budaya

Keriaan Halloween 2024

31 Oktober.

Harinya orang’orang berkostum ria. Dari mulai yang nyeremin sampai yang kocak. Dari mulai yang beli kostum jadi sampai yang super kreatif bikin sendiri.

Halloween ini salah satu hal yang saya adaptasi sejak tinggal di Amrik. Adaptasi dalam arti saya gak keberatan bawa anak saya pas dia kecil ke acara Trick or Treat. Gak keberatan bagikan permen ke anak2 dan dua tahun belakangan, gak keberatan ikutan berkostum ria.

Selain acara Trick or Treat, bulan Oktober itu bulannya si labu alias pumpkin. Akan banyak area2 pertanian yang bikin Pick Your Own Pumpkin, lomba menghias labu.

Di kota saya, bulan Oktober artinya mulai acara tahunan Jack O”Lantern Spectacular , acara bertiket dimana pengunjung akan berjalan di trail sepanjang kurang lebih 1 km yang dihiasi labu-labu yang diukir macam2.

Kalau mau tahu lebih lanjut tentang acara ini bisa ke situsnya. Kemarin juga ada postingan di IG yang kasih lihat dibalik layar acara ini

Seumur2 tinggal disini, baru kemarin saya akhirnya bisa lihat sendiri acara ini. Lucuk dan keren juga sik.

Jadi pengunjung jalan di trail di kiri dan kanan bisa mengagumi hasil karya seniman2.

Tema hiasan labu juga macam2: dinosaurus, binatang pemangsa (dari mulai nyamuk, harimau, beruang kutub, hiu pembunuh), kartun (Mario, Cookie Monster), tren kekinian, seni (ada Monalisa dan Starry Night gitu), film-film (ada Cars, Finding Nemo,Ratatouille Spiderman, Pirates of The Carribean, Harry Potter) .

Mau lihat foto2? Yuk tengok IG dibawah

Selain Jack O”Lantern, disini juga ada jalan pemukiman, Hillcrest yang sebagian besar rumah2 penduduknya dihiasi dekorasi2 Halloween.

Di beberapa tempat kerja gak jarang juga perusahaan membolehkan pegawainya pakai kostum saat bekerja.

Hari ini tempat kerja saya ada kontest kostum. Saya ogah beli kostum jadi kemarin2 cari ilham kostum apa yang bisa cuma pakai baju yang sudah saya punya. Tahun lalu saya jadi Wednesday Addams, modal baju terusan hitam, baju atasan putih , kepang dua. Tahun ini  saya jadi Rosie The Riveter, bermodal baju terusan denim, scarf merah dan sepatu boots lama.

Dan ternyata saya menang kontes loh! Tempat pertama kategori Best Overall Custome!

Teman2 gimana pengalaman Halloween tahun ini?

Shakespeare di Taman

Setiap tahun di kota Louisville, Kentucky ada acara yang namanya Shakespeare in the Park.

Bertahun2 saya tinggal disini baru kali ini saya datangi acara ini. Intinya ya pertunjukkan karya2 Shakespeare di panggung terbuka di taman kota, Central Park.

Saya sengaja pilih cerita Romeo & Juliet yang klasik kan dan sudah familiar dengan jalan ceritanya. Secara gitu Shakespeare, live pula. Kalau gak tahu ceritanya bisa2 saya bengong kan.

Si penyelenggara gak cuma mainkan cerita Romeo & Juliet, ada cerita2 lainnya yang mereka gantian mainkan

Yang saya senang dari lokasi ini adalah;

1. Gratis

2. Tempat duduk tersedia banyak, selain tempat duduk taman, meja piknik, pengunjung juga bisa bawa kursi lipat sendiri dan pilih lokasi

Panggung dan tempat duduk

3. Ada toilet di taman. Bukan cuma portable potty

4. Ada truk2 makanan buat pengunjung beli makan. Dan meskipun ada truk makanan banyak pengunjung yang bawa makanan minuman sendiri.  Dan truk makanan ini gak selalu sama. Hari ini truk makanannya burger, mediteranian dan cheese cake

Truk Makanan

5. Buat yang suka minum, ada bar

6. Boleh bawa anjing.

Kualitas pertunjukkan nya gimana?

Setiap pemain punya microphone masing2, jadi lumayan kedengeran.

Karena saya belum pernah nonton pertunjukkan tipe seperti ini, jadi saya gak terlalu tahu masalah kualitas pemain sih ya.

Yang jelas sih saya senang2 saja. Nonton pertunjukkan seni selalu menarik.

Mas Romeo lagi ngerayu Juliet
Acara dansa dansi
Mas Romeo ketemu Juliet
Suit..suit..Mas Romeo cipokan sama Juliet

Dan juga saya lihatnya, dengan kita pergi ke acara2  seperti ini, pikiran / otak kita dibuka untuk mengalami sesuatu yang beda dengan kegiatan sehari2, yang konon bagus buat kesehatan otak.

Gak ada ruginya kan? Gratis. Terhibur. Bikin wawasan lebih luas!

Nonton Balet Yuk!

Seumur2, baru tahun 2022 lalu saya nonton balet.

Salah satu dari banyak hal yang saya janji ke diri saya sendiri adalah beranikan mencoba hal2 baru yang saya gak pernah jalani. Bahkan hal2 yang saya mungkin gak tertarik, saya janji ke diri sendiri kalau saya tetap mau coba.

Pas di Indonesia saya gak pernah nonton balet  Saya tahu ada sanggar balet Namarina, tahu pebalet Indo yang beken jaman itu, Linda Hoemar. Kalau ada pertunjukkan balet pasti di Gedung Kesinian Jakarta di kota. Sudah itu saja tahunya.

Nah pas pindah ke Amrik juga gak jadi nonton balet langsung sik, karena gak kepikiran saja. Kota pertama saya di Amrik kota kecil dan juga saya punya anak kecil. Masih sibuk urus anak dsb.

Baru di tahun 2022, itu pertama kalinya saya pergi nonton balet

Pertunjukkan balet pertama yang saya tonton itu yang organisir Louisville Ballet Company.

Cerita yang diadaptasi adalah cerita Sleeping Beauty. Lokasi pertunjukkan di teater Brown , teater lama dan bersejarah di kota saya.

Pertunjukkan balet kedua yang saya tonton itu Nutcracker di akhir tahun 2023. Biasa kan acara liburan natal, tahun baru cerita Nutcracker pasti keluar.

Panggung Nutcracker

Pertunjukkan balet ketiga yang saya hadiri itu di selenggarakan oleh World Ballet dengan mengambil cerita Swan Lake. Lokasi pertunjukkan di teater Louisville Palace yang seperti Brown theater juga salah satu teater bersejarah di kota Louisville.

Di acara Sleeping Beauty dan Nutcracker penonton diberi buku, cuma di acara Swan Lake penonton di beri QR code yang isinya brosur digital  buat dibaca di telpon masing2.

Secara umum di semua pertunjukkan balet, pengunjung diberikan buku yang disinya untuk menjelaskan penonton adegan2 yang akan disajikan. Di buku ybs juga ada keterangan tentang semua penari balet dan tokoh yang mereka bawakan di pertunjukan.

Bukunya seperti ini:

Dari tiga kali nonton pertunjukkan balet, akhirnya  saya baru deh agak2 ngerti “gres” nya.

Ibarat nonton konser musik, terutama musik klasik, pengunjung tahu simponi2 apa yang akan dimainkan. Ada Mozart, Chopin, Beethoven dst. Yang mbedakan dan yang bikin pertunjukan musik iti beda ya dikeahlian pemain instrumennya.

Sama dengan pertunjukan balet. Biar ceritanya sama, classic western fairy tales tapi cara penyampaian cerita, koreografer, latar belakang musik, kostum, dekorasi panggung dan ya pastinya keapikkan penari2 baletlah yang bikin kita bisa kesengsem sama satu grup balet dibanding yang lain.

Contohnya.  Dari ketiga pertunjukkan balet yang saya nonton, saya paling kesengsem sama acara yang diselenggarakan sama World Ballet.

Ternyata World Ballet ya kelasnya memang lebih oke lah dibanding Louisville Ballet yang nyelenggarain 2 pertunjukkan balet yang saya tonton sebelumnya.

Panggung Swan Lake

Setelah 3 kali nonton acara balet ini tips dari saya

1. Pertunjukkan selalu mulai tepat waktu

2. Datang ke tempat acara minimal 30 menit sebelum acara mulai. Selain untuk mikirin: parkir, antrian masuk, beberapa penyelenggara menyediakan photo booth.

Saya mah pasti dong foto2 an.  Masalah  potret lucu2an ini ada yang gratis dan kita fikasih link buat ke foto dimana hasil foto ada bingkai dengan judul acara baletnya, ada yang pakai abang2 pemotret plus artis  yang mewakilkan tokoh utama di cerita , dimana kita harus bayar foto kita.

Pas di acara Swan Lake yang agak unik adalah sebelum pertunjukkan si pebalet pakai kostum putih, di tengah2 pertunjukkan saat istirahat si penari balet pakai kostum hitam.

Memang di cerita Swan Lake ada tokoh yang  berganti karakter gitu..

Foto booth Sleeping Beauty
Foto booth Swan Lake, pakai penari balet yang berdandan sebagai tokoh utama

Dan juga di Amrik, lumrah kalau di acara2 seperti ini ada jualan minuman ( Saya biasanya gak minum ya..secara gak ada teh botol 😉).

3 . Bacalah buku yang disediakan sama penyelenggara sebelum pertunjukkan dimulai. . Karena dengan membaca buku ini, kita jadi tahu lah apa yang lagi dimainkan di panggung.

4. Sebelum pertunjukkan mulai, ke toilet dulu gih..pipis.

5. Acara balet selalu ada jeda / rehat. Pengunjung bisa ke toilet, pesan minum atau ya foto2.😇

6. Pakai baju apa kak? Saya lihat2 pengunjung2 lain kebanyakan memang pakai baju cantik2 ya. Saya pribadi memang senang dress up jadi kalau ada acara2 seperti ini saya pilih pakai baju terusan. Yang jelas ya jangan pakai leggings/hoodies/sweatpants/sweatshirt kaliiii

Mau nonton balet lagi gak? Mau tapi mau cari pebalet lainnya.

Tapi secara pribadi saya lebih suka nonton Broadway ya? Lebih seru gitu?

Teman2 lebih pilih mana?

Balet?

Teater?

Orkestra?