Cerita Saya

Pertama Kali : Ikutan Kelas Masak

Kali ini saya mau cerita pengalaman saya ikut kelas masak bareng Cooking at Millie.

Nemu kelas ini tidak sengaja pas lagi browsing Facebook…lucu juga pikir saya.

Secara saya seneng coklat…

Iseng ah..gak ada salahnya! Jadilah saya daftarkan ke kelas hari Selasa tanggal 12 Februari 2019 jam 6:30 PM.

Biaya nya $55.00 , gak murah sik..sekali2 boleh lah.

Saya sempat nanya boleh gak bawa anak saya -buat motoin says gitu- tapi gak boleh karena tempat terbatas katanya.

Jadilah selesai kerja, jam 5:40 pm, saya berangkat. Lokasi kelas di pusat kota Louisville, sekitar 30 menitan dari tempat saya tinggal.

Sampai di lokasi, sudah ada 8 peserta, semuanya pasangan..ada Ibu Dan anaknya, ada suami istri….lha..saya manyun juga cuma sendiri…katanya tempat terbatas??

Ya sudahlah…

Saya pilih meja kedua dari depan.

Penataan ruang ya seperti layaknya dapur. Ada kompor dengan 4 burner, panci, mangkuk, spatula, garpu.

Di area kerja saya, sudah tersedia bahan2 yang akan digunakan untuk membuat coklat malam ini

Jam 6:35, kelas dimulai.

Coklat pertama yang dibuat adalah oreo chocolate truffles.

Tinggal campur kue oreo yang sudah jadi bubuk- tanpa bagian putihnya- dengan cream cheese.

Adonan diuleni sampai tercampur semuanya lalu dibentuk bola-bola kecil

Koq truffles saya pipih begini ya?? Ternyata cara saya me-roll adonan kurang “muter”! Ha!!

Bola2 coklat ini lalu disimpan di kulkas supaya mengeras.

Aktifitas media adalah membuat adonan bentukan coklat yang nantinya akan digunakan untuk membuat coklat berbentuk bunga mawar.

Pertama-tama air didihkan diatas panci, setelah mendidih, matikan api,pindahkan panci ke counter, kalu kita letakkan coklat serpihan di atasnya dan mulai mengaduk-aduk hingga semua coklat meleleh.

Setelah meleleh, masukkan air gulag sedkitsemi deficit. Air gula akan membuat lelehan coklat kita liat seperti clay..

Proses ini lumayan makan waktu lama, karena kita harus terus mengelus menguleni adonan coklat sampai adonan “pas”: tidak berair, tidak terlalu kaku juga.

Setelah adonan jadi, seperti foto diatas, harus di keringkan.

Sementara menunggu adonan kering, peserta ke penganan coklat berikut : stoberi celup coklat.

Langkah pertama adalah serpihan coklat yang ditandai dipping kita lelehkan.

Prosesnya sama seperti melelehkan coklat pertama kali, tapi kita tidak menggunakan tambahan gula.

Dan disini peserta harus terus menerus mengaduk si lelehan coklat sembari mencemplung si stroberi supaya coklat tidak mengeras.

Saya barragan dengan peserta sebelah gantian mengaduk coklatnya.

O iya..truffles kita yang disimpan di kulkas sebelumnya juga akan dicelup coklat barengan dengan stroberi.

Tuh….hasilnya!!! Banyak ya?!!

Selesai celap celup, kita balik ke adonan coklat lagi.

Sekarang peserta harus meratakan si adonan

Haduh! Pegel!

Sebisa mungkin kita bikin adonanjadi tipis, supaya lebih enak dimakan.

Selesai meratakan adonan, mulai lah kita mencetak pola untuk membuat bunga mawar coklat.

Cetakan yang dipakai adalah cetakan berbentuk hati dengan ukuran yang berbeda-beda.

Peserta juga diberikan edible glitters yang bisa ditaburkan di kelopak mawar.

Dan ini hasilnya!

Selesai acara, masing-masing peserta membawa pula satu kontak coklat berisi oreo truffles, stroberi value coklat, coklat berbentuk mawar dan lolipop hati.

Seru?

Seru! Saya pribadi tidak hobi masak, tapi saya lebih tertarik ke ‘ilmu’ memasak…

Misalnya….saya jadi tahu

Kenapa coklat jangan dicampur dengan air misalnya (karena buyar), kenapa stroberinya jangan disimpan di lemari es..karena akan terlalu berair..akan susah celupan coklat nempel.

Kenapa pas nyampur gula dengan coklat kita gak mau adonan terlalu berminyak…

Mau ikutan lagi?

Boleh aja..kalau temanya menarik!

O iya..peserta disuguhi 2 shots bourbon…di tengah-tengah kelas…

Say minum seeuntik…ha.ha..ha..gak doyan…berhubung disuguhi ya monggo wae….

Sekian cerita pendek pengalaman saya…

Sampai lain kali!

Mumpung di Amrik: Explorasi Makanan Dunia

Sebelum ke Amrik, saya boleh dibilang kurang gaul dalam hal makanan. Pernah sik makan di resto Arab di hotel Sahid Jaya, makan Korea di resto2 dekat bundaran HI, makan Sushi di Darmawangsa, makan sup telur ala Cina di Blok M, makan taco di Plaza Indonesia, makan burger di resto rantai ala Amrik.

Gak berani makan yang kurang familiar ya, selain keder, gak ada teman yang mau diajak dan mahal juga kali…

Disini saya pertama kalinya makan masakan India…eh..suka ternyata….

Lalu kebetulan punya kenalan orang Turki, orang Irak, orang Paki yang rata-rata hobi masak.

Jadilah saya kenal baklava, nasi biryani, dan berbagai makanan asing lainnya….

Yang enaknya di Amrik, harga makanan dunia itu rata-rata ya sama dengan masakan lokal.

Kalau pas ada rejeki kami jalan-jalan ke kota besar di Amrik, pasti kami nyobain makan di resto yang tidak biasa.

Yang jelas nyari resto Indo lah, dari mulai Seattle, San Francisco, Denver, Ohiyo di Cleveland, Bali di Columbus, Mayasari di Indiana, Rickshaw di Chicago, Dallas, Bandung di Madison, Java Warung sudah kami coba.

Favorit kedua itu masakan India, menu favorit saya itu domba/lamb, mau di nasi, atau ala semur, saya doyan.

Kalau di resto Cina, saya paling girang kalau nemu bebek Peking.

Masakan Korea, ya nge-BBQ .

Buat saya, selain excited nyoba makanan baru, saya senang menelaah kemiripan makanan negara yang satu dengan negara yang lain ataupun karakter makanan.

Baru tahu kalau ada mi kari misalnya, atau ternyata masakan Afrika banyak penganan ikan dan rasanya mirip sama ikan panggang Indo.

Atau idealnya bebek Peking supaya garing, harus dianginin 24 jam sebelum dimasak…

Siomai bukan cuma milik abang2 sepeda di pinggiran Jakarta….

Jenis-jenis mi itu buanyaaaak….. ada mi kurus, mi endut (udon), mi transparan dan seterusnya…

Ramen aslinya kuah dasarnya dari πŸ·πŸ–πŸ½

Vietnam dan India kenal dengan krupuk juga…

Crepes pada dasarnya martabak….bisa manis, bisa asin

Matcha, Chai, jadi favorit saya selain teh Sari Wangi…

Fudge itu ibarat dodol buat bule…

Yogurt ternyata bisa digunakan di makanan tho?

Orang Meksiko, Cuban, Afrika ternyata demen pisang goreng juga.

Inget susu kental manis?

Coklat Brazil, cemilan manis ala Meksiko pakai juga loooh

Seru kalau saya bilang ya..

Ternyata banyak yang kita pelajari dari makanan!

Beneran deh..saran saya..kalau tinggal di sini, apalagi di kota besar..yuk berpetualang kuliner!

Pertama Kali : Icip-icip Minuman Anggur

Terus terang saya baru ngeh kalau minuman beralkohol ada beragam jenisnya.

Dari mulai bir, wiski, moonshine, anggur & anything in between.

Beberapa tahun lalu saya pernah tur di pembuatan bourbon atau wiskilah. Secara negara bagian tempat saya tinggal ini boleh dibilang pusatnya bourbon.

Meskipun saya tidak hobi minum, tapi saya kepingin tahu juga tentang minuman-minuman “panas” ini.

Nah, tahun 2018 lalu saya diajak teman buat wine tasting.

Kami bertiga, saya, teman saya Wight Meyer Vineyard di Shepherdsville, Kentucky.

Ruang tempat icip2 tidak terlalu besar. Kami duduk di bar dimana si penjamu akan menuangkan minuman anggur yang kita pilih.

Teman saya cuma bayar $5 untuk icip2 ini tergolong murah banget Dan ini untuk cicipi 6 minuman anggur.

Pertama-tama kami diberi daftar anggur yang bisa kami cicipi.

Daftar anggur di mulai dari Dry Wine.

Anggur yang masuk kategori ini sama sekali tidak ada rasa manis.

Kategori kedua itu Semi Dry mulai ada rasa jenisnya tapi tidak kuat.

Kategori terakhir Sweet dan Dessert.

Di semua kategori, ada anggur merah Dan anggur putih.

Kalau kamu belum pernah minum anggur sebelumnya disarankan icip mulai dari Dry dulu, supaya indra perasa kita bisa membedakan mana yang kita lebih sukai.

Saya yang gak tahu apa2, ngaco deh milihnya..ha..ha..ha..

Kalau tidak salah saya pilih Lissa Sangria, Cherry Cordial , Diamond- yang notabene best seller tempat ini.

Selain kategori diatas, rasa dari masing-masing anggur juga tergantung dari buah-meskipun sama2 berbahan dasar anggur, jenis anggur yang berbeda, rasanya akan beda- yang jadi bahan utamanya.

Dari icip2 ini ternyata saya tidak doyan anggur yang bahan dasarnya anggur jenis concord.

Padahal dari “judulnya” saya pikir saya akan suka….

Setiap kali kami nengak anggur, kami makan crackers dan keju-yang disediakan dan termasuk dalam harga paket.

Konon dengan memakan crackers indra perasa kita kembali ke normal lagi setelah menegak anggur. Jadi waktu icip anggur berikutnya rasanya tidak tercampur.

Selesai icip2 6 anggur yang berbeda biasanya pengunjung akhirnya pembeli botol anggur yang mereka sukai.

Saya beli Diamond – yang ternyata ujung2nya saya hadiahkan ke tetangga saya pas ultahnya.

Seru?

Seru. Pastinya saya mau ikutan lagi lain kali di tempat yang berbeda.

Kalau bisa malah mau sekalian melihat pembuatan minuman anggur langsung ya.

Karena buat saya

Knowledge is power

O iya..kalau pembaca seperti saya yang cuma sekali2 minum, yang jelas sebelum minum2, perut kita disini dulu ya…biar gak langsung mabok…ha..ha..ha…

Dan kalau ternyata jadi mabok, panggil Uber dong, jangan nekat nyetir.

Ok. Sampai lain kali yaaa

Pertama Kali : Dilukis dan Melukis

Dulu waktu tinggal di Indo, pas jalan-jalan ke Pasar Seni Ancol sering lihat artis yang sedang melukis modelnya atau pengunjung di publik.

Lucu juga.

Cuma saya tidak PD. Mahal juga kali…

Di Amrik, pemandangan yang sama cukup sering saya lihat. Ada rasa kepingin, cuma koq ya keder ya…gimana gitu…

Nah, bulan Oktober lalu, di kota tempat saya tinggal ada festival seni tahunan, St.James Art Festival namanya.

Saya dan teman saya, yang anak Indo juga jalan-jalan lah ke lokasi St. James.

Teman saya sehari sebelumnya sudah mampir dan dia niat banget untuk dilukis sama artis ini.

Saya mah hayoo saja. Cari punya cari, kita ketemu juga artis ybs.

Saya mengamati si artis melukis teman saya.

Ternyata keren loh…dari mulai kanvas kosong, coret sana coret sini, campurkan warna-warna cat, hingga jadi potret wajah itu kira-kira 30 menit.

Teman saya selesai dilukis, saya koq jadi kepengen juga? Latah ya?

Jadilah saya gantian duduk manis di kursi…

30 menit kemudian lukisan wajah saya jadi deh…

Puas gak? Puas.

Apalagi si artis, namanya Ali membolehkan saya memilih warna latar belakang di lukisan saya ( ungu lah😊)

Si artis mematok harga $94 untuk lukisan wajah ini.

Mau dilukis lagi lain kali? Gak solo kali ya..berdua sama anak lucu juga kali…he..he..he…

Mirip gak lukisannya sama aslinya?

Kata anak saya sik mirip 😍

Setelah punya lukisan diri, beberapa bulan kemudian, teman saya yang lainnya mengajak saya ikutan kelas lukis singkat di Uptown.

Saya pernah diajak sebelumnya, tapi tidak ikutan, di tempat yang berbeda.

Nyesel juga tidak ikut, karena pas lihat hasil lukisan teman saya, low lucu juga…

Ya sudah..kesempatan belum tentu datang 2 kali kan?

Biaya kelas singkat ini $40, tapi saya dapat diskon, jadi saya cuma bayar $37.

Sampai di lokasi, peserta sudah disediakan celemek, 4 ukuran kuas, kanvas yang sudah bersketsa sesuai dengan pilihan kelas.

Tema lukisan itu beda setiap bulannya, tema kali ini adalah pemandangan di kanal Venice, Itali.

Saat itu ada total 7 peserta di kelas, 2 laki-laki dan 5 perempuan.

Instrukturnya perempuan masih muda.

Kelas dimulai sesuai waktu, pertama-tama peserta menuangkan cat 6 warna berbeda di kertas di area masing-masing.

Lalu instruktur memberi tahu peserta warna apa yang akan dicampur dan bagian mana dari sketsa yang akan diwarnai.

Setelah 1.5 jam, akhirnya lukisan saya jadi!

Yang uniknya , meskipun kita semua melukis obyek yang sama, hasil akhir beda loh!

Dan yang saya baru sadari, ternyata melukis itu relaxing banget!

Saya sangat menikmati perasaan saat saya mencampur warna dan bermain dengan kuas di kanvas.

Dan waktu lukisan akhirnya selesai, ada rasa puas melihat hasil karya sendiri.

Mau ikutan kelas lukis lagi?

Most likely I will!

Pertama Kali : Nonton Penari Seksi Laki-laki

Baru bikin seri baru ah..judulnya Pertama Kali.

Alias cerita saya saat pertama kali melakukan sesuatu yang baru, yang belum pernah saya lakoni sebelumnya.

Tidak selalu harus yang heboh ya, dari mulai hal kecil seperti masak siomay misalnya, sampai jalan-jalan ke tempat tertentu.

Karena ini tulisan pertama, saya pilih obyek yang agak-agak “Astaga!”

Kalau pembaca merasa tulisan ini tidak pantas dibaca, ya silahkan tidak dibaca.

Kalau memutuskan untuk teruskan membaca, monggo dan terima kasih.

Eng. Ing.Eng.

Male Dancer atau Male Entertainer, begitu mereka menyebut mereka sendiri.

Pernah nonton filem Magic Mike?

Pada dasarnya ya itu yang saya tonton, cuma bukan film, tapi di panggung langsung.

Gara-garanya ada teman yang hobi cari kegiatan ini itu. Dia ajak saya nonton The New Fifty Shades of Male Revue.

Pikir-pikir, ah ayo saja..kebetulan dapat tiket murah $9 dari Groupon, dibanding beli tiket dari agent $23.

What the heck? If it sucks, I’d only be losing $9

Lokasi acara di klub namanya Headliners…waktu sampai di lokasi, kami agak-agak gimana gitu, secara tempatnya gak asik banget….

Oh well. $9. Just enjoy the show

Acara di mulai tepat waktu, jam 8…penari lelaki satu persatu keluar panggung.

Penari pertama, jangkung berwajah Hispanik, namanya Mike.

Penari kedua berwajah Asia Pacific, orang Hawaii ternyata, namanya Kai.

Penari ketiga bule, namanya Sean

Penari keempat dari Jamaika, lupa says namanya

Mulailah mereka berlagak dipanggung….

Tidak berapa lama, satu persatu mulai melucuti pakaian mereka…..

Dan penonton yang 100% perempuan menjerit-jerit histeris.

Ya gimana tidak histeris, wong pemuda-pemuda di panggung ini badannya aduhai semua!! Kekar Dan seksi!!

Tambah histeris waktu semua penari cuma bercelana kolor doang!🀣🀣🀣🀣😊😊

Saya dan teman ya ikutan cekikikan dan histeris lah..

Lah..kapan lagi boleh lihat, nyolek langsung mas-mas berbadan aduhai ini tanpa khawatir dipelototin??

Selain berlagak dipanggung, ternyata tipe acara beginian sangat kuat partisipasi penontonnya.

Yang saya baru tahu , penonton boleh membeli “kartu” kalau tidak salah $20. Nanti grup kartu tertentu dipanggil ke panggung …

Dan masing-masing akan di”hibur” oleh si penari lelaki..one on one.

Asli. Disini penonton ngakak, jejeritan habis-habisan!!

Si penari berlagak seakan-akan melakukan adegan ranjang di panggung.

Saya terperangah antara takjub- kuat sekali ya si Mas ini menggendong penonton A dan “melayani” penonton B – dan penasaran….pegimana ya rasanya di panggung di ajak ” beradegan”???

Selain penonton diajak berpartisipasi di panggung, penari juga turun ke lantai..penonton boleh membeli lap dance $5 minimum untuk penari yang penonton suka, “melayani” di lantai.

Saya dasar norak..cuma bisa terpana tengok sana sini menonton si mas sibuk “menghibur” penonton, sampai-sampai says tidak ngeh kalau teman saya mereka ke-melongo- an saya…..

Teman saya membelikan $5 lap dance dong….

Astaga…si Mas ini berdiri dekat sekali dengan saya, berlegak legok….

Saya asli panik..tidak tahu musti gimana…sama si Mas, tangan saya di pegang trus disuruh mengelus bahu terus ke dada si mas..ya saya pasrah…ha…ha..ha…

Acara ditutup dengan penonton diberi kesempatan berfoto dengan para penari dengan membayar bayar $10.

Kami ya ikut lah..kapan lagi dipangku mas-mas kekar dan seksi???

Pendapat saya tentang acara seperti ini?

Sangat menghibur!

Paling seru ya nonton bareng-bareng teman perempuan lainnya ya…

Semakin banyak, semakin rame deh.

Mau nonton lagi?

Mungkin, tapi gak dalam waktu dekat dan acara begini memang buat saya bukan sesuatu yang dilakoni sering2 ya..karena ya bosen juga….

Seru untuk girls night out, bachelorette party.

Maksiat?.

Ih. Serius amat.

Cantik Untuk Siapa?

Hampir semua perempuan pasti mau dianggap cantik, iya kan?

Makanya ada beribu-ribu merek kosmetik, perawatan kulit, sampo, salon, masker dan sejuta tetek bengek lainnya yang bisa membantu kita terlihat cantik.

Termasuk saya lah.

Saya pengen lah punya kulit mulus, alis rapi, bulu mata lentik, pipi merah merona, bibir plump pengen dikecup, dada montok, pinggang kecil, pinggul enak dibonceng, dan sebagainya…

Boleh-boleh….

Yang saya cuma mau ingetin… kita, perempuan, itu BERHARGA dengan atau tanpa hiasan ya.

Kalau kita memilih untuk mempercantik diri, itu adalah pilihan kita untuk diri kita sendiri.

Bukan untuk orang lain, termasuk bukan untuk pasangan. Bukan untuk membahagiakan orang lain.

Dan kalau kita memilih untuk apa adanya ya itu juga buat kita sendiri juga.

Saya sempat dicela “Jelek”. Bukan cuma sekali.

Sakit hati rasanya. Ya iyalah, meskipun tahu sik..muka saya ya standard aja…

Memang setelah dicela, saya jadi tergugah pengen terlihat lebih apik, pengen kurangi ekstra lemak di perut…

Bukan karena saya merasa bersalah karena saya “jelek” dan ybs melakoni hal-hal yang tidak mengenakkan, tapi karena saya sadar kalau saya sendirilah yang bertanggung jawab akan “kecantikan” saya.

Kalau tho saya gembrot, yang “kalah” saya, karena yang tidak sehat saya tho? Yang sudah bergerak, sesak nafas kan saya tho…,Bukan orang lain?!

Kata orang bulenya nih..

We are worth it

Our body deserves our care because we love ourselves enough to take care of it

Jadi teman-teman pembaca semua , terutama yang perempuan, cuma mengingatkan

Kita semua cantik.

Kalau ada laki yang semena-mena dengan kita, itu bukan karena kita kurang cantik, harus lebih dandan dsb, tapi karena si lelakilah yang tidak tahu nilai kita sebagai perempuan.

Jangan nasehati teman perempuan kita untuk berdandan demi lelaki pilihannya, tapi bantu dia untuk kenali nilainya…..

Ingat ya.

Peluk dari tanah seberang,

❀

Posting Gak Makna Banget

Halo halo..aduh sudah lamaa ya tidak menulis..padahal banyak juga sikk ide-ide di kepala yang pengen aku tulis….

Sabar ya….

Semalam itu saya iseng-iseng jelajah IG…wuih..banyak orang-orang Indo ya..termasuk orang-orang Indo di Amrik yang beken atau punya pamor atau sekian ribu pengikut di akun sosial medianya…

Coba ah saya klik….

Ada postingan video -> bahasa Indonesia postingan itu apa ya?-…

Loh video si mbak lagi makan pakai tangan, lengkap dengan kunyahan ala Indonesiah….

Asli saya bingung

What did I just watch?

Video seseorang perempuan makan entah apa pakai tangan di Instagram.

Buat apa ya?

Maknanya?

Faedahnya? Manfaatnya?

Jadi gue pada dasarnya menghabiskan waktu gue untuk nonton video gak puguh ini

Halagh.

Ngerti sikkk… kita semua pengen nampang, pengen pamer, pengen tenar dan sejuta pengen lainnya…

Saya juga pengen nampang koq- kalau memang ada yang bisa di nampangin

Tapi……..

Boleh gak pengennya pake makna?

Pengen nampang pakai baju baru…boleh…mungkin bisa mengilhami yang melihat jadi beli baju yang sama…atau belajar maca in baju

Pengen nampang mobil baru….boleh..siapa tahu bikin pembaca jadi kerja lebih giat biar bisa beli mobil kayak kita…

Pengen nampang anak kita pinter sejagat raya? Boleh banget…namanya juga orang tua…memicu kepercayaan diri si anak kan bagus…

Gimana?

Boleh gak kita bikin gerakan Postingan Bermakna?

Postingan yang ada manfaatnya gitu……

Atau itu…terlalu tidak mungkin ya??!!

Belajar Bahasa Perbankan Amrik

Saya kebetulan kerja di industri Perbankan, awal-awal kerja sebagai teller, sekarang saya kerja di operasional bagian pemalsuan cek.

Dari banyak pengalaman melayani nasabah maupun kasus-kasus, saya mau bagi sedikit ilmu buat teman-teman ya biar lebih mengerti sedikit tentang perbankan ala Amrij.

Produk

Seperti bank-bank ditanah air, bank-bank disini juga menawarkan berbagai jenis produk.

Yang paling umum adalah rekening checking dan savings.

Checking adalah rekening yang kita gunakan sehari-harinya: pengeluaran dan pemasukan. Dengan rekening checking kita biasanya diberikan kartu debit untuk membeli ataupun membayar ini itu.

Selain kartu debit, sebagai nasabah kita juga diberikan opsi untuk memiliki buku cek.

Kalau Savings seperti judulnya, ya buat simpanan ya..bukan buat digunakan untuk pengeluaran sehari-hari, tabungan lah istilahnya.

Yang jelas hampir setiap orang pasti butuh Checking, sementara untuk menabung atau memiliki simpanan kayaknya koq susah bener deh.

Kalau saya boleh saranin, buka kedua-duanya. Masalah menabung, langsung minta bank jadwalkan transfer otomatis tiap kali gajian. Mau cuma $5 keq, gak masalah yang penting kita sudah selalu sisihkan.

Usahakan simpanan kita jangan diotak -atik, meskipun bunga simpanan kurang menarik, lihat simpanan ini sebagai dana darurat. Cuma diambil saat kita benar-benar butuh uang.

Dari segi peraturan pun oleh pemerintah, ada batasan pengambilan atau pentransferan keluar dari tabungan per bulan, yaitu 6 kali. Kalau kita tarik uang (rmasuk transfer uang keluar) lebih dari 6 kali dalam 1 bulan, simpanan kita akan kena penalti otomatis dan langsung tipe akun kita akan berubah menjadi2 akun checking.

Pertanyaan kedua.

Mau buka akun sendiri atau akun bareng dengan pacar atau suami?

Saya pribadi punya akun sendiri dan punya akun bareng.

Kenapa? Banyak alasan sik…salah satu2nya karena nasehat ibu saya…kata beliau..biar kecil kamu punya lah tabungan sendiri…..

Ini sik masalah pilihan pribadi banget ya…saya mau kasih tahu pro dan kontra nya saja..

Akun pribadi berarti kita satu-satunya pemilik akun tsb. Artinya cuma kita yang boleh ngambil uang, menulis cek , memakai kartu debit dari akun ybs.

Repotnya kalau kita sakit atau meninggal, secara hukum kita tidak bisa minta orang lain untuk mengakses akun kita.

Kalau akun tabungan, berarti ada 2 orang atau lebih yang punya akses penuh ke akun.

Enaknya ya kalau ada apa-apa dengan salah satu pemilik akun, ada orang lain yang bisa akses akun

Tidak enaknya???

Kalau pemilik yang satu kurang pinter mengelola uang ya wis uang kita bisa habis tanpa jejak…

Atau misalnya si pemilik satu punya utang (atau punya pinjaman dengan pihak lain), si creditor punya hak untuk menarik bayaran dari akun manapun selama akun tsb ada nama si peminjam.

Kebayang misalnya situ gajian…eh koq tiba-tiba ada cek masuk buat bayar creditor X misalnya? Ya nasib…karena pemilik akun yang satu lagi pakai nomor akun ini buat bayar si kreditor.

Atau misalnya pemilik yang satu boros, sehingga akun jadi overdrawn,ya kamu harus ikutan bayar penalti dan kadang malah nama kamu bisa ikutan di blacklist karena kelakuan pemilik akun yang lain.

Waktu pertama kali lihat cek, saya bingung loh..ini makainya gimana yaaa?

Yuk lihat contoh cek dibawah ini

1-maker of the check atau nama yang punya rekening cek bersangkutan

2- tanggal kita menulis cek

3-payee atau kepada siapa cek kita akan bayar. Jadi kalau kita mau bayar rekening koran misalnya, ya tulis Kompas.

4-nilai numerik si cek yang kita setujui untuk dibayarkan oleh bank

5-nama bank kita

6-memo, buat catatan kita, untuk keperluan apa cek kita gunakan

7-tanda tangan kita sebagai pemilik cek

8- nomor cek

9- nomor rekening kita

10 –routing number yang notabene nomor pengenal bank

11-nilai tertulis cek kita

Ada hal2 penting yang harus kita ingat dalam menulis cek

  1. Jangan pernah tanda tangani cek kosong, karena itu sama saja artinya kita memberikan ‘akses’ or pihak ketiga untuk memgambil uang kita seberapa mereka mau
  2. Usahakan lengkapi semua isian, terutama #2,3,4,11,7.
  3. Selalu pastikan kalau nilai tertulis vs nilai angka sama, kalau Ada perbedaan pihak bank akan ambil nilai tertulis. Jadi misalnya nilai angka $880, nilai tertulis eight hundred bank akan bayar $800.
  4. Sangat penting untuk kita selalu konsisten dalam menandatangani cek, ini akan memudahkan pihak bank mengecek kalau cek kita ada yang memalsukan.
  5. Jangan pernah bolehkan orang lain menandatangani cek kita kecuali ybs juga ada di rekening kita.
  6. Simpan cek kita di tempat yang aman dan tersembunyi, kalau perlu di kotak terkunci.
  7. Segera laporkan ke bank kita, kalau buku cek kita hilang, supaya bank bisa bantu kita mencegah cek kita disalahgunakan orang lain

Biaya

Untuk membuka akun, baik itu rekening ataupun tabungan, setiap bank punya persyaratan masing-masing.

Salah satu yang kita harus perhatikan adalah biaya bulanan, baik untuk akunya, maupun biaya kartu debit, cek, catatan aktifitas bulanan.

Bank-bank besar di Amrik seperti Wells Fargo, Bank of America, Chase Bank, Region Bank, Fifth Third Bank, PNC biasanya mengenakan biaya bulanan, kecuali kita memenuhi persyaratan tertentu, biaya bulanan bisa di tangguhkan.

Sementara bank-bank lokal di kota tempat tinggal biasanya masih banyak yang menawarkan produk tanpa biaya bulanan apapun , tanpa kita harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu.

Saya pribadi punya 2 bank, satu bank lokal di Montana, satu bank multi nasional.

Saya sendiri tidak terlalu masalah punya rekening di bank di luar tempat saya berdomisili, yang agak riweh adalah waktu kita perlu layanan tambahan lainnya seperti mengirim uang ke luar negeri, atau membeli cek khusus dari bank.

Jadi memang saya sarankan untuk punya rekening yang ada kantor cabangnya dimana kita berdomisili.

Sekali lagi, kita harus perlakukan rekening bank kita sebagai hal yang pribadi sekali, dalam arti jangan sekali-kali kita membagi informasi rekening kita ke pihak ketiga, kecuali untuk masalah pengiriman gaji dari tempat kita kerja, masalah pajak dengan pemerintah, masalah pembayaran kewajiban kita ke kreditor.

Mudah-mudahan berguna ya!

 

 

 

 

 

Telat

Saya itu orangnya telat-an, terutama telat mikir, telat dewasa juga.

Ingat waktu saya ultah jaman SMP sepupu-sepupu saya kasih hadiah saya pemulas bibir mini karena saya koq masih begajulan seperti anak laki, rambut jarang disisir, jarang pakai bedak muka…tomboi banget lah istilahnya.

Jaman kuliah, saya telat mikir musti lulus. Dipikir seperti jaman SMA gitu..tiap tahun pasti naik kelas…baru ngeh waktu lihat mahasiswa2 angkatan bawah koq sudah lulus duluan yak???

Jaman kerja, telat membangun karir…

Parah ya??!!

Ketelatan yang saya sekarang alami adalah telat mau tampak cantik – sebetulnya banyak lagi ketelatan-ketelatan saya lainnya..sekarang bahas yang ini dulu yaaa

Sementara teman-teman seangkatan sudah menjelma jadi bidadari semua…saya masih ‘inem’…ha..ha..haaa

Teman-teman sudah ngecat rambut, pasang alis, bulu mata palsu, suntik botox, micro peeling , giat jaga badan, saya baru betah-betahin manjangin rambut dan belajar bikin rambut berombak sexy..biar jadi lebih”cewe” …..

Ha…ha…ha…

Teman-teman selalu apik berjari lentik dan berwarna warni sesuai tren…saya masih bingung gimana cara perbaiki kuku terbelah….

Asli…saya behind banget masalah tampak anggun dan apik….

Teman-teman ada yang telat seperti saya gak ya??

Festival Derby 2

Masih bagian dari keriaan Kentucky Derby Festival, hari Sabtu tanggal 18 April 2018, saya diajak teman untuk nonton air show dan kembang api, kebetulan dia punya tiket extra…asikkk..rejeki nomplok!

Acara ini biasa disebut dengan Thunder Over Louisville.

Jam 2 saya dan anak di jemput teman saya dan suaminya, kita langsung cabut ke pusat kota dengan berbekal kursi lipat dan selimut.

Sampai di pusat kota, setelah parkir kami berempat berjalan kaki sekitar 4 blok ke lokasi Belvedere yang sudah dipesan khusus untuk pemegang tiket dari perusahaan ini.

Sampai di Belvedere, Kami diberi gelang untuk keluar masuk dan beberapa glowing sticks.

Setelah mengetek tempat menonton, Kami pergi ke lokasi makan yang juga disediakan dari perusahaan. Makanan ringan seperti hotdog, nachos, cotton candy, ice cream, soda, botol air mengalir tidak henti-henti.

Jam 3, air show dimulai, jam 4 pengunjung boleh mulai makan malam.

Acara kembang api dimulai setelah matahari terbenam, dan pengunjung mulai keluarkan glowing stick mereka

Sekitar jam 10, acara selesai.

Saya sendiri baru kali ini nonton acara Thunder Over Louisville dari awal hingga akhir.

Seru? Pasti. Yang jelas tahun ini, cuaca sangat mendukung, matahari bersinar cerah, tapi tidak kepanasan.

Cuma ni…pas pulangnya..haduh..mandeq dimana-mana.

Kami terjebak di kemacetan tidak kurang dari 2 jam, 1 jamnya habis di gedung garasi!!!

Mungkin besok-besok mending parkir jauhan kali yaaaa…….tapi harus rela jalan jauhan juga!😁