bahagia

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Ketiga -Hari ‘Tuk Berpesta!

Kamis, 11 Juni 2015.

Ah! Hari terakhir di Tampa sebelum balik ke kota asal besok.

Hari ini adalah acara bebas peserta dan malam penghargaan.

Peserta boleh memilih antara :

  1. Bermain golf
  2. Ambil paket pijat, manicure atau pedicure di spa hotel
  3. Ke Aquarium
  4. Ke Busch Garden
  5. Deep Sea Fishing

Memang saya agak geblek, memilih aktifitas #5, habis pikir saya, pilihan lainnya lebih seru kalau dilakoni dengan anak, jadi ya saya pilih aktifitas yang ‘selfish’ lah, biar si anak tidak iri,

Jam 9 rombongan berangkat menuju tujuan.

Ternyata saya salah perhitungan. 30 menit pertama saya masih kuat di goncang laut ke kiri dan ke kanan. Lalu saya putuskan untuk makan siang. Well. Salah besar. Ternyata perjalanan masih jauh sebelum kita berhenti di tengah laut, yang ada saya mabok laut. Rekan-rekan lain sudah banyak yang mulai tepar dan muntah, tadinya saya pikir saya tidak ada muntah. Di beri tahu kru kapal untuk coba pindah ke belakang perahu, waaaaaah..gara-gara mencium bau gas dari perahu, ditambah bau rokok, yang ada saya tambah mual daaaaaan muntahlah saya. ­čśŽ

Ya sudah, terpaksalah di aktifitas kali ini, saya tiduran saja. Sebel juga sih karena tidak bisa ‘nampang’ kalau saya berhasil menangkap ikan..apa boleh buat, ternyata perut tidak kuat.

Balik ke hotel, buru-burulah saya mandi dan berdandan apik untuk menghadiri malam penghargaan.

Acara lagi-lagi dibuka dengan sajian cocktail, saya karena sudah ‘mabok’ duluan, cuma minum soda biasa. Jam 6 kita masuk ke ruang makanan. Grup KY/SO IN dapat meja dekat dari panggung : 12-13-14. Artinya kita semua bakalan cepat dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan.

DSCN1481

DSCN1482

Benar saja, sekitar 30 menit, tibalah giliran kit ina.

Waktu giliran nama saya dipanggil, duh, bangga sekali hati ini! Satu-satunya orang Indonesia loh dan pekerja paruh waktu yang mendapat penghargaan ini!!

Advertisements

Hari-hari di Tampa, Florida : Hari Pertama

Seru. Senang. Bangga.

Itu yang saya rasakan selama saya di Tampa, Florida. Senang karena perusahaan, penyelenggara acara, petugas hotel sangat memanjakan kita semua! Seru karena banyak acara yang asik, dan bangga karena bisa datang ke acara ini.

Di tulisan saya kali ini, saya akan ceritakan bagaimana hari-hari saya di Tampa.

Selasa, 9 Juni 2015

Walah! Saya terbangun jam 5:45am! haduh!! bisa telat ini! pesawat saya dijadwalkan berangkat jam 7:35 am. Langsunglah saya mandi secepat kilat, dan membangunkan suami dan anak saya. Untung saya memang sudah mengepak barang-barang sejak jauh-jauh hari. Jam 6:10 am kita melaju ke airport. Sampai di bandara itu jam 6:35 am, ada sedikit antrian di bagian tiket. ┬áSambil manyun saya antri, eh orang di depan saya ada sedikit masalah, halaah…….bisa telat ini??!!! tapi untunglah saya tidak usah menunggu terlalu lama, nama saya sudah tercantum dan tidak ada masalah apapun dengan tiket saya.

DSCN1429

Gedabrukaan saya ngibrit masuk ke check-in, harus melewati gerbang pemeriksaan dulu! Tadinya saya sudah senang karena dapat antrian pendek, eh ternyata saya kudu diperiksa fisik dulu gara-gara mesin penidai ‘mencurigai’ sesuatu di saya. Jadilah saya harus diperiksa 3 kali oleh petugas TSA, gara-garanya sih karena ristleting di celana panjang saya yang membuat si mesin berdering. (dalam hati, tidak lagi-lagi deh pakai celana gaya ke bandara kalau jadinya harus diperiksa sama petugas TSA berkali-kali).

Selesai, saya langsung ngacir ke gerbang masuk ke pesawat, di situ saya lihat antrian orang-orang sudah mulai memendek, phew! lega! untunglah saya belum kelewatan untuk masuk ke pesawat.

Yang lucu, armada penerbangan yang saya pakai ini Southwest, saya tidak ngeh kalau sistem Southwest tidak ada penentuan tempat duduk. Di tiket tertulis 53B, saya pikir ya di deretan belakang lah. Eh tahu-tahu ada penumpang yang bilang ‘Mau duduk disini?’ Tidak pikir saya bilang ‘OK’.

Untung jugalah saya bilang OK, karena memang sistem Southwest siapa cepat dia dapat. Ada beberapa penumpang yang kudu balik ke deretan depan karena di bagian belakang sudah tidak ada tempat duduk kosong lagi.

Wis.

Waktu penerbangan dari kota saya ke Louisville cukup pendek, hanya 1 jam. Sesampai di bandara di Tampa saya langsung ambil bagasi dan gabung dengan teman-teman kerja dari kantor cabang lainnya, kira-kira total kami semua itu ada 15 orang.

Setelah semua diabsen oleh penyelenggara acara, dan sudah komplit, kita naik bis menuju ke hotel. Butuh waktu 1 jaman dari bandara ke hotel. Hotel yang dipilih oleh perusahaan untuk acara kali ini adalah hotel bernuansa peristirahatan (bukan bisnis): Saddlebrook.

Di hotel, kita masing-masing diabsen dan di beri paket yang isinya acara selama 3 hari kita di Tampa. Dari situ kita langsung cek in ke kamar masing-masing.

Kamar tempat saya tinggal sangat luas, 2 kamar tidur dengan kamar mandi dan televisi masing-masing, dapur lengkap dengan kompor, kulkas, mesin cuci piring, ruang makan, ruang tamu dan balkon.

Setelah tiba di kamar, saya langsung bongkar koper. gantung baju-baju supaya tidak kusut, menggelar alat-alati penghias wajah dan siap- siap untuk makan siang.

Untuk makan siang kali ini, kita disajikan dengan sistem buffet. Ada 3 pilihan sandwich, salad dan makanan penutup. Lengkaplah pokoknya!

Makan Siang Hari Pertama

Makan Siang Hari Pertama

Selesai makan kita langsung ada sesi bisnis. Sesi bisnis kali ini ada hubungannya dengan program anak-anak usia pra sekolah yang perusahaan saya kembangkan. Buat saya yang memiliki anak relatif masih muda, program ini amat berkena di hati dan mudah ‘nyambungnya’ karena saya sendiri mengalami memiliki anak-anak usia prasekolah.

Di sesi ini peserta diajak berfikir seperti anak-anak : tanpa beban, tanpa prasangka, ada adanya.┬áDi sesi ini peserta diajak memonton video ‘Caine Arcade‘ . Duh, sampai terharu saya menontonnya. Coba deh teman-teman lihat sendiri videonya. Saya jamin membuat teman-teman bersyukur dan ‘malu’ , malu karena sebagian besar dari kita (orang tua), secara sengaja tidak sengaja menghalangi kreativitas anak-anak kita sendiri, atau malu karena sebagian besar dari kita terlalu mengandalkan permainan komputer untuk ‘menghabiskan’ waktu si kecil.

Selain menonton video si Caine, peserta juga diberikan tantangan-tantangan tertentu dalam waktu terbatas. Dari mulai menggambarkan kata tertentu, merencanakan penangkapan rubah sampai membuat sesuatu dari 3 buah kotak karton bekas, kertas warna warni, spidol, selotip, gunting dan boneka.

Ini hasil kerja sama rekan-rekan semeja saya :

DSCN1441

Rumah boneka. Saya kebagian membuat ide, menggunting hiasan dan menempel boneka2

Sesi bisnis ini selesai jam 4 sore. Dari situ, saya langsung balik ke kamar, untuk mandi dan ganti baju menghadiri acara makan malam dengan rekan-rekan dari wilayah Kentucky and Indiana bagian selatan.

Dari hotel kita naik bis lagi, menuju rumah makan Timpano, dari kepala cabang, kita tahu karena beliau pernah keracunan makan kerang, jadi kita tidak akan pergi ke rumah makan makanan laut, pilihannya jatuh pada rumah makan ala Itali ini yang konon terkenal akan steaknya

Dari luar, rumah makan ini tidak terlihat super mewah, tapi sete;ah kita makan, barulah terasa kalau rumah makan ini tidak main-main dengan masakan mereka.

Di sini semua peserta disajikan makanan penutup (3 jenis roti datar, bola daging), dipilihkan 3 macam makanan utama : steak, chicken parmesan with spaghetti atau salmon – saya pilih steak- empuk dan bumbu sausnya benar-banar lain sendiri rasanya : ada secercah rasa pedas di lidah, tapi tetap tidak dominan , dan 2 macam pilihan makanan penutup : tiramisu atau chocolate torte – dua-duanya enak!!!

Selesai makan, baliklah kita ke hotel. Perut kenyang, tinggal tidur untuk acara besok pagi!

Mudik 2015 : Banjir Hadiah Dan Traktiran!

Satu hal yang tidak kami sangka-sangka di mudik kali ini adalah melimpahnya hadiah dan traktiran dari teman-teman semua! Baik itu untuk saya pribadi, maupun untuk si kecil. Dari minggu pertama hingga hari terakhir, tidak henti-hentinya berdatangan hadiah dari teman-teman, baik itu material maupun imaterial.

Memang, mudik kali ini waktunya bersamaan dengan ulang tahun anak saya yang ke sembilan. Selain karena tiket pesawat pas murah di minggu itu, saya juga berpikir untuk memberikan kesempatan ibu saya merayakan hari ulang tahun anak saya bersama-sama.

Tadinya saya ingin selamatan kecil-kecilan (pesan nasi kuning gitu, atau beli kue ulang tahun), tapi kenyataannya sayanya masih kecapaian dari perjalanan dan juga tidak tahu mau pesan dimana itu nasi kuning atau kue ulang tahun.Jadilah niat saya terpaksa dibatalkan, meskipun kami sudah membawa lilin ulang tahun jauh-jauh dari Amerika.

Yang jelas saya memang sengaja membawa kado dari Amrik untuk si kecil buka di Indo. Paling tidak, dalam pemikiran saya, meskipun tidak ada acara khusus, si kecil tetap merasakan ulang tahunnya dengan adanya kado-kado yang saya bawa.

Alhamdulillah anak saya tipe anak manis, dia terlihat cukup senang dengan kado-kado yang saya bawa dari Amrik dan tidak menuntut lebih. Saya bersyukur waktu si kecil tidak kecewa dengan ultah dia apa adanya.

Tapi ternyata ultah dia berkepanjangan!

Dari mulai ditraktir ke pantai Anyer, dibelikan perlengkapan main pasir, baju ‘turis’, uang tunai 100 ┬áribu, main gratis di Kidzania, si kecil mendapat set LEGO creator, topi, set PlayMobil, baju kaos HardRock Cafe Jakarta, 2 mobil-mobilan baru, tempat pensil LEGO, handuk Marvel, segambreng DVD dan pernak pernik asli Indonesia.

Mudik_Jan18Feb37-001

Komentar anak saya lucu sekali, dia bilang ‘Mom, I can’t believe I have so many presents! This is awesome!’

Seperti halnya anak saya, saya juga kecipratan hadiah!

Dari mulai berbagai jenis kerupuk, baju batik, selendang batik, rok batik, bahan batik, pernak pernik khas Indo, rok cantik, scarf macan, taplak batik, dompet Tulisan, kaastangel super enak dan banyak lagi yang saya tidak bisa sebutkan semuanya disini!

Mudik_Jan18Feb38-001

Selain hadiah-hadiah diatas, kami juga tidak habis-habisnya ditraktir teman-teman.

Ditraktir ke Anyer dari mulai dijemput, penginapan, makan, diantar ke Jakarta oleh Keluarga Mbak Indri, Mas Yo dan keluarga Mbak Ratna and Mas Tjipto. Ditraktir pelisir ke Jakarta dari Parung sama Oom Bona,ditraktir makan sushi sama Tante Eva, ditraktir makan di GM sama Oom Bona dan Tante Susan, diantar ke makam ayah, jalan-jalan ke Kokas, naik kereta api, diantar pulang sama keluarganya Tante Erma, dibawa keliling Jakarta sama Tante Mona dan Oom Riko, ditraktir kopi dan donat sama Tutrie, ditraktir makan mewah sama Tante Fitri, Oom Agung dan Rio daaan banyak lagi!!

Tidak bohong kalau saya merasa sangat berhutang budi dengan teman-teman semua dan merasa sangat beruntung.

Untuk teman-teman semua yang sudah meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami di Indonesia, kami ucapkan terima kasih yang amat sangat banyak dan tidak terhitung!!

Kami merasa sangat beruntung atas kebaikan teman-teman semua!!

Semoga semua kebaikan teman-teman dibalas oleh Yang Maha Pemberi.

PS.

Mohon maaf sekiranya ada teman-teman yang terlewat di sebut di tulisan saya ini, yang pasti kami tidak lupa akan kebaikan teman-teman semua!