Imigran Ilegal

Ugh. Topik sensitif deh.

Dari mana ya saya mau mulai.

Jujur, bukan sekali dua kali saya mendapat email dari pembaca yang minta bantuan supaya bisa masuk ke Amerika ‘dengan cara apapun, yang penting saya bisa masuk di Amrik.

Di pesawat dari Jakarta ke Seattle tahun 2005,  ngobrol dengan anak Indo, jelas-jelas dia bilang ‘Saya pakai visa turis ni, Oom saya mau nampung saya sementara, tapi nanti saya mau menetap, tidak mau pulang’

Terus terang saya bingung dan malas menjawab pertanyaan ‘Bagaimana ya Mbak -caranya saya supaya bisa masuk ke Amerika, ilegal juga tidak apa-apa?’

Malas karena saya pribadi tidak suka ‘menghalalkan segala cara’ dalam urusan apapun.

Yang ada saya selalu harus menolak kalau ada yang minta ‘tolong’ tipe seperti ini.

Bingung karena saya tidak merasa Indonesia itu kondisinya amat sangat tidak mengenakkan sehingga penduduknya HARUS keluar dari Indonesia. Dan Amerika tidak selalu menjanjikan mimpi-mimpi indah gitu loh.

Saya tidak mengerti ‘keharusan’ pindah ke Amerika sehingga ibarat penyelundup, rela lompat dari kapal misalnya, atau memalsukan paspor…dan entah cara apalagi yang dicoba ….

Buat saya koq rasanya itu tidak menghormati negara yang akan ditinggali ya?

Ada memang beberapa kondisi ekstrim yang membuat seseorang rela melakukan hal apapun untuk pindah ke negara lain tanpa dokumen-dokumen resmi. Perang misalnya. Kelaparan. Bencana alam.

Atau memang situasi yang membuat status jadi berubah dari legal menjadi ilegal. Ditinggal tunangan, tidak punya uang buat balik ke tanah air, misalnya.

Hal-hal seperti itu saya masih bisa mengerti lah.

Tapi kalau semata-mata “bagaimana ya mbak caranya saya bisa tinggal di Amerika. Yang penting di Amerika”

Ya JANGAN LAH.

Bukan saya sok patuh hukum dan tidak pernah melanggar hukum ya…cuma saya sebagai imigran juga ‘kena getahnya’ loh dengan keberadaan imigran ilegal.

Sering kita (imigran) ya jadinya disamaratakan : semuanya ilegal. Semuanya tidak bayar pajak. Semuanya nyolong pekerjaan buat orang pribumi.  Semuanya tidak bisa bahasa Inggris, semuanya tidak berpendidikan.  Sama saja seperti menyamaratakan si A agamanya X artinya B.

Kesal juga kan?!

Mau tinggal di Amrik?

Belajar bahasa Inggris! Jangan terus beralasan bahasa Inggris saya belepotan. Basi ah.

Belajar punya keahlian tertentu : montir, mekanik,  tukang kayu (carpenter), penjahit (seamstress), dandanin orang, memasak (culinary, chef).

Coba ikutan lotere Green Card.

Dan…mmm..jangan lagi tanya saya Bagaimana cara masuk ke Amrik secara ilegal ya!

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s