Proses Menjadi Warga Negara Amerika

 

Di tahun 2015, saya ‘ngeh’ kalau tahun depan kartu penduduk tetap (Permanent Resident Card aka Green Card) saya akan habis, artinya saya punya dua pilihan, memperbaharui kartu penduduk tetap saya atau mengajukan permohonan menjadi warga negara Amerika.

Jadilah saya baca-baca situs USCIS lagi untuk mengetahui biaya masing-masing proses. Biaya pengajuan menjadi WNA itu $680 termasuk cap jari sementara biaya memperbaharui kartu penduduk tetap itu $450, beda $230. Yang WNA cukup sekali, sementara yang kartu penduduk tetap , saya harus bayar lagi setelah habis masa berlakunya.

Pikir-pikir, koq males ya kalau di pikiran selalu harus ingat-ingat masa habis berlaku si  kartu bersama-sama dengan dokumen pemerintahan lainnya yang harus diingat untuk di perbaharui : SIM, registrasi mobil, paspor, lah. Belum lagi, memikirkan biaya yang pastinya akan lebih tinggi 10 tahun mendatang? kalau saya pas lagi tekor gimana?

Ya wis lah…diputuskan saya kalau tahun ini saya akan ajukan permohonan jadi warga negara Amerika!

Kartu Penduduk tetap saya itu akan berakhir di bulan Maret 2016, saya hitung mundur 6 bulan – karena baca di USCIS 6 bulan sebelum kartu habis masa berlakunya, kita boleh mulai proses perbaharui – untuk kasus saya proses menjadi WNA. Bulan September 2015 saya jadikan patokan untuk memulai proses pengajuan WNA saya.

Saya juga mulai menabung jauh-jauh hari -$680 tidak sedikit buat ukuran saya!

Masuk bulan September 2015, syukurlah  saya punya cukup uang untuk membayar biaya naturalisasi, dan saya juga  mulai mengisi formulir N-400 yaitu formulir naturalisasi.

Dokumen N-400 ini ada 21 halaman, sebenarnya tidak ribet untuk mengisi dokumen ini, isiannya ya hal-hal ‘yang mendasar’ seperti alamat rumah, tempat kerja dll. Tapi, buat saya, formulir ini yang ada bikin riweh, karena :

  1. Untuk alamat : selama 10 tahun di Amrik, keluarga kami pindah tempat tinggal 5 kali  lebih dan tidak selalu mencatat tanggal kepindahan.Jadilah saya kudu bongkar-bongkar jurnal bahela, bolak balik lihat Facebook lintas waktu untuk dapatkan tanggal.
  2. Untuk pekerjaan : tidak terlalu heboh seperti mengisi alamat, saya pribadi ‘cuma’ harus menulis 5 tempat kerja berbeda, lagi-lagi masalah tanggal yang bikin pusing.
  3. Sejarah keluarga suami : idem ditto, lupa tanggal ini dan itu!

Waktu akhirnya selesai, huurah banget rasanya!!

Tanggal 12 September, saya beli cek dari bank untuk membayar biaya naturalisasi sebesar $680 dan tanggal 14 September saya kirim dokumen saya pakai UPS.

Saya memang sengaja pilih untuk kirim lewat jasa kurir, karena sempat ada pengalaman buruk menggunakan jasi pos biasa.

Nah waktu saya kirim ini, sempat bermasalah dengan petugas UPS. Di USCIS, secara spesifik diberikan 2 alamat yang berbeda tergantung bagaimana si pemohon akan kirim : lewat pos biasa atau menggunakan Express Mail atau kurir. Saya pilih lewat kurir (UPS).

Waktu saya di toko UPS, entah kenapa si petugas ‘ngotot’ mengasih saya Priority Mail, dia ngotot kalau itu sama dengan express mail dan dia bilang kalau pakai UPS mahal.

Pertama saya nurut, tapi waktu saya balik ke rumah dan cek langsung di situs pos Amrik, ternyata beda, jadilah saya balik ke toko UPS dan minta di ganti dengan kurir. Masalah saya bukan di harga, tapi saya ‘ngerti’ banget kalau urusan dengan imigrasi, kalau kita tidak mau kasus kita tertunda, ya harus ikuti aturan, Tidak maulah saya dokumen saya dikembalikan cuma gara-gara si petugas UPS ngotot gak jelas. Saya sempat jengkelnya minta ampun dengan si petugas UPS ini!! Please deh ah!

Tanggal 18 September 2015 saya terima surat dari USCIS kalau mereka sudah terima formulir yang saya kirim. Lega! berarti dokumen tidak hilang dijalan! Di surat pemberitahuan tertulis kalau mereka terima dokumen saya tanggal 16 September 2015.

Tanggal 2 Oktober 2015, saya terima lagi pemberitahuan dari USCIS, kali ini undangan untuk cap jari di lokasi USCIS di kota saya tanggal 15 Oktober 2015.

Nah waktu saya mau siapkan dokumen untuk cap jari ini, saya baru ngeh kalau kartu penduduk tetap saya koq tidak ada ya????? Hadwwweeeh!! mau nangis rasanya! cari ke sana ke mari, ubek lemari ini itu, tetap tidak ketemu. Pasrah lah saya kalau kartu PR saya HILANG!!!

Gimana dong???!! Masa saya harus ajukan permohonan penggantian kartu PR – yang ongkosnya $450??!!!

Nangis segugukan saya….panik tidak karuan. Dapat uang dari mana???

Dengan bantuan Google, saya coba cari ‘jawaban’ via internet……dari yang saya baca, ada perespon yang bilang kalau tidak perlu mengajukan permohonan penggantian kartu PR, tapi cukup buat laporan polisi tentang kehilangan laporan ini dan bawa laporan tersebut sebagai bukti.

Baiklah, itu yang saya akan lakukan! saya pikir, saya ambil resiko proses naturalisasi saya ditolak, tapi yang jelas saya tidak punya extra $450!

Untungnya saya punya kopi kartu PR saya di komputer, berwarna dan bisa saya cetak. Sementara saya buat laporan polisi, saya cetak juga kopi kartu PR saya.

Pembuatan laporan polisi itu paling lama 3 hari, saya lapor hari Kamis tanggal 8 Oktober 2015 – harusnya saya bisa cetak online lewat kontraktor yang kerja sama dengan polisi Louisville , eh waktu saya lihat hasilnya, loh, koq tidak tertulis nomor kartu PR saya di laporan???!! ya tidak ada gunanya lah!!

Saya telpon lagi ke kantor polisi, di laporan asli saya tercantum jelas nomor kartu PR saya, berarti si kontraktor yang ngaco!! SEBEL!! Untunglah saya bisa ambil sendiri laporan ybs di kantor polisi langsung. Jadilah hari Senin, saya ke pusat kota Louisville untuk ambil laporan polisi, cuma bayar $0.10! Puih!

Ya sudah, yang penting laporan kehilangan ada di tangan!

Di hari H untuk cap jari, saya komat kamit berdoa semoga tidak ditolak gara-gara tidak punya kartu PR!

Jadwal yang diberikan oleh USCIS itu jam 11:00 am, saya datang sekitar 40 menit sebelumnya, dengan hati-hati saya bilang ke petugas kalau kartu PR saya hilang tapi saya perlihatkan foto kopi berwarnyanya. Si petugas bilang ‘This is a good copy! I just need another ID please! HAIYAAAAAAAAA!! leganya!!!

Urusan cap jari ini lumayan cepat dan saya tidak terlalu lama menunggu! Sekitar jam 2 saya bisa balik ke tempat kerja lagi. Di sesi ini, petugas mencap pemberitahuan saya dan juga memberikan saya buku beriskan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan di langkah selanjutnya , yaitu wawancara.

Tanggal 19 Oktober 2015 saya terima pemberitahuan berikutnya dari USCIS, yaitu harus datang untuk wawancara. Pemberitahuan pertama , saya diberikan jadwal wawancara hari Selasa tanggal 1 Desember 2015, tapi kemudian saya terima 2 pemberitahuan lainnya dari USCIS. Yang satu isinya pembatalan tanggal wawancara 1 Desember, yang kedua jadwal wawancara dengan tanggal baru yaitu hari Jumat tanggal 4 Desember 2015.

 

Apa saya belajar gitu? Jelaslah!

Saya tidak tahu banyak tentang sejarah Amerika dan saya juga tidak mau gagal di tahap wawancara!

Hari wawancara, saya datang sekitar 30 menit sebelum jadwal yang ditetapkan 1:00pm. Hadweh…kali ini koq lama ya menunggunya dan ada beberapa pengunjung lain yang sudah menunggu sebelum saya datang.

Ada mungkin sekitar satu jam saya menunggu sebelum saya akhirnya di panggil.

Grogi? Jelas! Bukan cuma karena takut tidak bisa menjawab pertanyaan, tapi juga karena status hilang kartu PR tetap menggantung di kepala!

Pertama saya ditanya petugas,nama, tanggal lahir, alamat dsb.

Lalu saya diminta membaca kalimat dan menulis kata : the people

Selanjutnya saya diberikan 10 pertanyaan dan petugas tidak akan memberitahu saya apakan jawaban yang saya berikan itu benar atau salah. (yaaaaaaaaaah…tidak bisa belajar dari kesalahan dunk????!!)

Tidak semua pertanyaan saya ingat, yang jelas saya ditanya :

  1. Siapa penulis dekralasi kemerdekaan
  2. Siapa Presiden
  3. Dari partai apa
  4. Partai politik apa di Amrik
  5. 3 negara bagian pertama yang masuk dalam USA

Hasilnya? Yay! Saya dinyatakan luluss!

Saya sempat keder waktu petugas tanya kemana kartu PR saya? Waktu saya jawab apa adanya, petugas reaksinya santai-santai saja, dia berikan saya formulir untuk saya bawa ke acara sumpah warga negara sebagai pengganti kartu PR yang hilang.

Tada!!!

Satu langkah lagi!!!

Dari selesai wawancara, saya tunggu sebulan sebelum saya cek kasus saya online.

O iya, di situs imigrasi USCIS itu, kalau kita sedang dalam proses keimigrasian, bisa buat akun untuk lihat tahapan / progres selanjutnya.

Di akun yang kita buat, tinggal masukkan nomor tanda terima – yang ada di semua pemberitahuan dari USCIS dan kalau di klik, akan muncul status terbaru kita dan juga bisa lihat tahapan yang sudah kita lampaui.

This slideshow requires JavaScript.

Sempat panik karena koq setelah sebulan lebih saya belum terima pemberitahuan lagi dari USCIS, padahal sebelumnya pemberitahuan USCIS relatif cepat.

Status terakhir itu ‘wawancara dijadwalkan’. Lah?wong sudah selesai wawancara??!! kumaha???

Akhirnya tanggal 14 Januari 2016, status saya berubah !

Oath Ceremony Will Be Scheduled
We placed you in line for your oath ceremony and will send you a notice for Receipt Number ***********, with the date, time, and location of your oath ceremony. You should receive your notice within 30 days of its mailing date. Please follow the instructions in the notice.

Tanggal 19 Januari, pemberitahuan yang saya tunggu-tunggu tiba!

Saya dijadwalkan untuk menghadiri acara sumpah kewarga negaraan tanggal 29 Januari 2015 jam 9:30 am di perpustakaan di pusat kota!

Tadinya saya tidak terlalu pusing mau pakai baju apa, eh terus ada teman lama yang menyapa di FB, ternyata dia juga menunggu hal yang sama dengan saya, dan dia tanya ” Kamu pakai baju apa ?”

Wah….pakai baju apa ya?????? Saya koq jadi ‘tertantang’ juga…..yang langsung kepikiran adalah mau pakai batik……trus ada teman kerja juga yang sempat bilang ‘kamu pakai merah, putih dan biru?’

Jadilah semalam, saya obrak abrik koper, nemu kain jarik batik yang tidak pernah dipakai sebelumnya, kebetulan warnanya biru….ingat-ingat, punya baju renda warna biru, trus ada ikat pinggang besar merah…dan untuk warna putih apa dong?? oh iya! saya kan punya kalung putih!!

Waktu nyoba si kain..gimana caranya biar si kain bisa saya pakai tanpa di jahit ya??? tadinya mau diikat, cuma koq kelihatan gendut amat dan tidak rapih???

Pikir punya pikir, dengan bantuan 2 peniti, satu tali pinggang dari baju lama, saya ‘aksen’kan si kain jadi rok berlipat…..siplah!

Warna merah, putih dan biru mewakilkan negara Amerika saya tampilkan di atasan saya, sementara negara ibu, Indonesia saya wakilkan lewat bawahan batik.

1454030654251

Merah, Putih Biru = Amerika ; Batik = Indonesia

Jadilah hari ini , Jumat tanggal 29 Januari 2016, saya diambil sumpahnya untuk menjadi warga negara Amerika, bersama-sama dengan 139 individu lainnya dari 45 negara!

Di surat pemberitahuan ditulis kalau acara mulai jam 9:30 am, lokasinya di Perpustakaan Louiville di jalan 301 York aka pusat kota.

Jam 9 kurang, kami sekeluarga tiba di lokasi – sudah banyak orang-orang menunggu di tempat yang sama

Jam 9 pintu perpustakaan dibuka

Jam 9:30 am pendaftaran di mulai, petugas mengecek surat pemberitahuan dari USCIS dan kartu PR partisipan dan masing-masing diberikan bendera Amerika kecil, amplop putih yang berisi :

. Masing-masing partisipan diberikan nomor kursi tertentu, saya dapat nomor 91 – 3 baris dari depan panggung. Sip!

 

Jam 10:00 am pemohon, keluarga dan teman-teman mulai memasuki auditorium

Jam 11:00 am acara dimulai, dibuka oleh Hakim Federal Yang Terhormat Larry King.

Dilanjutkan dengan lagu Star Spangled Banner, kata pembukaan dari beberapa pejabat negara.

Dan ditutup dengan penyerahan dokumen naturalisasi.

Yang saya senang adalah saat kepala imigrasi menyebutkan negara-negara partisipan kali ini, mulai dari Algeria sampai Vietnam,  saya satu-satunya yang dari Indonesia.

Berhubung kelaparan dan juga harus balik ke tempat kerja saya tidak foto banyak-banyak di lokasi. Maaf ya..jadi kurang ‘meriah’ tulisannya…he….he….he..

Tiba di tempat kerja saya, rekan-rekan sekerja merayakan hari jadi saya dengan memberikan saya kartu, balon bintang Amerika, coklat dan rangkaian bunga yang cantik sekali!

 

Bos dari tempat kerja yang satu lagi memasang status dengan menge-tag saya di FB bersama rekan-rekan lainnya.

Terharu juga saya dengan kebaikan hati teman-teman ‘Amerika’ saya!

Resmilah saya menjadi warga negara Amerika, tapi seperti kata hakin ganteng, menjadi warga negara Amerika artinya saya patuh dengan aturan pemerintah Amerika, tapi saya tetap orang Indonesia dengan budaya Indonesia yang saya bawa.

Saya adalah orang Indonesia berkewarganegaraan Amerika!

naturalizationcertificate-001

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

31 comments

      1. krn proses PR yg ngajuin kan suamiku ya?! jadi aku tergantung sm orang lain….kl ini yg ngajuin kan aku sendiri, jadi cepet atau lambatnya cuma masalah di USCIS ;-))

  1. Hai mba, calon suamiku WNI sudah 15 tahun tinggal di USA, tapi baru 1 tahun lebih pegang Greend Card, apa sudah bisa naturalisasi ? karena saya mau ajukan Visa Tunangan bukan spouse yang relatif lebih cepat. Saya sempat baca ada artikel yang bilang minimal 5 tahun dulu pegang greend card baru bisa ajukan jadi US Citizen. Congratulation ya mba, semoga nanti proses saya masuk Amerika lancar 🙂

  2. Jadi kita harus tunggu berapa lama supaya kita bisa pulang untuk jalan jalan ke indonesia…? Menurut berita yang aku baca sih , katanya kita tidak boleh jalan jalan ke luar negri selama 5 tahun

    1. secara umum, negara Amerika tidak akan melarang warga negaranya ataupun penduduk tetap Amrik (permanent resident) jalan-jalan keluar Amerika, KECUALI yang bersangkutan memang tersangka kriminal atau dalam penyelidikan kriminal.
      Hak setiap orang dong untuk pergi kemana mereka mau asalkan sesuai dengan hukum dan tidak melanggar hukum.
      As simple as that.

      Kalau memang kita masuk ke Amrik sesuai jalur hukum yang berlaku, ya boleh boleh aja berkunjung ke negara lain, memang ada beberapa kasus yang dibatasi boleh berapa lama tinggal di luar Amrik setelah punya permanent resident, tapi ya itu logis lah, masa udah jadi PR Amrik, tau tau tinggal di negara lain lebih lama dibanding tinggal di Amrik.

      1. Ooo, jadi passport nya passport Indo atau Amrik ? Jadi kakak tinggal berapa lama di Amrik sebelum dinaturalisasi ? Saya cukup dananya , tetapi saya masih ragu dengan pesawat yang akan terbang ke sana , Oh iya apakah saya harus membayar visa disana atau visa disini ? Yawess.. saya kagak pernah ke luar negri … haha 😀

      2. Kalau status Kita permanent resident, ya paspor Indonesia lah. Paspor itu kan juga sebagai identitas negara pemegang.
        Kalau kita imigrasi sesuai aturan dan status Kita PR bisa ajukan naturalusasi setelah 5 tahun.
        Visa diajukan sebelum berangkat lah

  3. Waktu kakak ke Amrik kakak mau bayar apa ya setelah disana . Oh ya kak , di video tadi kakak kasih apa ya ke officer nya , penasaran deh… Maaf kak , banyak bertanya , nanti sampe situ saya jadi Jawa kesasar pulak… wkkk

    1. Sampai di Amrik, harus ajukan petisi perubahan status, lupa ya berapa ongkosnya.
      Itu saya tunjukkan kartu PR, surat panggilan utk naturalisasi

      1. Ooo.. kita mengajukan naturalisasi dimana ya ? Setelah itu , kita harus menunggu 5 tahun lamanya baru kita mengajukannya ? Petisi itu apa dan kapan kita mendapatkannya ?

      2. kalau mau natulisasi jadi WN amrik ya diajukan di Amrik lah..masa di Indo?

        Wanti coba baca lagi…kayaknya kamu masih belum ngeh …

  4. Ini pertanyaan yang mau saya tau . Kalau kartu PR kita habis , apakah kita dipulangkan ? Oh iya , bagaimana kalau paspor Indonesia kita sudah habis masa berlakunya ?

    1. kartu PR harus diperbaharui lah sebelum habis berlakunya, sama saja seperti SIM, harus diperbaharui, paspor juga begitu.

      Intinya SIM, Paspor, kartu PR kan kartu identitas, ada masa berlakunya, kalau mau habis ya diperpanjang/diperbaharui.

  5. Aduhh… rumit yahh.. aku pengen tapi aku tidak mengerti pnjelasnya scra detil… Pardon me kak, can u expln ke saya penjlsan singkt nya ? Maaf mengganggu ya..😊

  6. PR bisa tahan berapa tahun ya ? Oh iya ViSa ny berapa tahun tahannya ya ? Mmm.. byr di Amrik atau di Ind Visanya ? (17 thn , Jawa Tengah)

    1. PR ada yang 2 tahun, ada yang 10 tahun. Visa lebih variasi lagi masa berlakunya.

      Neng…coba rajin-rajin meng-google, banyak informasi di mana mana tentang visa.

      Visa secara umum ya dibayar di muka, sebelum kita berangkat ke negara lain.Kecuali visa on arrival, dibayar saat kita mendarat di airpor negara ybs.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s