-is-happy-with-less-than-you-have

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s