Cerita Saya

Sapiosexual

Nah lo apa itu?

Saya pertama kali dengar istilah ini pas mulai kencan lagi. Ada satu lakibyang naruh di profilnya bilang kalau dia itu Sapiosexual.

Saya dong, orangnya penasaran. Ya saya Google lah…ternyata hasilnya ini

A sapiosexual is someone who is sexually or romantically attracted to highly intelligent people, and may consider intelligence to be the most important trait in a partner. Sapiosexuals may be turned on by smart conversations, and may find the ability to carry on a witty conversation to be especially attractive. The word “sapiosexual” comes from the Latin verb sapere, which means “to be wise” or “to have sense.

Intinya demen sama orang2 yang pinter.

Lhaaaaa…ada istilah ini tho?!?!? Ternyata saya ya sapiosexual 

Ih blagu amat ya? Ngaku2. Tapi benaran deh…saya dari dulu kesengsemnya sama cowok2 pinter.

Pernah beberapa kali kencan sama cowok2 biasa2 saja, yang ada saya cepat bosan? Dan sebel karena merasa percakapan antara kami berdua gak berfaedah. Saya gak ngerasa tambah pinter dan berasa banget mandeg.

Sepertinya sih ya, ini juga hasil indoktrinasi ortu, nyokap terutama. Hadweuh, beliau mah kalau saya bloonnya keluar , udah deh…

Beliau juga selalu menomorsatukan kepandaian/ intelektual seseorang, gak laki gak perempuan.

Jadi ya saya kebawalah.

Dan pas sudah dewasa, bukan cuma masalah cowok2 pinter yang bikin terkagum2 dan termehek2

Saya lebih kagum lagi pas ngobrol sama cewek2 pinter….wuiiihh girl crush!!

Dan semakin berumur alias tuwir, saya lebih ‘cepat mengenali” intelektual seseorang.

Untungnya di tempat kerja utama saya, saya dikelilingi orang2 pintar, dalam arti cara berpikir mereka analitik, problem solving dan tajam pemikirannya.

Kita bisa tahu loh dari cara seseorang menanggapi pertanyaan atau merespon ke pernyataan, tingkat intelektual mereka seberapa.

Contoh ni.

Si A konon orang gaul sejagat, tinggal di NY. Bertahun2 di Amerika. Sosialita. Saking borjunya gak pernah tahu negara bagian KY.

PoV individu A. Gila ya. Ini orang high end banget gaulnya. Sampai2 gak tahu KY. Kampung sik soalnya.

Pov individu B. Kasian ya, bloon banget. Masa KY aja gak tahu

Contoh lain.

A pertama kali kenal B.

A bertanya. Kamu kerja apa?

B. Di bagian keamanan bank

A. Di bagian teknologinya atau operasional.

B. Danggg….bermakna ya pertanyaan si A.

Tapi benar deh. Ngobrol , dengarkan orang pinter itu memang memuaskan. Berasa faedahnya.

Itu baru “Dengarkan” loh ya. Kalau berinteraksi langsung…wuiih lebih sexy lagi!

Intinya sik kalau saya bilang.

Pilihlah lingkaran pergaulan kita dengan orang2 yang cerdas, baik hati, mendorong kita untuk berpikir dari sudut pandang berbeda, bikin kita tertarik untuk tahu lebih banyak masalah2 sekitar. Ekonomi. Lingkungan. Politik. Keuangan.

Hidup kan gak selalu masalah bergaya, banyak likes dan harus cantik kan?

Setuju gak teman2?

Yuk..mari gabung ke klub Sapiosexual!

Jalan-jalan ke Alam Yuk

Seperti tahun2 kemarin, setiap saya ultah, saya maunya itu jalan-jalan ke air terjun.

Tahun ini, saya pilih ke Ashville, North Carolina , yang saya sudah pernah kunjungi 2 kali. Memang Ashville dan sekitarnya ini boleh dibilang biangnya air terjun deh. Saya sudah ke sini ketiga kalinya pun masih banyak air terjun- air terjun yang belum saya kunjungi.

Setelah riset lewat IG, saya pilih ke air terjun Catawba  dan air terjun Linnville.

Agak beda sedikit dengan tahun2 sebelumnya, kali ini saya pilih pergi 1 minggu sebelum ultah saya, yang jatuhnya bersamaan dengan hari kemerdekaan Amrik.

Yang ada harga penginapan kena harga liburan. Ya gimana lagi, soalnya pasangan saya gak bisa ambil cuti lama pas ultah sayanya.

Kami pilih menginap di kabin 2 kamar  di Laurel Mountain Retreat.  Sebetulnya lokasi penginapan agak2 jauh dari lokasi air terjun yang kita mau, tapi ya sudahlah pusing nyari2 tempat lain yang ngebolehin bawa anjing.

Enaknya kabin kami ini komplit ada dapur dan mesin cuci baju. Kayak studio gitu lah

Yang agak gak enaknya jarak kabi kami dengan kabin tetangga deket banget, jadi bisa denger mobil tetangga , atau mereka ngobrol rame2 di luar.

Kami baru pergi hiking hari kedua, tujuan kamu afalah ke air terjun Catwaba. Air terjun ini baru dibuka lagi tahun ini setelah 2 tahun di perbagus fasilitas trail nya. Saya gak tahu kayak apa sebelumnya, yang jelas nemu di IG kayak gini

Catawba Falls

Keren gak sik??!! Pas lihat postingan ini saya sempet mikir…haduhh 580 anak tangga! Mana saya kuat ya? Apalagi bawa anjing….🤔

Pas sampai di lokasi, di trail head ada 2 pilihan ni. Jalur sungai atau jalur berbukit?

Kami pilih jalur sungai, selain lebih pendek jaraknya, pikir kami kan jalan sepanjang sungai lebih enak?

Ternyata benar, jalan sepanjang sungai cuma sekitar 1.1 mil…

Sampailah kami di bagian bawah dari air terjun Catawba.

Ada cascade kecil dengan kolam dimana pengunjung bisa main air

Sementara si air terjunnya sendiri tinggi menjulang dengan beberapa air mengalir dari berbagai penjuru. Asli keren deh!

Si air terjun Catawba

Tapi juga yang bikin hati saya kecut adalah pas lihat tangga menjulang disisi kanan air terjun! Alamaaak!! Kami di dasar 580 anak tangga!?!??!

Naik enggak? Naik enggak?

Saya putuskan kami akan terus naik si tangga, tapi pelan2 saya ya. Kata saya ke pasangan saya. Gak usah ngoyo. Kalau yang sanggup ya balik turun saya.

Enaknya banyak tempat2 ngaso disediakan buat pengunjung yangutuskan buat menaiki tangga. Baik itu tempat ngaso buat menikmati pemandangan air terjun, atau bangku buat istirahat.

Gak bohong, saya sempat ngerasa cuapeek banget, malah sempat berasa mual. Mana cuaca sudah mulai menyengat dan juga anjingku sayang kelihatan kelelahan juga.

Cuma saya paksain jalan. Akhirnya kami sampai di overlook.

Overlook. Saya disini udah klenyengan banget, gak berani lihat ke jurang karena lagi oleng
Mejeng di overlook padahal mau matiii rasanya

Dari overlook masih 300 anak tangga lagi untuk kita sampai ke bagian atas air terjun

Haduhhh.mau nangis rasanya. Cuma udah segini gitu loh? Balik atau terusin sama banyaknya??!

Jadilah dengan nafas ngos2 an kamu terus mendaki. Eh grup keluarga di depan kita berhenti karena melihat ada pendaki yang “tertidur” di bangku.

Ada apa kami tanya? Gak tahu juga? Apa dia istirahat atau pingsan? Cuma koq gak bisa kita bangunkan?

Duh? Gimana dong? Kami ngeh kalau si pendaki yang “tertidur” itu orang yang motret kami pas di overlook. .Kita semua coba bangunkan dia lagi. Takutnya di pendaki ini dehidrasi gitu. Dan tetap gak bamgun2.  Pasangan saya ambil icepack dari ransel sebagai usaha terakhir membangunkan dia. Masih belum bamgun juga?Akhirnya kita putuskan untuk panggil 911. Pas saya sudah tersambung dengan 911, si pendaki terbangun! Icepack saya sepertinya mengagetkan sistem dia. Uh. Syukurlah. Kami berikan si pendaki snack bar kami juga. Si pendaki akui kalau dia gak pernah hiking  sebelumnya

Haduh mbaaaak. Kalau gak biasa hiking janganlah ambi 580 anak tangga?! Saya yang tiap hari jalan 1 mil, pakai tongkat trekking, pakai knee brace aja mau matiiii!!!

Setelah tahu si pendaki ini akan baik2 saya, somehow saya dapat dorongan energi buat meneruskan perjalanan.

Akhirnya sampailah kami di upper falls Catawba.  Saya nyemplung di kolam…segar rasanya ( saya memang sengaja pakai baju renang sebagai dalam baju saya, celana panjang saya juga celana yang cepat kering bahannya)

Muka kecapekan di Upper Falls Catawba
Upper Falls Catawba

Balik ke tempat parkir, kami ambil jalur bukit yang ternyata tetap capek ya meskipun sebagian besar trail itu menurun. (Gak kebayang kalau kami pilih jalur ini di awal)

Selesai petualangan hari ini!

Sampai di kabin, saya berendam merilekskan si kaki di hottub!

Sampai besok yaaa

Politik Oh Politik

Saat ini Amrik lagi ruameeee bamget masalah politik. Teman2 di Indo pasti banyak juga yang denger perkembangan terbaru dari partai Demokrat dimana wakil presiden yang kebetulan perempuan sekarang maju jadi calon presiden untuk pemilu November 2024 ini.

Saya sendiri gak mau komentar tentang kandidat ya…

Yang saya mau komentari disini itu pendukung2 kandidat.

Saya suka pusing sendiri baca komentar2, sahutan2 pendukung kepada kandidat favorit mereka ataupun kepada kandidat saingan.

Kadang komentar nya koq keji bamget gitu. Atau berkesan sangat merendahkan.

Kenapa gitu kita gak bisa obyektif aja?

Kandidat A kuat di segi apalah, kandidat B pengalaman di masalah X.

Karena ya kalau saya bilang sik..setiap orang kan ada kelebihan dan kekurangan?

Coontoh misalnya. Saya jangan di pilih untuk masalah masak memasak karena saya ogah bamget sama yang namanya masak.

Tapi saya suka perhatikan teknik memasak, suka mengetahui masalah bumbu2, suka baca2 tentang masakan beda2.

Jadi kalau kamu mau cari orang buat masak..jangan pilih saya, tapj kalau mau cari juri dalam kontes masak, saya mungkin masih cocok.

Contoh lagi bapake anak saya.

Kalau ditanya masalah matematik, biologi, atau masalah ilmu pengetahuan deh, dese bisa jawab fasih.

Tapi kalau masalah jadi suami, yah…score nya ya anjlok…🤣🤣🤣

Intinya …gimana kalau kita semua belajar obyektif, melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

Karena ada pepatah ni…

Every coin has two sides.

Every mountain has a valley

.For every strength there is a weakness

Every up has a down.

Jadi chill saja lah……

Setuju?

Tulisan Pendek: Estate Sale

Saya gak tahu terjemahkan Estate Sale ke bahasa Indonesia?

Intinya Estate Sale adalah penjualan barang2 seseorang setelah ybs meninggal dunia.

Biasa kan setelah seseorang meninggal, harta gono gini, pembagian warisan dsb.

Estate sale ya lokasinya di rumah almarhum.

Bedanya dengan garage sale ?

Kalau garage sale barang2 yang dijual terbatas dan di taruh di garasi rumah doang, dan biasanya barang2nya relatif baru lah.

Sementara kalau estate sale boleh dibilang semua barang2 di rumah almarhum ya buat dijual, dari mulai peralatan dapur, tempat tidur, baju. Semua deh dari A sampai Z!

Dan ya pengunjung keluar masuk rumah, dari kamar ke kamar. Dan biasanya barang2 di estate sale, vintage gitu.

Hari ini saya iseng2 pergi ke estate sale,  secara dekat tempat tinggal saya juga dan memang mau cari pot bunga, nampan kaca, vas bunga dan mangkok2 buat pot2 saya

Sepertinya ini estate sale ibu lajang. Barang2nya ya barang2 perempuan lah. Baju2, hiasan rumah, buku2 masak, tas, ikat pinggang, perhiasan, topi, peralatan dapur, hiasan rumah.

Ada jaket kulit yang keren ih..cuma untung gak muat..🤣  . Dihargain $75.

Hari ini, hari Minggu hari kedua estate sale, karena sudah berlangsung dari hari Sabtu, tapi saya gak mampir karena kerja.

Enaknya pergi di hari terakhir, harga barang2 jadi cuma setengah harga, gak enaknya ya banyak barang2 yang sudah terjual ya.

Saya beli vas bunga kecil, pot bunga kaca dengan peralatan berkebun mini,  2 botol kaca (yang biasanya orang2 sini palai buat minyak dan cuka, tapi saya mau pakai buat cairan pencuci riasan wajah) dan rantai kalung (yang sama seperti yang saya punya, cuma punya saya sudah patah).

Dari botol minyak dapur saya isi cairan pembersih muka di taruhnya di kamar mandi

Total pembelian saya $5.50.

Kadang ya mampir di estate sale seperti ini suka bikin saya mikir juga loh…

Waduh ternyata barang2 yang seseorang tinggalkan saat mereka meninggal itu banyaaaaak ya??! Padahal rumah si almarhum gak gede2 amat , 2000 sqft atau sekitar 186 m2.

Saya gak yakin semua barang2 akan semua terjual.

Ya kali kita yang masih hidup kudu lebih mawas diri kali yaa…jangan terlalu konsumtif, bisa bikin repot orang lain juga lohh.

Di Indonesia ada gak sih yang namanya estate sale?

Shakespeare di Taman

Setiap tahun di kota Louisville, Kentucky ada acara yang namanya Shakespeare in the Park.

Bertahun2 saya tinggal disini baru kali ini saya datangi acara ini. Intinya ya pertunjukkan karya2 Shakespeare di panggung terbuka di taman kota, Central Park.

Saya sengaja pilih cerita Romeo & Juliet yang klasik kan dan sudah familiar dengan jalan ceritanya. Secara gitu Shakespeare, live pula. Kalau gak tahu ceritanya bisa2 saya bengong kan.

Si penyelenggara gak cuma mainkan cerita Romeo & Juliet, ada cerita2 lainnya yang mereka gantian mainkan

Yang saya senang dari lokasi ini adalah;

1. Gratis

2. Tempat duduk tersedia banyak, selain tempat duduk taman, meja piknik, pengunjung juga bisa bawa kursi lipat sendiri dan pilih lokasi

Panggung dan tempat duduk

3. Ada toilet di taman. Bukan cuma portable potty

4. Ada truk2 makanan buat pengunjung beli makan. Dan meskipun ada truk makanan banyak pengunjung yang bawa makanan minuman sendiri.  Dan truk makanan ini gak selalu sama. Hari ini truk makanannya burger, mediteranian dan cheese cake

Truk Makanan

5. Buat yang suka minum, ada bar

6. Boleh bawa anjing.

Kualitas pertunjukkan nya gimana?

Setiap pemain punya microphone masing2, jadi lumayan kedengeran.

Karena saya belum pernah nonton pertunjukkan tipe seperti ini, jadi saya gak terlalu tahu masalah kualitas pemain sih ya.

Yang jelas sih saya senang2 saja. Nonton pertunjukkan seni selalu menarik.

Mas Romeo lagi ngerayu Juliet
Acara dansa dansi
Mas Romeo ketemu Juliet
Suit..suit..Mas Romeo cipokan sama Juliet

Dan juga saya lihatnya, dengan kita pergi ke acara2  seperti ini, pikiran / otak kita dibuka untuk mengalami sesuatu yang beda dengan kegiatan sehari2, yang konon bagus buat kesehatan otak.

Gak ada ruginya kan? Gratis. Terhibur. Bikin wawasan lebih luas!

Mati Listrik!

Jam 2.20 an, hari ini lagi asik2 dengerin lagu di TV, eh koq lampu kamar mandi kedip2 ya? Beberapa detik kemudian..blas…mati.

Lhaaa…mati listrik??? Yang bener?! Sejak tinggal di sendiri, saya gak pernah ngalami mati listrik. Memang Alhamdulillah daerah saya lumayan jarang kena mati listrik meskipun habis kota habis kena badai..

Memang semalam, kota saya kena hujan besar dengan angin kencang 80 mil/jam. Saya pas lagi gak di rumah. Badainya cuma 20 -30 menit.

Tapi pas kita keluar, berasa gimana kencangnya itu angin.  Pagi2 pas kita jalan olah raga  ke taman dekat rumah..wuih pohon2 tumbang di sekeliling taman.

Ini pohon batangnya kelihatan besar loh, tapi tumbang
Gak kena si lampu,🫢

Lha..badai kemarin koq mati lampunya sekarang? Yang paling repot masalah isi kulkas kan??!

Saya keluar, tetangga juga pada keluar, nanyain hal yang sama.

Cek peta mati listrik . Waduh..memang sekomplek dan sekitar kita mati. Pas saya text buat cek kondisi..jawabannya

Haaaa??!! Listrik baru nyala lagi hari Rabu??? Gimana makanan2 ??

Cek tempat anak tinggal. Oh ternyata tempat mereka gak mati. Ya sudah berarti bisa kasih makanan ke dia.

Cek tempat kerja (ada kulkas soalnya). Mereka aman. Ok. Langsung aku text bos. Kasih tahu kondisi.

Cek teman yang suaminya kerja di perusahaan listrik. Dia mau bawain aku cooler gede buat masukkin makanan, buat bawa ke tempat teman saya di kota yang listriknya gak mati.

Langsung ngepak laptop buat kerja, baju buat kerja di tempat kedua.

Jam  4 lampu nyala!!! Pas temen saya juga dateng dengan cooler nya!! Seperti ya mati lampu daerah kita buat memperbaiki daerah2 yang lebih parah.

Puiiih…Alhamdulillah banget!! Saya jadi gak usah ngerepotin orang ngungsi ke sana ke mari.

Saya text teman kerja yg juga tinggal di Louisville. Ya ampun dia juga kena mati lampu dan belum nyala lagi!

Saya tawarin dia buat kerja di tempat saya kalau dia mau (kita kerja dari rumah).

Karena saya berasa banget paniknya pas listrik mati. Bingung makanan. Bingung mau kerja gimana. Bingung tidur gimana?

Sekali lagi Alhamdulillah bangettt..mati listrik tempat aku gak lama2.

Beneran ih…hidup sendiri itu susah juga ya?!!

Belajar dari teman saya, dia bilang kalau dia langsung beli es beberapa kantong yang lalu dia taruh di kulkas, buat mendinginkan makanan sementara.

Repot banget yaaa kalau listrik mati!

Semoga temen2 gak ada yang harus mengalami mati listrik lama.!

Tidak Seindah Yang Dibayangkan

Apa tuh?

Ya  kehidupan imugran Indonesia di Amrik gitu…..

Maunya kan kita berfikir kalau tinggal di Amrik itu

Asik punya pasangan bule, kaya, romantis, bisa jalan2, punya anak blasteran pasti kece, gak usah kerja, kalau tho kerja gaji dolar dong.

Imajinasi tersebut juga didukung dengan postingan2 di berbagai media sosial kan.

Foto2 sana sini di tempat plelisiran. PDA, pamer barang2 yang dibelikan pasangan dari mulai tas LV sampai mobil Porsche. 

Karena memang yang “laku” ya hal2 seperti itu juga kan?

Saya pun pas kawin sama orang bule Amrik ya gak mikir yang susah2. Meskipun saya gak mikir segitunya, tapi memang jujur saya gak “ngeh” akan kesulitan2 yang akan saya alami.

Nah makanya disini saya mau cerita tanpa tedeng aling2 tentang hal2 yang gak selalu manis dan bahkan seringkali menyakitkan.

Teman2 siap bacanya?

Yukkk….

MUDIK KE INDONESIA ITU TIDAK DIJAMIN

Maksudnya? Ya tidak semua dari kita bisa selalu mudik teratur.

Loh gimana? Kan mau tengok keluarga? Orang tua? Iya bener. Idealnya mudik setiap tahun gitu kan? 3 bulan lamanya.

Saya gak bilang kalau itu mustahil loh ya. Saya pribadi kenal beberapa orang Indo yang bisa mudik ke Indo ibarat pergi ke Bandung dari Jakarta.

Tapi kalau saya lihat2, golongan seperti itu cuma segelintir. Kebanyakan ya gak bisa.

Selain saya sendiri juga mengalami kenyataan ini, saya perhatikan banyak teman2 lain mengalami hal yang sama juga.

Banyak hal ya yang bikin kita gak bisa mudik segampang itu.

Masalah klasik pertama ya soal duit lah. Lagi2 kenyataannya pasangan bule kita gak semuanya tajir atau pintar kelola uang atau rela menghabiskan uang buat mudik si pasangan Indo.

Contoh saya. Sudah di Amrik 18 tahun lebih, saya cuma bisa mudik 2 kali. Dan semuanya saya harus nabung jauh2 hari.

Mudik pertama, anak masih bayi, tiket masih murah. Semua gaji kerja 3 bulan saya simpan buat beli tiket.

Mudik kedua, beli tiket itu dari hasil kerjaan saya yang kedua. Saya minta jam kerja di tambah dan seluruh pemasukan ya buat beli tiket.

Saya bisa kumpulkan SELURUH gaji karena saat itu saya ada pasangan yang membayar biaya kehidupan sehari2.

Kebayang kan kalau kita nya lajang atau orang tua tunggal. Atau punya anak banyak.  Berarti harus beli tiket lebih banyak dong.

Dan juga pengeluaran bukan cuma di tiket saja kan? Harus mikir biaya pas di Indonesia juga.

Gak semua dari kita punya keluarga di Indonesia yang bisa buat tempat menginap atau traktir kita selama di Indo kan. Artinya harus mikir biaya akomofasi, transportasi, makan, hiburan.

Masalah klasik kedua adalah waktu.

Kalau kitanya tidak kerja kantoran, mau cuti berbulan2 ya gak masalah ya. Tapi kalau kita pribadi ataupun pasangan kita kerja, rata2 pegawai disini cuma dapat libur 2 minggu.

Belum lagi kalau punya anak2 usia sekolah, kita harus atur waktu pas mereka libur sekolah. Yang berarti juga harga tiket bisa jadi lebih mahal, karena pas musim liburan.

Mau ambil cuti lebih dari 2 minggu mungkin bisa kalau kita sudah bekerja bertahun2, beberapa perusahan memberikan jatah luburan lebih banyak atau bisa juga ambil cuti tapi resikonya gak dibayar. (Di Amrik , beberapa perusahaan memperbolehkan pegawainya mengambil unpaid leave artinya ya boleh cuti tapi gak digaji)

Mudik kedua kali karena saya kerja dan anak usia sekolah, saya cuma bisa pulang 2 minggu. Saat itu anak saya masih di SD, jadi bolos 2 minggu masih gak “ngefek” lah.

Itu pun saya harus minta ijin dari sekolah anak saya.

Masalah2 lainya?

Dua hal diatas sik yang paling utama kalau saya perhatikan. Kendala2 lain yang mungkin kita2 hadapi bisa dari pasangan yang gak memperbolehkan kita pergi sendiri sementara ybs gak mau pergi bareng kita.

Alasan phobia lah, cemburu lah. Bahkan ada loh saya pernah dengar cerita kalau pasangan si bule gak suka kalau kitanya mudik. Jadi dilarang gitu? Sedih kan?

Jadi gimana dong kalau saya mau mudik teratur?

Saran saya

Kalau belum nikah nikk..coba diskusikan masalah mudik ini. Lihat reaksi si bule.

Kalau sudah nikah dan tinggal di Amrik, ya  ya menabung lah.

Kalau teman2 bekerja, coba nabung minimal $50 tiap gajian.

Kalau teman2 ibu rumah tangga , punya akses ke rekening bersama ya sama, nabung juga. Sisihkan tiap kali pasangan yang bekerja gaijan.

Sekian dulu tulisan saya kali ini.

Kenyataan2 pahit lainnya akan dilanjutkan si tulisan berikutnya yaaaa….

Bergaya Buat Siapa

Ngaku saja deh, saya suka berpakaian apik, bergaya lah istilahnya.

Kalau dilihat2 sik bukan “bawaan orok” ya, tapi bertahap gitu, saya jadi senang dengan styling dalam berpakaian.

Mungkin juga ada pengaruh dari melihat almarhum ibu saya setiap beliau pergi ke kantor, saya melihat beliau memilih baju, perhiasan dari mulai sapu tangan, anting2, kalung, tas dan sepatu.

Sekarang saya ikut akun2 gak perempuan gak laki2 di Instagram buat belajar cara styling.

Saat ini boleh dibilang saya sudah tahu lah apa yang cocok dan apa yang tidak cocok dengan bentuk badan saya.  Gak selalu sik, mungkin ya 80%.

Saya bukan penganut paham berpakaianlah sesuai umur, tapi lebih berpakaianlah sesuai acara, cuaca/kondisi lapangan gitu

Mau bertamu ke tempat teman yang bersuami ya gak mungkin saya pakai celana pendek yang minim. Meskipun badan saya keren kayak JLo misalnya, ya gak sopan aja menurut standar saya ya.

Ke kantor ya teman2 gak akan lihat saya pakai celana jogger atau legging atau hoodies. Meskipun banyak teman2 yang pakai , saya tetap ogah. Karena ya buat standar saya, gak oke saja.

Gak bohong , kadang saya suka berpkaian ‘ekstra’. Mau kerja di toko saja, milih baju ribet. Ya buat saya gak apa2? Karena memang saya akui ya saya senang dress up juga.

Banyak orang berpikir kalau seseorang , terutama wanita, alasan mereka berdandan adalah buat dilihat lawan jenis?

Terus terang saya mah bukan itu alasannya.

Alasan saya berpakaian apik adalah kepuasan diri, I dress up cause I like to feel good about myself

kalau tho mau dilihat, lebih ke dilihat sama wanita2 lain , masalah dilihat cowok mah gak penting lagiiiiiijj

Nonton Balet Yuk!

Seumur2, baru tahun 2022 lalu saya nonton balet.

Salah satu dari banyak hal yang saya janji ke diri saya sendiri adalah beranikan mencoba hal2 baru yang saya gak pernah jalani. Bahkan hal2 yang saya mungkin gak tertarik, saya janji ke diri sendiri kalau saya tetap mau coba.

Pas di Indonesia saya gak pernah nonton balet  Saya tahu ada sanggar balet Namarina, tahu pebalet Indo yang beken jaman itu, Linda Hoemar. Kalau ada pertunjukkan balet pasti di Gedung Kesinian Jakarta di kota. Sudah itu saja tahunya.

Nah pas pindah ke Amrik juga gak jadi nonton balet langsung sik, karena gak kepikiran saja. Kota pertama saya di Amrik kota kecil dan juga saya punya anak kecil. Masih sibuk urus anak dsb.

Baru di tahun 2022, itu pertama kalinya saya pergi nonton balet

Pertunjukkan balet pertama yang saya tonton itu yang organisir Louisville Ballet Company.

Cerita yang diadaptasi adalah cerita Sleeping Beauty. Lokasi pertunjukkan di teater Brown , teater lama dan bersejarah di kota saya.

Pertunjukkan balet kedua yang saya tonton itu Nutcracker di akhir tahun 2023. Biasa kan acara liburan natal, tahun baru cerita Nutcracker pasti keluar.

Panggung Nutcracker

Pertunjukkan balet ketiga yang saya hadiri itu di selenggarakan oleh World Ballet dengan mengambil cerita Swan Lake. Lokasi pertunjukkan di teater Louisville Palace yang seperti Brown theater juga salah satu teater bersejarah di kota Louisville.

Di acara Sleeping Beauty dan Nutcracker penonton diberi buku, cuma di acara Swan Lake penonton di beri QR code yang isinya brosur digital  buat dibaca di telpon masing2.

Secara umum di semua pertunjukkan balet, pengunjung diberikan buku yang disinya untuk menjelaskan penonton adegan2 yang akan disajikan. Di buku ybs juga ada keterangan tentang semua penari balet dan tokoh yang mereka bawakan di pertunjukan.

Bukunya seperti ini:

Dari tiga kali nonton pertunjukkan balet, akhirnya  saya baru deh agak2 ngerti “gres” nya.

Ibarat nonton konser musik, terutama musik klasik, pengunjung tahu simponi2 apa yang akan dimainkan. Ada Mozart, Chopin, Beethoven dst. Yang mbedakan dan yang bikin pertunjukan musik iti beda ya dikeahlian pemain instrumennya.

Sama dengan pertunjukan balet. Biar ceritanya sama, classic western fairy tales tapi cara penyampaian cerita, koreografer, latar belakang musik, kostum, dekorasi panggung dan ya pastinya keapikkan penari2 baletlah yang bikin kita bisa kesengsem sama satu grup balet dibanding yang lain.

Contohnya.  Dari ketiga pertunjukkan balet yang saya nonton, saya paling kesengsem sama acara yang diselenggarakan sama World Ballet.

Ternyata World Ballet ya kelasnya memang lebih oke lah dibanding Louisville Ballet yang nyelenggarain 2 pertunjukkan balet yang saya tonton sebelumnya.

Panggung Swan Lake

Setelah 3 kali nonton acara balet ini tips dari saya

1. Pertunjukkan selalu mulai tepat waktu

2. Datang ke tempat acara minimal 30 menit sebelum acara mulai. Selain untuk mikirin: parkir, antrian masuk, beberapa penyelenggara menyediakan photo booth.

Saya mah pasti dong foto2 an.  Masalah  potret lucu2an ini ada yang gratis dan kita fikasih link buat ke foto dimana hasil foto ada bingkai dengan judul acara baletnya, ada yang pakai abang2 pemotret plus artis  yang mewakilkan tokoh utama di cerita , dimana kita harus bayar foto kita.

Pas di acara Swan Lake yang agak unik adalah sebelum pertunjukkan si pebalet pakai kostum putih, di tengah2 pertunjukkan saat istirahat si penari balet pakai kostum hitam.

Memang di cerita Swan Lake ada tokoh yang  berganti karakter gitu..

Foto booth Sleeping Beauty
Foto booth Swan Lake, pakai penari balet yang berdandan sebagai tokoh utama

Dan juga di Amrik, lumrah kalau di acara2 seperti ini ada jualan minuman ( Saya biasanya gak minum ya..secara gak ada teh botol 😉).

3 . Bacalah buku yang disediakan sama penyelenggara sebelum pertunjukkan dimulai. . Karena dengan membaca buku ini, kita jadi tahu lah apa yang lagi dimainkan di panggung.

4. Sebelum pertunjukkan mulai, ke toilet dulu gih..pipis.

5. Acara balet selalu ada jeda / rehat. Pengunjung bisa ke toilet, pesan minum atau ya foto2.😇

6. Pakai baju apa kak? Saya lihat2 pengunjung2 lain kebanyakan memang pakai baju cantik2 ya. Saya pribadi memang senang dress up jadi kalau ada acara2 seperti ini saya pilih pakai baju terusan. Yang jelas ya jangan pakai leggings/hoodies/sweatpants/sweatshirt kaliiii

Mau nonton balet lagi gak? Mau tapi mau cari pebalet lainnya.

Tapi secara pribadi saya lebih suka nonton Broadway ya? Lebih seru gitu?

Teman2 lebih pilih mana?

Balet?

Teater?

Orkestra?

Imut2 Atau Amit2?

Iseng2 lihat2 IG ketemu post ini.

Lagu di post ybs diambil dari lagi judulnya Try

Sebelumnya saya gak percaya ya kalau ada banyak perempuan yang melakoni apa yang lagu ini ceritakan. Karena saya gak pernah  tahu hal2 kayak gitu?

Selain saya orangnya agak2 tomboy lah istilahnya, saya gak ngerti kenapa perempuan harus sedemikan repotnya buat  laki2 mau sama kita?

Tapi ternyata memang ada sik perempuan yang rela melakukan sesuatu semata2 atas permintaan lelaki mereka.

Dari mulai operasi implant susu, bikin tato, pakai baju tertentu, rambut gak boleh dipotong, harus siaga 24 jam buat si laki, dan seterusnya

Lirik lagu Try

Ya terserah sih ya..istilahnya Not My Monkey Not My Circus

Yang saya keberatan adalah kalau perempuan2 tipe seperti ini menganggap kalau hal2 seperti ini itu “lumrah” , apalagi kalau dengar komentar  “aduh…suami/pacar/pasangan saya itu obses gitu deh sama aku” , “maklum posesif banget” seakan2 kelakuan seperti ini itu imut2/adorable.

Padahal ya…🚩🚩🚩🚩🚩🚩🚩🚩🚩🚩🚩