Bulan Januari dan Februari, saya mulai deh gelisah gak jelas. Bosen di rumah terus karena cuaca jelek.
Iseng2 cari kegiatan. Eh ada pertunjukkan musikal Moulin Rouge dan balet Don Quixote.
Moulin Rouge saya tertarik karena saya nonton filmnya yang dibintangi Nicole Kidman tahin 2001 dan saya ingat saya suka banget sama film itu ( meskioun gak ingat sama sekali tentang apa 🤭.
Sementara Don Quixote, somehow saya ingat baca versi komiknya pas saya kecil barengan dengan komik2 barat/ Eropa lainnya yang ortu saya belikan.
Maunya sih nonton dua2nya, tapi harga tiket gak murah! Minimal $75. Karena saya perginya berdua, jadi total $300++..duh..berat euy. Jadilah hati Jumat itu saya putuskan beli tiket balet saja.
Pas kerja hari Senin, atasan saya kirim email. Perusahaan punya 6 tiket untuk nonton Moulin Rouge! Ya saya langsung bilang Mau!! Sambil deg2 an, dapat atau gak ya?! 🤞
Hari Selasanya dapat email kalau saya termasuk yang dapat tiket gratis!!!! Yaaay!! Asli saya girang bamget!!!🥳
Hari Selasa 18 Februari 2025 hari pertunjukkannya.
Astaga teman2…ini asli keren banget!!!?!?
Lagu2nya terkini, dari Adele, Lady Gaga, Beyonce. Koreogtafinya seru.
Sepanjang pertunjukkan saya benar2 menikmati!!
Pertunjukan musikal, Broadway ya istilahnya? Saya sudah nonton 3x. Pertama kali nonton itu King Kong di NY, trus Miss Saigon di kota saya
Seperti tahun2 kemarin, setiap saya ultah, saya maunya itu jalan-jalan ke air terjun.
Tahun ini, saya pilih ke Ashville, North Carolina , yang saya sudah pernah kunjungi 2 kali. Memang Ashville dan sekitarnya ini boleh dibilang biangnya air terjun deh. Saya sudah ke sini ketiga kalinya pun masih banyak air terjun- air terjun yang belum saya kunjungi.
Setelah riset lewat IG, saya pilih ke air terjun Catawba dan air terjun Linnville.
Agak beda sedikit dengan tahun2 sebelumnya, kali ini saya pilih pergi 1 minggu sebelum ultah saya, yang jatuhnya bersamaan dengan hari kemerdekaan Amrik.
Yang ada harga penginapan kena harga liburan. Ya gimana lagi, soalnya pasangan saya gak bisa ambil cuti lama pas ultah sayanya.
Kami pilih menginap di kabin 2 kamar di Laurel Mountain Retreat. Sebetulnya lokasi penginapan agak2 jauh dari lokasi air terjun yang kita mau, tapi ya sudahlah pusing nyari2 tempat lain yang ngebolehin bawa anjing.
Enaknya kabin kami ini komplit ada dapur dan mesin cuci baju. Kayak studio gitu lah
Yang agak gak enaknya jarak kabi kami dengan kabin tetangga deket banget, jadi bisa denger mobil tetangga , atau mereka ngobrol rame2 di luar.
Kami baru pergi hiking hari kedua, tujuan kamu afalah ke air terjun Catwaba. Air terjun ini baru dibuka lagi tahun ini setelah 2 tahun di perbagus fasilitas trail nya. Saya gak tahu kayak apa sebelumnya, yang jelas nemu di IG kayak gini
Keren gak sik??!! Pas lihat postingan ini saya sempet mikir…haduhh 580 anak tangga! Mana saya kuat ya? Apalagi bawa anjing….🤔
Pas sampai di lokasi, di trail head ada 2 pilihan ni. Jalur sungai atau jalur berbukit?
Kami pilih jalur sungai, selain lebih pendek jaraknya, pikir kami kan jalan sepanjang sungai lebih enak?
Ternyata benar, jalan sepanjang sungai cuma sekitar 1.1 mil…
Sampailah kami di bagian bawah dari air terjun Catawba.
Ada cascade kecil dengan kolam dimana pengunjung bisa main air
Sementara si air terjunnya sendiri tinggi menjulang dengan beberapa air mengalir dari berbagai penjuru. Asli keren deh!
Si air terjun Catawba
Tapi juga yang bikin hati saya kecut adalah pas lihat tangga menjulang disisi kanan air terjun! Alamaaak!! Kami di dasar 580 anak tangga!?!??!
Naik enggak? Naik enggak?
Saya putuskan kami akan terus naik si tangga, tapi pelan2 saya ya. Kata saya ke pasangan saya. Gak usah ngoyo. Kalau yang sanggup ya balik turun saya.
Enaknya banyak tempat2 ngaso disediakan buat pengunjung yangutuskan buat menaiki tangga. Baik itu tempat ngaso buat menikmati pemandangan air terjun, atau bangku buat istirahat.
Gak bohong, saya sempat ngerasa cuapeek banget, malah sempat berasa mual. Mana cuaca sudah mulai menyengat dan juga anjingku sayang kelihatan kelelahan juga.
Cuma saya paksain jalan. Akhirnya kami sampai di overlook.
Overlook. Saya disini udah klenyengan banget, gak berani lihat ke jurang karena lagi olengMejeng di overlook padahal mau matiii rasanya
Dari overlook masih 300 anak tangga lagi untuk kita sampai ke bagian atas air terjun
Haduhhh.mau nangis rasanya. Cuma udah segini gitu loh? Balik atau terusin sama banyaknya??!
Jadilah dengan nafas ngos2 an kamu terus mendaki. Eh grup keluarga di depan kita berhenti karena melihat ada pendaki yang “tertidur” di bangku.
Ada apa kami tanya? Gak tahu juga? Apa dia istirahat atau pingsan? Cuma koq gak bisa kita bangunkan?
Duh? Gimana dong? Kami ngeh kalau si pendaki yang “tertidur” itu orang yang motret kami pas di overlook. .Kita semua coba bangunkan dia lagi. Takutnya di pendaki ini dehidrasi gitu. Dan tetap gak bamgun2. Pasangan saya ambil icepack dari ransel sebagai usaha terakhir membangunkan dia. Masih belum bamgun juga?Akhirnya kita putuskan untuk panggil 911. Pas saya sudah tersambung dengan 911, si pendaki terbangun! Icepack saya sepertinya mengagetkan sistem dia. Uh. Syukurlah. Kami berikan si pendaki snack bar kami juga. Si pendaki akui kalau dia gak pernah hiking sebelumnya
Haduh mbaaaak. Kalau gak biasa hiking janganlah ambi 580 anak tangga?! Saya yang tiap hari jalan 1 mil, pakai tongkat trekking, pakai knee brace aja mau matiiii!!!
Setelah tahu si pendaki ini akan baik2 saya, somehow saya dapat dorongan energi buat meneruskan perjalanan.
Akhirnya sampailah kami di upper falls Catawba. Saya nyemplung di kolam…segar rasanya ( saya memang sengaja pakai baju renang sebagai dalam baju saya, celana panjang saya juga celana yang cepat kering bahannya)
Muka kecapekan di Upper Falls CatawbaUpper Falls Catawba
Balik ke tempat parkir, kami ambil jalur bukit yang ternyata tetap capek ya meskipun sebagian besar trail itu menurun. (Gak kebayang kalau kami pilih jalur ini di awal)
Selesai petualangan hari ini!
Sampai di kabin, saya berendam merilekskan si kaki di hottub!
Setiap tahun di kota Louisville, Kentucky ada acara yang namanya Shakespeare in the Park.
Bertahun2 saya tinggal disini baru kali ini saya datangi acara ini. Intinya ya pertunjukkan karya2 Shakespeare di panggung terbuka di taman kota, Central Park.
Saya sengaja pilih cerita Romeo & Juliet yang klasik kan dan sudah familiar dengan jalan ceritanya. Secara gitu Shakespeare, live pula. Kalau gak tahu ceritanya bisa2 saya bengong kan.
Si penyelenggara gak cuma mainkan cerita Romeo & Juliet, ada cerita2 lainnya yang mereka gantian mainkan
Yang saya senang dari lokasi ini adalah;
1. Gratis
2. Tempat duduk tersedia banyak, selain tempat duduk taman, meja piknik, pengunjung juga bisa bawa kursi lipat sendiri dan pilih lokasi
Panggung dan tempat duduk
3. Ada toilet di taman. Bukan cuma portable potty
4. Ada truk2 makanan buat pengunjung beli makan. Dan meskipun ada truk makanan banyak pengunjung yang bawa makanan minuman sendiri. Dan truk makanan ini gak selalu sama. Hari ini truk makanannya burger, mediteranian dan cheese cake
Truk Makanan
5. Buat yang suka minum, ada bar
6. Boleh bawa anjing.
Kualitas pertunjukkan nya gimana?
Setiap pemain punya microphone masing2, jadi lumayan kedengeran.
Karena saya belum pernah nonton pertunjukkan tipe seperti ini, jadi saya gak terlalu tahu masalah kualitas pemain sih ya.
Yang jelas sih saya senang2 saja. Nonton pertunjukkan seni selalu menarik.
Mas Romeo lagi ngerayu JulietAcara dansa dansiMas Romeo ketemu Juliet
Suit..suit..Mas Romeo cipokan sama Juliet
Dan juga saya lihatnya, dengan kita pergi ke acara2 seperti ini, pikiran / otak kita dibuka untuk mengalami sesuatu yang beda dengan kegiatan sehari2, yang konon bagus buat kesehatan otak.
Gak ada ruginya kan? Gratis. Terhibur. Bikin wawasan lebih luas!
Salah satu dari banyak hal yang saya janji ke diri saya sendiri adalah beranikan mencoba hal2 baru yang saya gak pernah jalani. Bahkan hal2 yang saya mungkin gak tertarik, saya janji ke diri sendiri kalau saya tetap mau coba.
Pas di Indonesia saya gak pernah nonton balet Saya tahu ada sanggar balet Namarina, tahu pebalet Indo yang beken jaman itu, Linda Hoemar. Kalau ada pertunjukkan balet pasti di Gedung Kesinian Jakarta di kota. Sudah itu saja tahunya.
Nah pas pindah ke Amrik juga gak jadi nonton balet langsung sik, karena gak kepikiran saja. Kota pertama saya di Amrik kota kecil dan juga saya punya anak kecil. Masih sibuk urus anak dsb.
Baru di tahun 2022, itu pertama kalinya saya pergi nonton balet
Pertunjukkan balet pertama yang saya tonton itu yang organisir Louisville Ballet Company.
Cerita yang diadaptasi adalah cerita Sleeping Beauty. Lokasi pertunjukkan di teater Brown , teater lama dan bersejarah di kota saya.
Pertunjukkan balet kedua yang saya tonton itu Nutcracker di akhir tahun 2023. Biasa kan acara liburan natal, tahun baru cerita Nutcracker pasti keluar.
Panggung Nutcracker
Pertunjukkan balet ketiga yang saya hadiri itu di selenggarakan oleh World Ballet dengan mengambil cerita Swan Lake. Lokasi pertunjukkan di teater Louisville Palace yang seperti Brown theater juga salah satu teater bersejarah di kota Louisville.
Di acara Sleeping Beauty dan Nutcracker penonton diberi buku, cuma di acara Swan Lake penonton di beri QR code yang isinya brosur digital buat dibaca di telpon masing2.
Secara umum di semua pertunjukkan balet, pengunjung diberikan buku yang disinya untuk menjelaskan penonton adegan2 yang akan disajikan. Di buku ybs juga ada keterangan tentang semua penari balet dan tokoh yang mereka bawakan di pertunjukan.
Bukunya seperti ini:
Dari tiga kali nonton pertunjukkan balet, akhirnya saya baru deh agak2 ngerti “gres” nya.
Ibarat nonton konser musik, terutama musik klasik, pengunjung tahu simponi2 apa yang akan dimainkan. Ada Mozart, Chopin, Beethoven dst. Yang mbedakan dan yang bikin pertunjukan musik iti beda ya dikeahlian pemain instrumennya.
Sama dengan pertunjukan balet. Biar ceritanya sama, classic western fairy talestapi cara penyampaian cerita, koreografer, latar belakang musik, kostum, dekorasi panggung dan ya pastinya keapikkan penari2 baletlah yang bikin kita bisa kesengsem sama satu grup balet dibanding yang lain.
Contohnya. Dari ketiga pertunjukkan balet yang saya nonton, saya paling kesengsem sama acara yang diselenggarakan sama World Ballet.
Ternyata World Ballet ya kelasnya memang lebih oke lah dibanding Louisville Ballet yang nyelenggarain 2 pertunjukkan balet yang saya tonton sebelumnya.
Panggung Swan Lake
Setelah 3 kali nonton acara balet ini tips dari saya
1. Pertunjukkan selalu mulai tepat waktu
2. Datang ke tempat acara minimal 30 menit sebelum acara mulai. Selain untuk mikirin: parkir, antrian masuk, beberapa penyelenggara menyediakan photo booth.
Saya mah pasti dong foto2 an. Masalah potret lucu2an ini ada yang gratis dan kita fikasih link buat ke foto dimana hasil foto ada bingkai dengan judul acara baletnya, ada yang pakai abang2 pemotret plus artis yang mewakilkan tokoh utama di cerita , dimana kita harus bayar foto kita.
Pas di acara Swan Lake yang agak unik adalah sebelum pertunjukkan si pebalet pakai kostum putih, di tengah2 pertunjukkan saat istirahat si penari balet pakai kostum hitam.
Memang di cerita Swan Lake ada tokoh yang berganti karakter gitu..
Foto booth Sleeping Beauty Foto booth Swan Lake, pakai penari balet yang berdandan sebagai tokoh utama
Dan juga di Amrik, lumrah kalau di acara2 seperti ini ada jualan minuman ( Saya biasanya gak minum ya..secara gak ada teh botol 😉).
3 . Bacalah buku yang disediakan sama penyelenggara sebelum pertunjukkan dimulai. . Karena dengan membaca buku ini, kita jadi tahu lah apa yang lagi dimainkan di panggung.
4. Sebelum pertunjukkan mulai, ke toilet dulu gih..pipis.
5. Acara balet selalu ada jeda / rehat. Pengunjung bisa ke toilet, pesan minum atau ya foto2.😇
6. Pakai baju apa kak? Saya lihat2 pengunjung2 lain kebanyakan memang pakai baju cantik2 ya. Saya pribadi memang senang dress up jadi kalau ada acara2 seperti ini saya pilih pakai baju terusan. Yang jelas ya jangan pakai leggings/hoodies/sweatpants/sweatshirt kaliiii
Mau nonton balet lagi gak? Mau tapi mau cari pebalet lainnya.
Tapi secara pribadi saya lebih suka nonton Broadway ya? Lebih seru gitu?
Pas di Indo, saya boleh dibilang pergaulan saya terbatas banget. Tahunya cuma mal melulu.
Nah pas sudah pindah ke Amrik, pergaulan dan eingintahuan saya mulai berkembang sedikit demi sedikit. Dari kemping, hiking ke alam, kayak, nonton balet, teater, orkestra, kursus masak, dan mudah2an sik lebih banyak lagi kegiatan baru yang saya lakoni ya
Nah pas musim liburan gini, di kota saya banyak acara2, salah satunya itu orkestra musik.
Ada 2 penyelengara pertunjukan orkestra di bulan November dan Desember 2023 : Vienna Light Orchestra dan Louisville Orchestra. Berhubung jadwal kerja saya, saya cuma bisa pilih yang Vienna Light Orchestra
Nah lokasi pertunjukkan orkestra ini di salah satu gereja Katolik di Louisville.
Lucu juga ada pertunjukan musik di gereja. Sebetulnya ya gak aneh ya, karena di banyak gereja2, memang ada musik juga kan ya? Gospel istilahnya. Tapi karena saya gak beribadah ke gereja, saya pribadi gak pernah hadiri.
Saya pilih hari Jumat siang, pas saya libur kerja.
Gereja Katedral ini ukurannya gak segede gereja Katedral di Jakarta. Boleh dibilang mungil malah. Tempat duduknya ya tempat duduk gereja.
Tempat duduk kami lokasinya di zona tengah. Lumayan lah
Panggungnya
Pengunjung tidak terlalu padat, dan kebanyakan sudah berumur. Gak tahu apa ini karena lokasi? Atau tipe pertunjukkan ya?
Acara mulai tepat waktu. Para pemain musik yang masih muda2 banget memasuki ruangan dengan baju berpayet. Ada yang payetnya keemasan, merah, hitam, perak.
Kalau saya bilang sik apik ya! Meskipun gak seragam (karena disini gak ada cerita deh harus bikin seragam, mahal!) , tapi semuanya bertema sama.
Total ada 8 pemain instrumen, seimbang antara laki2 dan perempuan.
Para pemain musik sudah sedia di tempatnya
Musik2 yang dimainkan di pertunjukan kali ini temanya Magical Movie Scores
Apa gitu artinya? Jadi musik2 yang akan dimainkan adalah musik2 dari film2 beken.
Definisi Tema Pertunjukan
Ada beberapa lagu yang saya ngeh, seperti Over The Rainbow, soundtrack nya Pirates of the Caribbean.
Sebagian besar lagu ya instrumental, kadang ada konduktor, kadang gak.
Pirates Of Caribbean
Tapi ternyata ada beberapa lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi. Gile! Si mbak ini suaranya bisa tinggi banget! Soprano istilahnya. Kereeen abisss!!
Di akhir pertunjukkan, ada 2 pemain biola yang duet gitu…asli keren.
Lamanya pertunjukkan itu sekitar 1.5 jaman deh.
Puas gak? Puas bamget! Asli saya kecantol deh sama pertunjukkan orkestra seperti ini.
Pengen bamget nyari pertunjukkan orkestra lagi. Bahkan saya jadi pengen tahu kalau pertunjukkan opera kayak apaa yaaa??
Teman2 yang suka nonton acara2 seperti ini, cerita dong kesan2nya.
Minggu lalu, iseng2 saya gulir atas bawah Instagram, nemu postingan resto local masang ini
Menunya
Ihh..lucu juga kali yaaa.
Selain karena saya tahu tidak terlalu bamyak orang2 bule yang tahu Malaysia, kaget juga saya pas namu postingan ini.
Pun juga ya senang saja gitu ada yang berani nyoba buka Pop up jualan makanan Malaysia. Meskipun bukan Indonesia, ya tahu sendiri kan, dua negara ini kayak kakak adik dan memang dari hal makanan kita banyak kesamaan kan?!
Saya juga penasaran pengen tahu gimana si bule ini memasak masakan Malaysia berdasarkan pengalaman dia pas jalan2 ke Malaysia?
Buat saya ada bule (baca bukan Melayu) yang berani jualan makanan kita itu apa ya?.Surprising lah. Ya gimana gak bikin kaget, secara kan dasar makanan barat dan timur beda banget?. Dan antara kita yang penduduk asli vs pendatang, penerimaan kita dengan rasa makanan pasti beda lah.
Saya pergi ke acara ini, harapannya gak tinggi2 banget. Gak mungkin saja, saya ngarep rasa otentik si rendang. Gile. Saya pribadi pun gak berani masak rendang!?
Apa ya?.lebih ke apresiasi atas usaha si bule dan pastilah juga ingin tahu hasil masakan dese
Saya pesan Beef Brisket Rendang Buns, Chicken Satay Skewers, Malaysian Curry Laksa, Ramly Burger Special dan Es kacang
Eh…dikasih tahu sama pelayan kalau rendangnya habis baik yang sapi maupun yang jamur…duh..nangis daraaah deh. …
Eh untung tamu sebelah saya, mereka pesan Mushroom Rendang Buns dan berbaik hati bagi ke saya satu biji….dan berbahagialah sayaaaa kesampean nyobain rendang kreasi si bule.
Rasanya? Gigitan pertama , bau bumbu2 khas Asia Tenggaranya kuat banget. Gile. Berani juga ini bule pakai bumbu sekenceng ini yak? Enak? Lumayan. Beda rasa dengan daging2 bbq-an kentara banget
Masakan kedua yang datang adalah Halloumi Skewer , saya sendiri gak tahu Halloumi itu apa, ternyata sejenis keju. Enak? Kata teman saya sik enak? Saya kurang tertarik
Halloumi, Laksa, Es Kacamg Merah, Burger Ramly dan Sate Ayam
Laksanya saya bilang kurang medok. Yang saya suka adalah tahu pongnya. .
Es kacang merahnya enak, ada serpihan kacang tanah, agar2 hijau, lychee, kacang merah dan bola2 kuning. Ya kayak es teler gitu deh. Saya sih seneng2 saja. Kapan lagi makan es kayak beginian di resto disini?!
Burger nya kata temen saya okelah, yang bikin beda adalah telor dadar dan saos sambel
Sate ayamnya kalau saya bilang koq kurang berasa rendamannya gitu?! Empuk sik..cuma kurang kecap manis deh…ha…ha..ha.. Bumbu kacangnya juga samu mawon, kurang kecap manis.
Kesimpulannya?
Saya hargai lah si koki bule membuka kedai kagetan ini. Biar warga Louisville bisa icip2 makanan etnik lebih sering kan.
Mudah2an lain kali ada orang Melayu dong yang buka warung makanan Malaysia/Indonesia di sini?!
Tahun 2010, saya dan keluarga sempat tinggal di Cleveland, Ohio. Salah satu lokasi yang saya suka buat kunjungi adalah sudut kota namanya Little Italy
Sign Little Italy
Pada dasarnya ini satu jalan yang di Cleveland timur dimana pengunjung bisa puas cemil2 makanan Itali.
Peta toko2 di Little Italy
Dari mulai toko roti, restoran pizza, pasta, ngopi2 dan favorit saya, makan Gelato alias es krim versi itali.
Saya tuh paling kesengsem sama yang namanya patio dining, padahal sik bisasa aja gitu artinya…makan di pinggir jalan dibawah tenda…kalau di Indo, kakik lima blok M gitu ya??..ha..ha..ha..pakai bahasa Inggris aja jadi kedengerannya gimana gitu?!
Nah di Little Italy ini ya hampir semua tempat makan ada makan di luar, baik itu di pinggir jalan utama , atau di belakang resto, atau pun di gang antara gedung…
Pas saya jalan2 ke Little Italy, saya tengok hampir semua toko/restoran.
Tapi saya cuma makan di 3 tempat:
Mia Bella. Lucu tempatnya, saya makan di patio di belakang, maap gak sempat foto, keburu laper..
Saya pesan Veal Marsala daging sapi muda dengan saus marsala
Terus saya makan es serut ala Itali di Mount Granita. Rasa es nya macam2, ada kelapa, beri, mangga, jeruk limo, lemon, semangka, stoberi dst
Macam2 Rasa Es Itali
Saya tadinya pengen kelapa, pas icip2 kurang sreg, jadi saya pilih rasa mangga, enak! Karena asli bukan essence
Makan Es Serut Mangga di Mount Granita
Setelah itu saya makan Gelato di Rosso Gelato….haduhhh…gilaaaa…enaaaak banget ini!! Tadinya saya cuma pilih kopi, karena saya tahu banget kalau saya suka es krim kopi
Toko Gelato di Little Italy
Pas lihat2 rasa es krim yang tersedia, ada satu rasa yang saya gak pernah lihat di toko Gelato lainnya, Nero yaitu rasa dark chocolate. Dan waktu saya icip2, saya langsung jatuh cinta!💞
Jadilah saya pilih 2 rasa, kopi dan nero.. asli! Enak banget!! Saya sampai merem melek deh makan gelato ini
Sayangnya saya gak sempat beli2 roti2 , padahal roti2 yang dipajang di dua toko roti yang saya lewati itu asli semua keliatan enak banget!
Saran saya kalau teman2 mau berkunjung kesini, jangan makan sebelum pergi, biar bisa puas icip sana icip sini
Yang jelas jangan sampai tidak makan gelato!! Ini mah WAJIB! Rosso Gelato mulai buka jam 2 siang.
Minggu ini, 29 April adalah minggu Derby, yang notabene acara tahunan di Louisville.
Boleh dibilang , minggu Derby itu minggu pestanya sosialita Louisville deh. Benar2 waktu yang tepat buat kita dandan seheboh-hebohnya, sekeren-kerennya.
Derby sendiri identik dengan acara balapan kuda, yang kalau di Louisville itu balapannya di arena balapan kuda Churchill Down (untuk selanjutnya saya singkat CD ya)
Saya sendiri belum pernah ke hari Derby nya sendiri, tapi sempat dua atau tiga kali ke Churchill Down , pertama buat ngeceng doang, kedua beneran nonton balapan kudanya
Biasanya orang2 sini mulai heboh ke CD mulai hari pembukaan yang tahun ini jatuh tanggal 29 April.
Tapi kalau mau lihat awal kehebohan penduduk Louisville bergaya itu mulai di hari Kamis, atau disini istilahnya Thurby, Thursday on Derby week.
Wanita2 cantik bersliweran dengan baju bernuansa merah jambu, baju maksi motif bunga2 an, renda2, ruffles dan…yang paling penting: topi-topi cantik.
Topi2 ini loh yang memang saya peribadi juga demen. Habis memang cantik2.
Tahun lalu saya sempat datang ke Thurby, cuma pakai tiket general admission, yang waktu itu saya cuma bayar $15 saja. Tiket tipe ini ibaratnya cuma tiket masuk doang, gak dapat tempat duduk.
Tapi ya…buat saya yang cuma senang wara wiri, potret sana potret sini, lihat balapan sekilas, tiket GA ini mah gak rugi, apalagi kalau cuaca cerah.
Saya bisa jalan ke sana ke mari, kadang bisa lihat si kuda dari jarak cukup dekat, gak usah mikir harus balik ke tempat duduk terus, bisa ganti suasana lah
Tahun ini saya gak ikutan jadi sosialita, secara pas hari Kamis, jam 12 ada pelatihan lah, jam 2 ada rapat sama pihak luar yang jarang2 bisa kesampaian, duh riweh deh. Secara balapan kuda terakhir di CD cuma sampai jam 6 PM.
Terpaksalah saya batalkan pergi ke CD bareng teman2, padahal sudah beli tiket juga…😖
Dan juga saya sudah bikin dan beli topi Fascinator baru . Ya mau gimana lagi. Nasib.
Cuma kebetulan di tempat kerja ada kontes lucu-lucuan dan permainan online.
Karena tahun in, Thurby jatuhnya tanggal 4 Mei, tempat kerja mengadakan kontes kostum bertemakan Derby dan Star Wars . (MAY THE 4TH BE WITH YOU)
Pegawai boleh masukkan foto bertemakan Star Wars, Derby atau kombinasi keduanya. Pemenang masing2 kategori dapat 1 hari libur atau 1/2 hari libur.
Saya pikir2, ih daripada topi Fascinator gak terpakai kan?
Jadilah pagi2 saya dandan…ngaduk2 lemari pakaian buat lihat pakai baju apa ya. Dandan komplit deh.
Tada. Selesai dandan, saya sempat mikir, tema Star Wars apa gitu ya? Secara saya gak demen Star Wars. Tapi kesempatan menang buat Derby DAN Star Wars lebih besar kali…secara 2 kombinasi ini kan gak lazim?
Pas mau foto gitu, eh saya lihat si boneka Baby Yoda di pojokan. “Eh, baby Yoda dari Star Wars kan?
Jadilah saya ambil si Yoda buat ikutan berpose
Setelah sekian banyak foto selfie dibantu dengan bangku, selft timer dan phone holder , saya masukkan foto saya.
Waktu saya masukkan foto, cuma ada beberapa peserta yang sudah masukkan foto mereka. Kebanyakan bertema Derby.
Salah satu teman kerja sempat nyeletuk waktu dia lihat foto saya di FB.
Kata dia “Perasaan saya denger nama kamu disebut. Tapi aku gak yakin.”
Eh…benar juga ternyata saya salah satu pemenang. Pemilihan pemenang berdasarkan masukan suara (voting) – saya kurang tahu juga siapa yang vote?
Saya dan satu pegawai lain dapat suara sama banyaknya. Jadi kami berdua sama2 menang kategori Derby dan Star Wars dan dapat jatah libur tambahan 1/2 hari.
Seru juga ih . Gak sia2 dandan pagi2, jepret2 selama 15 menitan.
Hari saya dilahirkan ke dunia! Bersyukur banget sudah di kasih hidup selama ini yaaa…Alhamdulillah selalu sehat, selalu berusaha untuk berguna dan berfaedah, berpenghasilan diatas UMR, berpendidikan, terus belajar tentang hidup!
Hari ini saya memutuskan untuk memulai perjalanan balik ke KY, karena pas lihat2 peta, iih..capek kali nyetir 8 jam langsung ke KY? Dan juga ternyata koq dekat dengan taman nasional SHENANDOAH yang saya memang sudah kepengen intip?!
Ya sudah..mampir ah ke Shenandoah, meskipun cuma sekedar nyetir di Skyline Drive nya. Lagian juga sudah beli tiket..sayang kalau gak dipakai…
Ya wis..sekitar jam 1, kami cabutlah..
2 jam kemudian, sampailah kami di gerbang Shenandoah, ya wajib foto2 dong..namanya juga turis kan.
Jadi Skyline Drive ini pada dasarnya ya jalan utama di taman nasional Shenandoah. Di sepanjang jalan ya nanti ada pusat kunjungan, tempat kemping, tempat hiking dan overlook dimana pengendara bisa melihat pemandangan pengunungan Appalachian. Saya tahu kami gak bakal sempet hiking atau eksplorais ya, tapi gak apa2 yang penting saya got the feel kayak apa sik Shenandoah ini.
Saya terus terang sangat menikmati jalan berliku Skyline Drive, gak terlalu curam dan cukup lebar. Apa lagi pemandangan sekitar bikin mata adem…
Kalau mau nurutin saya, saya mau terusin Skyline dari ujung ke ujung, cuma karena waktu gak cukup, kita keluar di pintu Thorp.
Di jalan, saya keluar bandel dan adventurous nya. Saya baca kalau Virginia itu kan slogan ya Virginia Is For Lovers dan sama pemda ada proyek VirginiaLoveWorks dimana kita bisa temui tanda LOVE di seantero negara bagian Virginia. Saya lihat2..ih koq lucu2 sik ? Pengen deh nemuin tanda tsb.
Pas saya lihat di peta, ternyata ada beberapa Love yang saya bisa lewati. Jadilah saya bilang ke anak saya kalau kami akan ber scavenger hunt cari tanda Love .
Saat itu kami di tengah2 jalan I64, saya belokin ke I80 buat dapetin tanda LOVE pertama. Lokasinya di resto lokal yang tutup…
Selesai foto2 kami lanjutkan ke LOVE berikutnya yang ternyata lokasinya di Natural Bridge State Park.
Setelah foto2, saya perhatikan..eh..koq orang2 pada pergi ke bawah gitu ya? Ada apa sih? Yuk lihat yuk? Saya ajaklah su bujang dan si guguk…
Ternyata ada trail, bagian dari Natural Bridge State Park. Ya sudah..yuk..kita jalani?! Kebetulan bareng kami ada grup orang2 dewasa. Jadi saya minta tag bareng mereka..karena hari sudah mau gelap..saya agak2 keder juga kalau cuma kami ber3.
Aiiih…keren loh ternyata! Gak nyesel deh ambil trail ini. Jadi trail yang kita jalani ini dibawah jembatan batu alami..yang diatasnya ya di lalui kendaraan2 sebagai bagian dari jalan lokal. Dan..ternyata trail berakhir di air terjun. Bonus kan!
Selesai hiking koq sudah gelap ya..ya sudah kami putuskan untuk bermalam di hotel Natural Bridge State Park. Rencananya ya besok pagi teruskan perjalanan pulang sambil cari tanda LOVE lagi
Saya sekeluarga sudah ditampung di rumah temen saya di Frederick, MD.
Hari ini kami mau jadi turns naik kereta api di Walkersville, MD.
Ngapain gitu naik KA? Ya karena kesenangan anak saya ya dan ternyata dari Frederick kemana2 jauh ih. Pengen ke Baltimore masih 1 jam an. Ke Pantai 3 jam an. Beli tahu minimal 1/2 jam nyetir. Saya yang sudah nyetir 8 jam an di jalan ya males ya…mau simpan kaki nginjek pedal gas buat perjalanan balik saja kan.
Kebetulan KA nya juga lagi yang bertema Jesse James..itu koboi jahat jaman wild wild west lah. Saya sudah pernah sik ber KA ria bertema perampokan. Tapi temen saya dan lakinya belum pernah.
KA mulai jam 11 pagi, saya sudah beli tiket online $14 per orang. Saya bawa anjing saya yang tampak bingung tapi girang pas di elus2 banyak orang. Dasar deh….
Anak saya dapet souvenir peluru kosong.
Di KA sama gerombolan koboi perampok
Selesai naik KA, saya sama temen saya ngaso bentar di downtown Frederick. Pusat kota Frederick ini tipikal pusat kota kecil di Amrik, toko2 lokal, dari mulai pernak pernik, coklat sampai restaurant yang punya teras terbuka. Saya sih demen ya strolling dan lihat2 pebisnis lokal. Seru aja!
Ngeceng di Pusat Kota Frederick, MD
Habis ngaso, kami berangkat ke Harper’s Ferry buat ber arung jeram, karena sudah pesan buat jam 430 pm. Selama di Amrik, saya lumayan sudah sering berarung jeram, terus terang masih lebih ok arung jeram di Indo, perasaan arusnya lebih mantep.
Anak saya seneng berarung jeram, apalagi kalau ada kesempatan buat nyebur. Di arung jeram kali ini, juga ada acara dimana peserta boleh nyebur . Jadilah si bujang nyemplung ke sungai.
Selesai berarung jeram, kami balik ke rumah teman saya. Sementara anak saya tidur, saya jalan lagi sama teman saya buat ditraktir makan ultah di bakar2 ala Korea
Widih..lokasinya jauh juga…tapi ..ih..enakkk loh. Sistemnya all you can eat gitu. Pengunjung bisa pilih mau BBQ saja atau BBQ dan hotpot. Berhubung saya sumuk..saya cuma pilih BBQ saja.
Pakai acara di nyanyiin lagu selamat ulang tahun pula sama staf resto…he…he..he..