Sudah Bergaya Amerika kah Saya?

Dulu waktu belum hijrah ke Amrik, saya kebetulan kerja di perusahaan yang banyak berhubungan dengan orang-orang Indonesia yang pernah tinggal di luar negeri, yang oleh rekan-rekan kerja, jahil kami kasih istilah ‘Tante Amerika’ lah….ha….ha…ha.

Ciri-cirinya si Tante Amerika:  kalau ngomong selalu diselipin bahasa Inggris, dikit-dikit bilang ‘waktu saya di Amerika’ , pakai sepatu boots, rambut diwarna ,pokoke wis ‘bule’ lah. 😉

saya ingat bagaimana saya sering terpana melihat gaya si ibu yang ‘Amrik’ bangget.

Ndilalah…saya sendiri hijrah ke negeri Paman sam. (dan sudah resmi jadi warga negara Amerika pula).  Lagi menelaah diri..apa saya juga sudah jadi Tante Amerika ya?

Coba di cek :

Makanan favorit :

Masih nasi putih, boleh dibilang saya pecandu nasi, kalau tidak ketemu nasi lebih dari 3 hari, yang ada saya deprived…..atau sakau…ha….ha….ha..Paling panik kalau pas lagi ‘road trip‘, sering kali untuk menghemat waktu, kami cukup makan cepat saji, hamburger lagi, hamburger lagi. Hari pertama masih kuat, hari kedua, mulai panik, hari ketiga…..kelimpungan cari rumah makan cina buat beli nasi putih tok!!!

Rambut :

Hitam enggak, coklat mungkin tapi bukan gara-gara di cat, gara-gara gak diurus! ha…ha…ha. Ternyata saya ini tidak betah duduk berlama-lama untuk dicat rambutnya. Haduuuh…pernah nyoba 3 kali….wis kapok! selain si warna tidak nempel, tidak betah nongkrong di salon dan tidak betah untuk re-do lagi……

Cara Bicara :

Kalau ketemu teman-teman Indonesia, terus terang memang saya paksakan berbahasa Indonesia..bukan kenapa-kenapa..karena pengin tetap nulis di blog ini!!

Memang kadang terselip kata-kata dalam bahasa Inggris, tapi sungguh bukan sok bule..karena sudah kebiasaan ngomong dalam bahasa Inggris, sering lupa padanan bahasa Indonesianya….

Yang memang berubah….saya sumpah serapahnya sudah ala Amrik! hi….hi..hi…

Cara Masak :

Meskipun masakan orang Indonesia itu bumbunya njelimet, tapi saya tetap lebih rela masak makanan Indonesia….padahal orang sini cukup pakai garam , merica, sudah jadi deh itu masakan….

Warna Pakaian :

Kebanyakan orang Amerika itu riweh sama yang namanya memakai baju sesuai musim. Ibaratnya kita musti kayak bunglon, menyesuaikan warna pakaian dengan warna alam sekitar.

Warna putih konon tidak boleh dipakai setelah hari Buruh. Warna koneng (aka mustard) , warna merah anggur, identik dengan musim gugur.

Di musim dingin, ekspektasinya makai baju hitam, abu-abu. Cuma di musim semi atau panas ‘boleh’ pakai baju bunga-bungan atau warna warna cerah.

yaaaaaaaah bosaaaaaan!!

Ternyata dalam soal memilih warna, saya masih sangat tropikal sekali.

Dulu saya tidak ngeh sering dikomentari ‘You like color‘ -ternyata ya , ya itu, sebagian besar orang Amrik kurang ‘embrace‘ warna….tidak seperti orang Indonesia yang selalu cerah dalam berpakaian 😉

Cara Berkendara :

Jelas lebih tertib…bukan kenapa-kenapa, bayar tiketnya mahaaaaaaaaaaal!! belum lagi urus asuransi. malas deh!  Dulu saya tergolong suka ngebut di jalan tol, sekarang mah mana berani…(meskipun kepingiiiiiiiiiiin banggett!!! ),

Cara Belanja :

Ini jelas saya Amrik banget! Yang pasti nunggu diskon! pakai kupon atau cari perbandingan harga yang lebih murah! Keluar masuk toko barang bekas, nyantai saja. Harus bermerek? Tidak mampu..ha…ha….ha..

O iya..disini kan konsumen dibolehkan mengembalikan barang yang mereka beli, ini jelas jadi kebiasaan saya…kik..kik..kik. sering kali saya beli barang, tidak mikir, cuma bawaan mau, sampai di rumah..ya koq tidak sreg ya…ya sudah balikin saja. Coba kalau di Indonesia…mana bisa????!!!

 

 

 

 

 

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s