Es dimana-mana

DSCN2279

Baru musim dingin tahun ini Saya merasakan sekali dampak salju dan es di kehidupan sehari-hari. Sekolah anak sudah total 10 hari terpaksa diliburkan karena badai salju.

Sewaktu Kami tinggal di negara bagian Montana,yang namanya salju itu sudah biasa, dan bisa berhari-hari kita kena badai salju. Salju setinggi lutut boleh dibilang makanan sehari-hari saat musim dingin. Secara geografis Montana memang lebih tinggi dan lebih di utara lokasinya. Tapi sekolah tidak pernah diliburkan, malahan anak-anak tetap di haruskan bermain di halaman yang bersalju.

Nah di negara bagian Kentucky ini masalahnya bukan di jumlah salju yang turun yang membuat hati ketar ketir, tapi bahaya licin karena es yang membuat kondisi disini lebih riskan.

Jadi meskipun kelihatannya badai salju tidak seberapa besar, tapi karena kelembaban tinggi, salju basah tersebut segera berubah menjadi es dalam sekejap saja.

Contohnya hari ini, hari Rabu tanggal 2 Februari 2014. Lagi-lagi sekolah diliburkan. Tadinya Saya bingung juga, kenapa gitu libur, lihat dari jendela kondisi di luar tampak biasa-biasa saja.

Suami suruh Saya keluar supaya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana lingkungan yang membeku menjadi es.

Jadilah malam ini Saya kelayapan keluar apartemen…astaga! benar juga kata Suami, pohon-pohon gundul sekarang berubaha  menjadi pohon-pohon es!

Dan sewaktu Saya berjalan diatas salju, terdengar suara ‘kriuk-kriuk’, bukan karena sambil makan kerupuk, tapi karena Saya menginjak es!!

Image

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s