Month: June 2015

Selingan : Memotret Jahil

Kemarin itu waktu saya lagi di Tampa, Florida, di sekitar hotel banyak melihat belalang gendut-gendut!! (besar-besar gitu maksudnya).

Setelah pertama kali gagal motret si belalang ( kejauhan), melihat foto peserta lain koq kelihatan lebih keren, saya berketetapan untuk mencari si belalang untuk di potret lagi.

Jadilah hari terakhir saya di hotel, iseng-iseng saya nyari si belalang untuk di potret, dan dapat lah potret-potret ini.

Gimana? Keren juga ya?

DSCN1502 DSCN1500 DSCN1503 RSCN1514

Aktifitas Untuk Anak Di Musim Panas (Summer Camp)

Terus terang setiap musim panas saya kebingungan, bingung cari kegiatan untuk anak semasa liburan sekolah, maklum saya dan suami dua-duanya kerja. Meskipun saya kerja paruh waktu, sehari sekitar 6 jam, si anak yang jelas belum (tidak) bisa ditinggal bengong  sendiri di rumah, terutama waktu dia masih relatif kecil.

Tahun-tahun pertama si kecil masuk usia sekolah, tidak bohong kalau boleh dibilang kita ‘bokek’ selama musim panas. Summer camp itu yang jelas tidak murah! Lumayan banyak memang pilihan, tapi yang sesuai kantong, waduh, boleh dibilang sedikit.

Kami pernah coba summer camp di lokasi sekolahan, summer camp di lokasi YMCA, summer camp di tempat anak berlatih bela diri.

Tahun pertama si kecil di summer camp (dia kelas 1 SD, naik kelas 2, umur 6 tahun), ybs masing menikmati, selain karena lokasinya di sekolah dia sendiri,pengasuh-pengasuhnya juga ramah-ramah dan berpendidikan dan  juga karena cukup banyak kegiatan di luar, seperti berenang di fasilitas YMCA, jalan-jalan ke taman air pancuran, jalan-jalan ke kebun binatang, jalan-jalan ke kolam berenang di luar kota dll.

Tahun kedua, dia mulai bosan, memang lokasinya berbeda dengan lokasi tahun pertama, jadi dia kurang familiar dengan rekan-rekan sebayanya.

Saya sendiri juga kurang puas dengan mutu pengajarnya, terkesan bloon, kurang perhatian dan cuma sibuk ber-selfie waktu saya lihat foto-foto yang di unggah di facebook.

Tahun ini boleh agak beda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Anak sudah lumayan cukup besar dan mandiri, dan tempat tinggal kami sangat dekat dengan tempat kerja saya, kita putuskan anak tidak partisipasi dalam summer camp setiap minggunya dan juga kita pilih summer camp dari institusi yang berbeda-beda.

Salah satu summer camp yang kita pilih tahun ini adalah summer camp yang diselenggarakan oleh boy scout si anak. Boleh dibilang ini summer camp yang paling ‘bermutu’ dan juga sepadan dengan harganya.

Anak-anak bermain di luar seharian, kegiatannya juga bermacam-macam, ada belajar memanah, belajar menembak dengan senjata berpeluru pelor (BB gun), belajar menurunkan bendera, dan lain-lainnya yang boleh dibilang sangat boyish ya namanya juga dari boyscout ya? 😉

Tidak ada yang namanya main komputer, atau terkukung di ruangan selama berjam-jam seperti yang saya lihat di camp yang pernah dia lakoni sebelumnya.

Setiap saya jemput si anak selalu ada yang dibicarakan dengan semangatnya. Senang melihat dia aktif dan berkumpul dengan sesama anak-anak laki sebayanya.

Sekedar berbagi, ini beberapa hal yang saya pertimbangkan sebelum memilih summer camp:

  1. Lokasi – saya selalu pilih lokasi yang dekat dengan rumah atau tempat kerja, pertimbangannya kalau ada masalah, saya atau suami akan mudah datang ke lokasi.
  2. Harga dibanding dengan kegiatan : kalau anggaran tidak terbatas, harga tidak jadi masalah ya. Tapi buat kami pribadi, kami cuma mampu untuk membayar camp sekitar $100-$200, untuk $200 yang jelas tidak mungkin kita lakoni setiap minggu
  3. Durasi camp ,kami harus pilih camp yang sesuai dengan jadwal kerja. Ada beberapa camp yang kami sangat tertarik, tapi sayangnya waktu camp (11 pagi hingga 4 sore), sulit untuk saya ataupun suami untuk mengantar & menjemput si kecil.
  4. Jadwal kegiatan sehari-hari : saya sungguh tidak puas dengan salah satu institusi penyelenggara camp, masa’ di jadwal kegiatan tercantum kunjungan ke lokasi X yang intinya cuma ruangan terbuka, atau cuma tercantum ‘nonton film’ (bukan di bioskop). Hal lain yang saya pelajari adalah meskipun penyelenggara camp sama dan harga camp sama, tapi di lokasi yang berbeda, jadwal jalan-jalan (field trip) akan sangat berbeda, karena si kepala camp di lokasi lah yang menentukan tujuan-tujuan field trip untuk lokasi mereka. Tahun kedua si kecil ikutan camp di lokasi sekolah, saya sempat bandingkan jadwal kegiatan di lokasi dia dan di lokasi lain. Waduh beda banget! untungnya lokasi yang kita pilih waktu itu menawarkan field trip yang lebih seru dibanding lokasi lainnya.
  5. Pengasuh camp : Paling males kalau ketemu pengasuh camp yang terlihat tidak ramah, tidak peduli dengan anak-anak. Pengalaman pribadi ketemu dengan pengasuh seperti ini, saya tidak sungkan sungkan mengutarakan keberatan/kejengkelan saya di survei yang mereka kirim di email.

Intinya ya kita sebagai orang tua harus pandai-pandai memilih camp, karena beberapa camp ada yang super komersil tapi kurang bermutu, ada camp yang terjangkau namun menawarkan aktifitas yang cukup beragam.

Kalau boleh milih sih ya..mending saya jadi ibu RT saja dan menghabiskan waktu dengan si kecil selama musim panas, apa boleh buat, saat ini belum memungkin kan.

Buat ibu-ibu yang tidak perlu repot memilih dan bisa menemani anak-anak selama musim liburan , bersyukurlah, enteng di kantong yang jelas.

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Ketiga -Hari ‘Tuk Berpesta!

Kamis, 11 Juni 2015.

Ah! Hari terakhir di Tampa sebelum balik ke kota asal besok.

Hari ini adalah acara bebas peserta dan malam penghargaan.

Peserta boleh memilih antara :

  1. Bermain golf
  2. Ambil paket pijat, manicure atau pedicure di spa hotel
  3. Ke Aquarium
  4. Ke Busch Garden
  5. Deep Sea Fishing

Memang saya agak geblek, memilih aktifitas #5, habis pikir saya, pilihan lainnya lebih seru kalau dilakoni dengan anak, jadi ya saya pilih aktifitas yang ‘selfish’ lah, biar si anak tidak iri,

Jam 9 rombongan berangkat menuju tujuan.

Ternyata saya salah perhitungan. 30 menit pertama saya masih kuat di goncang laut ke kiri dan ke kanan. Lalu saya putuskan untuk makan siang. Well. Salah besar. Ternyata perjalanan masih jauh sebelum kita berhenti di tengah laut, yang ada saya mabok laut. Rekan-rekan lain sudah banyak yang mulai tepar dan muntah, tadinya saya pikir saya tidak ada muntah. Di beri tahu kru kapal untuk coba pindah ke belakang perahu, waaaaaah..gara-gara mencium bau gas dari perahu, ditambah bau rokok, yang ada saya tambah mual daaaaaan muntahlah saya. 😦

Ya sudah, terpaksalah di aktifitas kali ini, saya tiduran saja. Sebel juga sih karena tidak bisa ‘nampang’ kalau saya berhasil menangkap ikan..apa boleh buat, ternyata perut tidak kuat.

Balik ke hotel, buru-burulah saya mandi dan berdandan apik untuk menghadiri malam penghargaan.

Acara lagi-lagi dibuka dengan sajian cocktail, saya karena sudah ‘mabok’ duluan, cuma minum soda biasa. Jam 6 kita masuk ke ruang makanan. Grup KY/SO IN dapat meja dekat dari panggung : 12-13-14. Artinya kita semua bakalan cepat dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan.

DSCN1481

DSCN1482

Benar saja, sekitar 30 menit, tibalah giliran kit ina.

Waktu giliran nama saya dipanggil, duh, bangga sekali hati ini! Satu-satunya orang Indonesia loh dan pekerja paruh waktu yang mendapat penghargaan ini!!

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Kedua

Rabu, 10 Juni 2015

Hari kedua!

Dimulai dengan sarapan pastinya! Berhubung setelah sarapan selalu diikuti dengan acara bisnis, jadilah saya kudu bangun pagi-pagi, dandan nan apik seperti layaknya mau pergi kerja. (kalau boleh pilih sih maunya sarapan pakai piyama wae!!, tapi apa boleh buat ?!)

Setelah sarapan, dimulailah acara bisnis sesuai dengan jadwal. Terus terang acara kali ini agak-agak monoton dan tidak seseru acara kemarin. Meskipun demikian tetap saja lebih nyaman disini, dibanding di tempat kerja biasa karena disini peserta diberikan makanan kecil dan minuman ringan di jeda waktu istirahat dan makan siang komplit. Sambil mendengarkan ceramah, ini tangan dan mulut sibuk mengunyah.

Waktu makan siang, ada peserta lain yang menegur saya, dia bilang nama saya familiar, saya juga sejak kemarin sempat melihat dia (dan namanya). Saya langsung ‘nyambung’ – kamu dari mana? ternyata dia dari Malaysia. Senang juga bertemu rekan serumpun!! Jadilah kita ngobrol ngalor ngidul dengan bahasa Melayu. hi..hi..hi..lucu ya?

(ini juga yang membuat saya bangga dengan perusahaan tempat saya bekerja, saya benar-benar melihat keragaman dari pegawai-pegawai yang hadir di acara ini)

Jam 4, acara selesai, saya langsung ngacir ke kamar untuk ganti baju dan siap-siap menghadiri pesta bertema Bajak Laut.

Modal saya cuma kaos garis-garis merah putih, celana panjang hitam, ikat pinggang gede, bandana dan anting-anting bulat.

IMG_20150613_000955

Waktu turun ke lobi, waduh heboh!! peserta lain banyak yang lebih keren kostumnya! Dari wilayah saya, cuma saya dan satu orang rekan lainnya yang berdandan ala bajak laut. Seru juga melihatnya!

Dari hotel kita dibawa ke Stadium Raymond James. Tidak nyangka kalau perusahaan (& penyelenggara acara) benar-benar serius melakoni pesta tema ini. Di stadium kita bisa ambil berbagai jenis topi bajak laut, pedang, kumis palsu, kalung-kalung berbagai warna, hiasan ini itu, tato, artis-artis berpakaian ala bajak laut dan tempat foto segala!!

Saya yang ada ambil topi bajak laut, pedang dan beberapa tato…hi…hii..hii seru saja rasanya.

Di pesta ini, peserta benar-benar diajak ‘berpesta’, ada live music, lantai dansapertunjukan oleh para pejabat tinggi perusahaan yang asli kocak habis! makanan ‘ringan’ tapi mengenyangkan dan minuman beralkohol yang tidak putus putus.

Di layar kecil di panggung, diperlihatkan foto-foto setiap peserta dari wilayah masing-masing. Saya berhasil merekam video waktu giliran wilayah saya ditampikan. Bisa dilihat disini.

Saya mah kurang hobi berpesta, jam 10 sudah balik ke hotel lagi. Dengar-dengar dari peserta lain, ada sekelompok peserta yang berpesta hingga jam 3 pagi! weleh-weleh!? 😉

Pulang pesta, saya telpon ke rumah sebentar lalu langsung tidur untuk siap-siap ke acara bebas besok!!

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Pertama

Seru. Senang. Bangga.

Itu yang saya rasakan selama saya di Tampa, Florida. Senang karena perusahaan, penyelenggara acara, petugas hotel sangat memanjakan kita semua! Seru karena banyak acara yang asik, dan bangga karena bisa datang ke acara ini.

Di tulisan saya kali ini, saya akan ceritakan bagaimana hari-hari saya di Tampa.

Selasa, 9 Juni 2015

Walah! Saya terbangun jam 5:45am! haduh!! bisa telat ini! pesawat saya dijadwalkan berangkat jam 7:35 am. Langsunglah saya mandi secepat kilat, dan membangunkan suami dan anak saya. Untung saya memang sudah mengepak barang-barang sejak jauh-jauh hari. Jam 6:10 am kita melaju ke airport. Sampai di bandara itu jam 6:35 am, ada sedikit antrian di bagian tiket.  Sambil manyun saya antri, eh orang di depan saya ada sedikit masalah, halaah…….bisa telat ini??!!! tapi untunglah saya tidak usah menunggu terlalu lama, nama saya sudah tercantum dan tidak ada masalah apapun dengan tiket saya.

DSCN1429

Gedabrukaan saya ngibrit masuk ke check-in, harus melewati gerbang pemeriksaan dulu! Tadinya saya sudah senang karena dapat antrian pendek, eh ternyata saya kudu diperiksa fisik dulu gara-gara mesin penidai ‘mencurigai’ sesuatu di saya. Jadilah saya harus diperiksa 3 kali oleh petugas TSA, gara-garanya sih karena ristleting di celana panjang saya yang membuat si mesin berdering. (dalam hati, tidak lagi-lagi deh pakai celana gaya ke bandara kalau jadinya harus diperiksa sama petugas TSA berkali-kali).

Selesai, saya langsung ngacir ke gerbang masuk ke pesawat, di situ saya lihat antrian orang-orang sudah mulai memendek, phew! lega! untunglah saya belum kelewatan untuk masuk ke pesawat.

Yang lucu, armada penerbangan yang saya pakai ini Southwest, saya tidak ngeh kalau sistem Southwest tidak ada penentuan tempat duduk. Di tiket tertulis 53B, saya pikir ya di deretan belakang lah. Eh tahu-tahu ada penumpang yang bilang ‘Mau duduk disini?’ Tidak pikir saya bilang ‘OK’.

Untung jugalah saya bilang OK, karena memang sistem Southwest siapa cepat dia dapat. Ada beberapa penumpang yang kudu balik ke deretan depan karena di bagian belakang sudah tidak ada tempat duduk kosong lagi.

Wis.

Waktu penerbangan dari kota saya ke Louisville cukup pendek, hanya 1 jam. Sesampai di bandara di Tampa saya langsung ambil bagasi dan gabung dengan teman-teman kerja dari kantor cabang lainnya, kira-kira total kami semua itu ada 15 orang.

Setelah semua diabsen oleh penyelenggara acara, dan sudah komplit, kita naik bis menuju ke hotel. Butuh waktu 1 jaman dari bandara ke hotel. Hotel yang dipilih oleh perusahaan untuk acara kali ini adalah hotel bernuansa peristirahatan (bukan bisnis): Saddlebrook.

Di hotel, kita masing-masing diabsen dan di beri paket yang isinya acara selama 3 hari kita di Tampa. Dari situ kita langsung cek in ke kamar masing-masing.

Kamar tempat saya tinggal sangat luas, 2 kamar tidur dengan kamar mandi dan televisi masing-masing, dapur lengkap dengan kompor, kulkas, mesin cuci piring, ruang makan, ruang tamu dan balkon.

Setelah tiba di kamar, saya langsung bongkar koper. gantung baju-baju supaya tidak kusut, menggelar alat-alati penghias wajah dan siap- siap untuk makan siang.

Untuk makan siang kali ini, kita disajikan dengan sistem buffet. Ada 3 pilihan sandwich, salad dan makanan penutup. Lengkaplah pokoknya!

Makan Siang Hari Pertama

Makan Siang Hari Pertama

Selesai makan kita langsung ada sesi bisnis. Sesi bisnis kali ini ada hubungannya dengan program anak-anak usia pra sekolah yang perusahaan saya kembangkan. Buat saya yang memiliki anak relatif masih muda, program ini amat berkena di hati dan mudah ‘nyambungnya’ karena saya sendiri mengalami memiliki anak-anak usia prasekolah.

Di sesi ini peserta diajak berfikir seperti anak-anak : tanpa beban, tanpa prasangka, ada adanya. Di sesi ini peserta diajak memonton video ‘Caine Arcade‘ . Duh, sampai terharu saya menontonnya. Coba deh teman-teman lihat sendiri videonya. Saya jamin membuat teman-teman bersyukur dan ‘malu’ , malu karena sebagian besar dari kita (orang tua), secara sengaja tidak sengaja menghalangi kreativitas anak-anak kita sendiri, atau malu karena sebagian besar dari kita terlalu mengandalkan permainan komputer untuk ‘menghabiskan’ waktu si kecil.

Selain menonton video si Caine, peserta juga diberikan tantangan-tantangan tertentu dalam waktu terbatas. Dari mulai menggambarkan kata tertentu, merencanakan penangkapan rubah sampai membuat sesuatu dari 3 buah kotak karton bekas, kertas warna warni, spidol, selotip, gunting dan boneka.

Ini hasil kerja sama rekan-rekan semeja saya :

DSCN1441

Rumah boneka. Saya kebagian membuat ide, menggunting hiasan dan menempel boneka2

Sesi bisnis ini selesai jam 4 sore. Dari situ, saya langsung balik ke kamar, untuk mandi dan ganti baju menghadiri acara makan malam dengan rekan-rekan dari wilayah Kentucky and Indiana bagian selatan.

Dari hotel kita naik bis lagi, menuju rumah makan Timpano, dari kepala cabang, kita tahu karena beliau pernah keracunan makan kerang, jadi kita tidak akan pergi ke rumah makan makanan laut, pilihannya jatuh pada rumah makan ala Itali ini yang konon terkenal akan steaknya

Dari luar, rumah makan ini tidak terlihat super mewah, tapi sete;ah kita makan, barulah terasa kalau rumah makan ini tidak main-main dengan masakan mereka.

Di sini semua peserta disajikan makanan penutup (3 jenis roti datar, bola daging), dipilihkan 3 macam makanan utama : steak, chicken parmesan with spaghetti atau salmon – saya pilih steak- empuk dan bumbu sausnya benar-banar lain sendiri rasanya : ada secercah rasa pedas di lidah, tapi tetap tidak dominan , dan 2 macam pilihan makanan penutup : tiramisu atau chocolate torte – dua-duanya enak!!!

Selesai makan, baliklah kita ke hotel. Perut kenyang, tinggal tidur untuk acara besok pagi!

Persiapan ke Tampa, Florida

Tangga 9 Juni 2015 besok, Saya akan berangkat ke Tampa, Florida untuk menghadiri acara penghargaan dari tempat kerja. Selama 10 tahun di Amrik, Ini pengalaman pertama Saya pisah dari suami dan anak selama 3 hari ;terus terang keder juga, takut kangen berat sama si kecil dan sebaliknya. Lha, si kecil lahir sampai sekarang, boleh dibilang Saya tidak pernah berpisah lebih dari 24 jam! Tadinya kita semua mau boyongan ke Florida, tapi pikir-pikir karena jadwal acara saya padat, kita putuskan untuk ‘relakan’ saya bersorangan wae di Tampa. Istilahnya ‘having my alone time‘ gitu. Antara senang dan sedih hati ini, well, it is what it is!

Tidak bohong kalau untuk acara ini Saya agak-agak kegenitan, dalam masalah persiapan pakaian dan perlengkapannya (dibaca : sepatu!). Pikir-pikir, karena acaranya di Florida, sepatu yang saya bawa semuanya sepatu sandal, jadilah hari ini saya ngacir ke salon kuku untuk mewarnai kuku kaki saya.  (ini yang kedua kalinya saya ke salon kuku seumur hidup…ha…ha..ha..maklum, saya kan sebetulnya kurang feminin dalam hal ini dan juga pikir saya, daripada membayar $20 buat kaki, mending beli baju!, tapi khusus untuk acara ini saya maulah bayar lebih untuk tampil istimewa)

11391182_10152966196791267_3057686232298504014_n

Kaki sudah cantik, sekarang masalah pakai baju apa ya?

Sebagian besar acara saya bisa pakai baju sehari-hari seperti saya kerja, cuma ada beberapa acara tertentu yang mengharuskan saya mikir dua kai mau pakai baju apa, di antaranya acara team building, pesta bertema bajak laut acara mancing di laut dan acara pemberian penghargaan.

Hari keberangkatan saya mau gaya santai, pakai kaos gambar perempuan bertopi, celana gombrang, jaket jeans, topi, kaca mata hitam dan sepatu terbuka warna netral. Pakai jaket karena takut di pesawat kedinginan kan, sementara pilih pakai kaos untuk persiapan udara musim panas,

fieldtrip_wings_cofe1

Untuk acara pesta bertema bajak laut, saya agak-agak panik, habis saya orangnya malu kalau ada acara custom, tapi ya mau juga lah berpartisipasi. Jadilah saya ubek-ubek cari di internet gaya bajak laut yang kira-kira bisa saya adaptasi. Hasilnya :

Baju kaos loreng merah, putih, celana panjang hitam, ikat pinggang kulit dengan kepala yang mentereng dan scarf merah untuk dipakai di rambut. Mudah-mudahan saya cukup percaya diri untuk melenggang kangkung di antara tamu-tamu lain dengan gaya ini.

DSCN1423

Nah, untuk acara bebas yang saya pilih, saya memang agak-agak nekat memilih acara memancing di laut bebas. Lah..di Florida gitu loh, masa sih saya tidak melihat laut? he…he…he.

Ini pilihan baju saya untuk acara di laut bebas nanti. Baju bahan linen putih melapisi baju renang bunga-bunga dibawahnya. Topi dan kacamata hitam plus sepatu air wajib lah!

fieldtrip_wings_cofe2

Acara terakhir dan paling penting, yaitu pemberian penghargaan. Saya bertekad bulat untuk mengenakan baju atau sesuatu yang khas dari Indonesia. Tadinya saya mau memakai atasan kebaya dan bawahan kain batik, tapi sayangnya kebaya yang saya inginkan warnanya kurang sreg. Jadilah saya putuskan untuk memakai baju maksi dengan selendang batik cantik pemberian teman saya waktu saya pergi ke Jakarta bulan Januari lalu.

Kalau dilihat dari warna, orang-orang mungkin kurang setuju, karena warna nya cerah sekali, padahal ini acara malam hari. Tapi saya mau acuhkan saja..#wearwhatworks, #wearwhatyoulike

Dan lagi kapan lagi saya bisa nampang selendang batik cantik ini??!!

DSCN1417