Jauh2 tinggal di Amrk bukannya bergaya pakai tas Tory Burch, Kate Spade, Coach dll, saya koq malah demen yang namanya jalan-jalan ke pasar loak, atau istilah bulenya Vintage Market/Flea Market.
Agak beda dikit dengan toko jual barang2 bekas seperti Salvation Army, Goodwill yang jualan barang2 dari donasi masyarakat , Vintage Market lebih ke pasar dimana banyak booth sewaan si pemilik barang yang naro barang2 mereka dan kasih harga seberapa yang mereka mau untuk dijual. Jadi seperti consignment.
Di kota saya ada lah beberapa toko seperti ini.
Yang serunya kalau ke toko-toko seperti ini saya koq jadi banyak nemu barang-barang yang mirip seperti ibu atau sanak keluarga di Indo punya.
Jadi bukan cuma belanjalah, tapi bernostalgia juga
Pernah saya iseng pergi buat cari figur gajah. Eh nemu ukiran gajah kayu buatan Thai, keren banget kan?.dan cuma $10.
Pernah lihat pembatas ruang yang ala2 ukiran Jepara gitu. Pengen banget beli!
Hari ini iseng-iseng kami pergi ke salah satu vintage market di kota.
Saya pengen cari piring-piring kristal untuk tatakan buat pot-pot tanaman saya.
Sempat lihat “kursi rotan” ala2 pejabat tahun 80 an versi mininya. Trus lihat toples kue kristal, tas pesta metal, tempat garpu kecil kalo gak salah dari belalai gajah yang diukir yang seperti almarhum ibu punya.
Belum lagi musik yang dimainkan juga musik jadul. ABBA yang almarhum bapak suka pasang pagi-pagi circa 80 an.
Ah..tenyata saya sudah menua ya.
Yang ada saya beli vas cilik 2, yang rencananya mau saya kasih bunga segar, sendok bertuliskan Bismillahi rahmanni rahim dan piring kristal segi 4 buat tatakan pot.
Saya gak tahu terjemahkan Estate Sale ke bahasa Indonesia?
Intinya Estate Sale adalah penjualan barang2 seseorang setelah ybs meninggal dunia.
Biasa kan setelah seseorang meninggal, harta gono gini, pembagian warisan dsb.
Estate sale ya lokasinya di rumah almarhum.
Bedanya dengan garage sale ?
Kalau garage sale barang2 yang dijual terbatas dan di taruh di garasi rumah doang, dan biasanya barang2nya relatif baru lah.
Sementara kalau estate sale boleh dibilang semua barang2 di rumah almarhum ya buat dijual, dari mulai peralatan dapur, tempat tidur, baju. Semua deh dari A sampai Z!
Dan ya pengunjung keluar masuk rumah, dari kamar ke kamar. Dan biasanya barang2 di estate sale, vintage gitu.
Hari ini saya iseng2 pergi ke estate sale, secara dekat tempat tinggal saya juga dan memang mau cari pot bunga, nampan kaca, vas bunga dan mangkok2 buat pot2 saya
Sepertinya ini estate sale ibu lajang. Barang2nya ya barang2 perempuan lah. Baju2, hiasan rumah, buku2 masak, tas, ikat pinggang, perhiasan, topi, peralatan dapur, hiasan rumah.
Ada jaket kulit yang keren ih..cuma untung gak muat..🤣 . Dihargain $75.
Hari ini, hari Minggu hari kedua estate sale, karena sudah berlangsung dari hari Sabtu, tapi saya gak mampir karena kerja.
Enaknya pergi di hari terakhir, harga barang2 jadi cuma setengah harga, gak enaknya ya banyak barang2 yang sudah terjual ya.
Saya beli vas bunga kecil, pot bunga kaca dengan peralatan berkebun mini, 2 botol kaca (yang biasanya orang2 sini palai buat minyak dan cuka, tapi saya mau pakai buat cairan pencuci riasan wajah) dan rantai kalung (yang sama seperti yang saya punya, cuma punya saya sudah patah).
Dari botol minyak dapur saya isi cairan pembersih muka di taruhnya di kamar mandi
Total pembelian saya $5.50.
Kadang ya mampir di estate sale seperti ini suka bikin saya mikir juga loh…
Waduh ternyata barang2 yang seseorang tinggalkan saat mereka meninggal itu banyaaaaak ya??! Padahal rumah si almarhum gak gede2 amat , 2000 sqft atau sekitar 186 m2.
Saya gak yakin semua barang2 akan semua terjual.
Ya kali kita yang masih hidup kudu lebih mawas diri kali yaa…jangan terlalu konsumtif, bisa bikin repot orang lain juga lohh.
Di Indonesia ada gak sih yang namanya estate sale?
Hari ini, tanggal 10 April 2024, di Amerika, rekan2 yang muslim merayakan hari Idul Fitri.
Seru gak? Ya gak seseru di Indonesia pastinya.
Di Amrik boleh dibilang orang muslim itu minoritas ya. Apalagi kalau tinggal di kota kecil , lebih berasa lagi sepinya.
Meskipun di banyak kota2 di Amrik, sudah banyak bisa kita temukan mesjid2, tapi ya gak seperti di Indonesia pastinya.
Kalau di kota Louisville, masyarakat muslim lumayan banyak sik, di daerah saya tinggal saja ada 2 mesjid yang lumayan besar. Kalau gak salah ada 12 mesjid total di kota Louisville,KY.
Biasanya kalau buat shalat Eid, dilakukan di hotel atau di balai sidang di pusat kota.
Teman2 yang muslim disini seperti halnya di Indo ada yang bikin acara open house di rumah , undang teman2 sesama muslim lainnya.
Makanan pun komplit loh, seperti di Indonesia. Ada lontong, ada sayur santan, opor ayam, sambal ati ampla. Seru lah.
Belum lagi kue2 keringnya. Nastar? Ada dong?! Kue keju. Sip. Kue Putri Salju.
Berlebaran di Amrik itu tertolong banget sama teman2 yang mau repot buat mengkreasikan suasana lebaran.
Di Louisville pun sama. Rata2 teman2 Indonesia yang tinggal disini dan merayakan Idul Fitri pintar masak dan memang mereka mau repot2 membuat makanan dan cemilan dari scratch.
Heboh nya gak kalah lah.
Saya sendiri gak doyan masak dan gak demen royo-royo. Gak cuma Idul Fitri loh, Natal, Tahun Baru saya gak into banget. Dari jaman masih tinggal di Indo sampai tinggal disini.
Kalau diundang ya Alhamdulillah. Gak diundang ya Alhamdulillah juga
Saya perhatikan, jaman sekarang ucapan Idul Fitri lebih beragam ya. Kalau dulu cuma Minal Aidin Wal Faizin sekarang bisa macam2. Dan gak salah juga sik, pemahaman makna Idul Fitri bisa bamget berbeda2 untuk masing2 individu
Teman2 tahu gak kalau cuma di Indonesia loh tradisi memaafkan di hari Idul Firi. Di kalangan masyarakat muslim beda negara gak ada tradisi maaf2 an.
Saya pribadi lebih cocok dengan versi non Indonesia. Bukannya blagu loh ya…menurut saya lebih realistis saja dan lebih klop dengan pengertian saya akan makna Idul Fitri..
Saya satu favorit saya adalah
Eid Mubarak!
May this special day bring peace, happiness, and prosperity to everyone.
Selamat Hari Raya! Semoga hari spesial ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran untuk semua orang
Buat saya hari Idul Fitri (ataupun hari festive lainnya) buat berbagi kesenangan sama SEMUA ORANG, bukan cuma muslim saja sik…
Happy Eid Peeps!
Jangan lupa berbagi kebahagiaan, kemakmuran kepada semua.
Salah satu dari banyak hal yang saya janji ke diri saya sendiri adalah beranikan mencoba hal2 baru yang saya gak pernah jalani. Bahkan hal2 yang saya mungkin gak tertarik, saya janji ke diri sendiri kalau saya tetap mau coba.
Pas di Indonesia saya gak pernah nonton balet Saya tahu ada sanggar balet Namarina, tahu pebalet Indo yang beken jaman itu, Linda Hoemar. Kalau ada pertunjukkan balet pasti di Gedung Kesinian Jakarta di kota. Sudah itu saja tahunya.
Nah pas pindah ke Amrik juga gak jadi nonton balet langsung sik, karena gak kepikiran saja. Kota pertama saya di Amrik kota kecil dan juga saya punya anak kecil. Masih sibuk urus anak dsb.
Baru di tahun 2022, itu pertama kalinya saya pergi nonton balet
Pertunjukkan balet pertama yang saya tonton itu yang organisir Louisville Ballet Company.
Cerita yang diadaptasi adalah cerita Sleeping Beauty. Lokasi pertunjukkan di teater Brown , teater lama dan bersejarah di kota saya.
Pertunjukkan balet kedua yang saya tonton itu Nutcracker di akhir tahun 2023. Biasa kan acara liburan natal, tahun baru cerita Nutcracker pasti keluar.
Panggung Nutcracker
Pertunjukkan balet ketiga yang saya hadiri itu di selenggarakan oleh World Ballet dengan mengambil cerita Swan Lake. Lokasi pertunjukkan di teater Louisville Palace yang seperti Brown theater juga salah satu teater bersejarah di kota Louisville.
Di acara Sleeping Beauty dan Nutcracker penonton diberi buku, cuma di acara Swan Lake penonton di beri QR code yang isinya brosur digital buat dibaca di telpon masing2.
Secara umum di semua pertunjukkan balet, pengunjung diberikan buku yang disinya untuk menjelaskan penonton adegan2 yang akan disajikan. Di buku ybs juga ada keterangan tentang semua penari balet dan tokoh yang mereka bawakan di pertunjukan.
Bukunya seperti ini:
Dari tiga kali nonton pertunjukkan balet, akhirnya saya baru deh agak2 ngerti “gres” nya.
Ibarat nonton konser musik, terutama musik klasik, pengunjung tahu simponi2 apa yang akan dimainkan. Ada Mozart, Chopin, Beethoven dst. Yang mbedakan dan yang bikin pertunjukan musik iti beda ya dikeahlian pemain instrumennya.
Sama dengan pertunjukan balet. Biar ceritanya sama, classic western fairy talestapi cara penyampaian cerita, koreografer, latar belakang musik, kostum, dekorasi panggung dan ya pastinya keapikkan penari2 baletlah yang bikin kita bisa kesengsem sama satu grup balet dibanding yang lain.
Contohnya. Dari ketiga pertunjukkan balet yang saya nonton, saya paling kesengsem sama acara yang diselenggarakan sama World Ballet.
Ternyata World Ballet ya kelasnya memang lebih oke lah dibanding Louisville Ballet yang nyelenggarain 2 pertunjukkan balet yang saya tonton sebelumnya.
Panggung Swan Lake
Setelah 3 kali nonton acara balet ini tips dari saya
1. Pertunjukkan selalu mulai tepat waktu
2. Datang ke tempat acara minimal 30 menit sebelum acara mulai. Selain untuk mikirin: parkir, antrian masuk, beberapa penyelenggara menyediakan photo booth.
Saya mah pasti dong foto2 an. Masalah potret lucu2an ini ada yang gratis dan kita fikasih link buat ke foto dimana hasil foto ada bingkai dengan judul acara baletnya, ada yang pakai abang2 pemotret plus artis yang mewakilkan tokoh utama di cerita , dimana kita harus bayar foto kita.
Pas di acara Swan Lake yang agak unik adalah sebelum pertunjukkan si pebalet pakai kostum putih, di tengah2 pertunjukkan saat istirahat si penari balet pakai kostum hitam.
Memang di cerita Swan Lake ada tokoh yang berganti karakter gitu..
Foto booth Sleeping Beauty Foto booth Swan Lake, pakai penari balet yang berdandan sebagai tokoh utama
Dan juga di Amrik, lumrah kalau di acara2 seperti ini ada jualan minuman ( Saya biasanya gak minum ya..secara gak ada teh botol 😉).
3 . Bacalah buku yang disediakan sama penyelenggara sebelum pertunjukkan dimulai. . Karena dengan membaca buku ini, kita jadi tahu lah apa yang lagi dimainkan di panggung.
4. Sebelum pertunjukkan mulai, ke toilet dulu gih..pipis.
5. Acara balet selalu ada jeda / rehat. Pengunjung bisa ke toilet, pesan minum atau ya foto2.😇
6. Pakai baju apa kak? Saya lihat2 pengunjung2 lain kebanyakan memang pakai baju cantik2 ya. Saya pribadi memang senang dress up jadi kalau ada acara2 seperti ini saya pilih pakai baju terusan. Yang jelas ya jangan pakai leggings/hoodies/sweatpants/sweatshirt kaliiii
Mau nonton balet lagi gak? Mau tapi mau cari pebalet lainnya.
Tapi secara pribadi saya lebih suka nonton Broadway ya? Lebih seru gitu?
Pas di Indo, saya boleh dibilang pergaulan saya terbatas banget. Tahunya cuma mal melulu.
Nah pas sudah pindah ke Amrik, pergaulan dan eingintahuan saya mulai berkembang sedikit demi sedikit. Dari kemping, hiking ke alam, kayak, nonton balet, teater, orkestra, kursus masak, dan mudah2an sik lebih banyak lagi kegiatan baru yang saya lakoni ya
Nah pas musim liburan gini, di kota saya banyak acara2, salah satunya itu orkestra musik.
Ada 2 penyelengara pertunjukan orkestra di bulan November dan Desember 2023 : Vienna Light Orchestra dan Louisville Orchestra. Berhubung jadwal kerja saya, saya cuma bisa pilih yang Vienna Light Orchestra
Nah lokasi pertunjukkan orkestra ini di salah satu gereja Katolik di Louisville.
Lucu juga ada pertunjukan musik di gereja. Sebetulnya ya gak aneh ya, karena di banyak gereja2, memang ada musik juga kan ya? Gospel istilahnya. Tapi karena saya gak beribadah ke gereja, saya pribadi gak pernah hadiri.
Saya pilih hari Jumat siang, pas saya libur kerja.
Gereja Katedral ini ukurannya gak segede gereja Katedral di Jakarta. Boleh dibilang mungil malah. Tempat duduknya ya tempat duduk gereja.
Tempat duduk kami lokasinya di zona tengah. Lumayan lah
Panggungnya
Pengunjung tidak terlalu padat, dan kebanyakan sudah berumur. Gak tahu apa ini karena lokasi? Atau tipe pertunjukkan ya?
Acara mulai tepat waktu. Para pemain musik yang masih muda2 banget memasuki ruangan dengan baju berpayet. Ada yang payetnya keemasan, merah, hitam, perak.
Kalau saya bilang sik apik ya! Meskipun gak seragam (karena disini gak ada cerita deh harus bikin seragam, mahal!) , tapi semuanya bertema sama.
Total ada 8 pemain instrumen, seimbang antara laki2 dan perempuan.
Para pemain musik sudah sedia di tempatnya
Musik2 yang dimainkan di pertunjukan kali ini temanya Magical Movie Scores
Apa gitu artinya? Jadi musik2 yang akan dimainkan adalah musik2 dari film2 beken.
Definisi Tema Pertunjukan
Ada beberapa lagu yang saya ngeh, seperti Over The Rainbow, soundtrack nya Pirates of the Caribbean.
Sebagian besar lagu ya instrumental, kadang ada konduktor, kadang gak.
Pirates Of Caribbean
Tapi ternyata ada beberapa lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi. Gile! Si mbak ini suaranya bisa tinggi banget! Soprano istilahnya. Kereeen abisss!!
Di akhir pertunjukkan, ada 2 pemain biola yang duet gitu…asli keren.
Lamanya pertunjukkan itu sekitar 1.5 jaman deh.
Puas gak? Puas bamget! Asli saya kecantol deh sama pertunjukkan orkestra seperti ini.
Pengen bamget nyari pertunjukkan orkestra lagi. Bahkan saya jadi pengen tahu kalau pertunjukkan opera kayak apaa yaaa??
Teman2 yang suka nonton acara2 seperti ini, cerita dong kesan2nya.
Bandara Udara Louisville pun sekarang namanya di beri nama Muhammad Ali.
Saya ingat waktu beliau meninggal dan akan dikuburkan tahun 2016…wuih…banyak penduduk yang datang menghantar beliau ke tempat peristirahatan terakhir.
Makam AliKata kenangan masyarakat untuk Ali
Makam Ali ada di bagian P, melewati danau tempat tabur abu (Twin Lakes Overlook & Scattering Garden)
Lokasi Makam Ali
Dari situ, kita jalan lagi ke kuburan George Rogers Clark, beliau adalah salah satu jendral dari tim ekspedisi Lewis & Clark yang menjelajah dunia “barat”.
Dari situ, kita balik ke mobil buat melanjutkan melihat2 TP gak pake kepanasan plus keringetan dan juga ke makamnya Colonel Sanders. Tahu dong teman2 siapa Colonel Sanders, empunya Kentucky Fried Chicken.
Air mancurMacam2 nisanMosaik kaca di kantor adminKantor adminPemandangan sekitarPemandangan sekeliling TPMakamnya Col. SandersDari deketKeterangan di makam Col SandersLokasi makam Col Sanders
TP Cave Hill ini karena sudah berumur, 175 tahun! lumayan rimbun, saya sempat ngaso di bawah pohon rindang.
Waktu saya di Jakarta, saya cuma pernah datang ke TP Karet, TP Pahlawan Kalibata dan TP Pondok Rangon. Dan semuanya di bagian pemakaman Islam gitu. Jadi saya tahunya penataan kuburan cara Islam ya, yang notabene gak pakai nisan atau monumen besar2.
Di TP Cave Hill ini ya banyak monumen , patung2, tanda salib dimana2. Ada sik beberapa seksi yang nisannya seragam gitu dan gak gede2 amat.
Memang kalau saya perhatikan tempat pemakaman ala barat lebih monumental? Beda vibe gitu.
Selain foto2 saya disini, teman2 juga bisa Google Cave Hill cemetery untuk bisa lihat2 foto2 lebih banyak.
Di kota Louisville, ada beberapa kafe dimana kita bisa ngaso bareng2 sama kucing.
Kami sudah pernah lewati beberapa tahun lalu, tapi tidak pernah singgahi.
Setelah kucing kami wafat baru2 ini, kami ngerasa belum siap untuk mengadopsi kucing baru, tapi saya koq kangen main2 sama kucing? Saya teringatlah sama kafe kucing yang kami pernah lewati.
Jadilah Google Kafe Kucing. Dari hasil pencarian ada 3 tempat yang nongol.
Saya pilih untuk pesan tempat untuk bermain sama anak2 kucing di Purrfect Cat Cafe.
Tarif untuk bermain sama bayi2 kucing ini $15.00 per orang diatas umur 12 tahun.
Saya pesan buat jam 4 hari Sabtu buat saya dan anak saya.
Hari ini kami ke sana….
Ya ampun…gemes banget! Ada sekitar 10 bayi2 kucing sliweran di ruang kaca. Ada yang tiduran, ada yang ngumpet di pojok, ada yang bawaannya mau bobo sama pengunjung.
anak2 kucing bersliweran
Bayi2 kucingnya juga macam2, ada yang tabby hitam, abu2, ada tortoise shell, ada yang hitam pekat, ada yang abu2 dengan semburat merah jambu. Rata2 anak2 kucing ini masih cilik banget! Menurut pengurus, rata2 umur anak2 kucing di tempat mereka itu 2 sampai 4 bulan
Demi, kucing cewe warna abu2 mudaDemi manjat2 anak saya, sementara Twizzler bobo dengan nyenyaknyaHalo. Saya TootsieTootsie boboZeusLupa namanya..Saya naksir sama pola bulunya..Kayak semburat merah jambu gituTootsie ngasoTwizzler
Pas kami di sana, ada 2 anak kucing yang ngelendot sama anak saya…
Yang satu namanya Twizzler yang satu lagi Tootsie.
Twizzler dan Tootsie bobo di pelukan anak saya
Yaah..kalau gak kuat hati..ini dua2nya sudah kami adopsi deh..
Anak2 kucing ini memang bisa pengunjung adopsi.
Harga adopsi sekitar $145, dimana anak2 kucing ini sudah di steril, chipped dan vaksin.
Menurut pengelola, hampir setiap hari mereka ada anak kucing baru yang di drop.
Anak saya bilang kalau dia jatuh hati sama si Twizzler,
Twizzler
Kali ini saya terpaksa bilang Enggak dulu, karena belum siap mental .
Mungkin satu saat nanti kami sudah siap mengadopsi kucing lagi ya…
Semoga kabarnya baik2 saja ya. Beberapa hari belakangan, di seantero dunia kayaknya seragam menganjurkan penduduknya untuk mengkarantina diri selama masa rentan COVID 19.
Di kota tempat saya tinggal, Louisville, KY, ya sama juga. Mulai hebohnya itu, hari Kamis malam 12 Maret, setelah biro sekolah di wilayah kami mengumumkan kalau sekolah2 akan tutup mulai hari Senin tanggal 16 Maret hingga akhir liburan musim semi, 5 April.
Kami sendiri sik gak heboh2 banget..jadi pas denger pengumuman gitu ya manggut2 saja. Tapi trus pas ke supermarket hari Minggunya tanggal 15 Maret….walah….itu rak-rak sayuran, ayam kosong melompong!
Trus denger2 dari omongan teman2 kantor kalau orang2 pada ngeborong toilet paper. Saya sendiri kurang ngerti kenapa panik koq borongnya tisu cebok ya? Kami untungnya masih ada persediaan cukup lah.
Di kantor tempat saya kerja #1, karena kita semua memang kerjanya dari rumah, gal ada perubahan terlalu dramatis. Tapi di tempat kerja saya #2, jam operasi mulai 15 Maret dikurangi cuma buka sampai jam 7 malam.
Email saya juga dibanjiri pengumuman dari toko2 ritel lainnya tentang perubahan jam operasi mereka.
Hari Senin, 16 Maret, Gubernur KY tetapkan restoran dan bar untuk tutup, kecuali buat order ambil atau antar.
Hari Rabu, 18 Maret, saya dapat SMS dari bos saya di tempat kerja #2, kalau hari itu hari terakhir toko kita buka, dan toko akan tutup hingga pengumuman selanjutnya.
Toko tempat saya kerja termasuk toko terakhir yang tutup sementara..toko2 sekitar sudah tutup lebih duluan….
Asli itu kompleks pertokoan sepiiiii, kayak ghost town.
Hari terakhir itu kebetulan saya kerja…dari jam 6 sampai jam 8. Penjualan kita seharian cuma $500.
Apartemen tempat kami tinggal pun menutup kantor pemasarannya.
Tempat kerja #1 saya, mulai menutup lobi kantor2 cabang dan hanya melayani transaksi lewat jalan kendara.
Hari ini saya balik ke supermarket lagi…duh sukur banget ngeliat rak2 ada barang2 yang bisa dibeli…sayuran, buah2 an…
Beberapa rak2 masih terlihat kosong melompong…rak toilet paper ,
Pembelian daging ayam, daging giling, telur, susu, dibatasi jumlahnya untuk 1 konsumen untuk mencegah orang2 memborong terlalu banyak.
Rak nasi dan kacang2an..kosong..
Kosong Melompong
Saya beli telur, satu pak paha ayam, satu pak sayap ayam dan 2 pak kecil daging giling. Yang penting cukup untuk makan sekeluarga sampai akhir bulanlah.
Mudah2 an kita semua akan lewati masa karantina dengan lancar ya…
Yuk..jaga kesehatan, makan makanan yang sehat, kalau sakit atau gak enak badan..ya wis di rumah sajaaa….
Masih bagian dari keriaan Kentucky Derby Festival, hari Sabtu tanggal 18 April 2018, saya diajak teman untuk nonton air show dan kembang api, kebetulan dia punya tiket extra…asikkk..rejeki nomplok!
Acara ini biasa disebut dengan Thunder Over Louisville.
Jam 2 saya dan anak di jemput teman saya dan suaminya, kita langsung cabut ke pusat kota dengan berbekal kursi lipat dan selimut.
Sampai di pusat kota, setelah parkir kami berempat berjalan kaki sekitar 4 blok ke lokasi Belvedere yang sudah dipesan khusus untuk pemegang tiket dari perusahaan ini.
Sampai di Belvedere, Kami diberi gelang untuk keluar masuk dan beberapa glowing sticks.
Setelah mengetek tempat menonton, Kami pergi ke lokasi makan yang juga disediakan dari perusahaan. Makanan ringan seperti hotdog, nachos, cotton candy, ice cream, soda, botol air mengalir tidak henti-henti.
Jam 3, air show dimulai, jam 4 pengunjung boleh mulai makan malam.
Acara kembang api dimulai setelah matahari terbenam, dan pengunjung mulai keluarkan glowing stick mereka
Sekitar jam 10, acara selesai.
Saya sendiri baru kali ini nonton acara Thunder Over Louisville dari awal hingga akhir.
Seru? Pasti. Yang jelas tahun ini, cuaca sangat mendukung, matahari bersinar cerah, tapi tidak kepanasan.
Cuma ni…pas pulangnya..haduh..mandeq dimana-mana.
Kami terjebak di kemacetan tidak kurang dari 2 jam, 1 jamnya habis di gedung garasi!!!
Mungkin besok-besok mending parkir jauhan kali yaaaa…….tapi harus rela jalan jauhan juga!😁
Sekitar pertengahan bulan Maret lalu, saya pindah posisi di perusahaan. Dari bekerja di kantor cabang, saya pilih bekerja di operasional.
Salah satu konsekuensi dari pergantian posisi adalah saya sekarang balik kerja ‘kantoran’ alias kerja di gedung tinggi di pusat kota Louisville, Kentucky.
Kerja kantoran bukan hal yang baru buat saya. Jaman waktu saya masih muda belia di Indonesia, saya selalu kerja di perusahaan yang kantornya berlokasi di pusat kota Jakarta (kawasan segitiga emas istilahnya).
Dulu itu yang mananya kerja di ‘segitiga emas’ artinya makan siang bareng-bareng di Amigos (agak minggir got sedikit) atau kalau setelah gajian, lumayan sanggup makan di food court – atau kantin lah di gedung tempat bekerja.
Di Amrik gimana dong? ada gitu amigos?
Ha!
The closest thing to Amigos is……………food truck!
Yup. Truk makanan boleh dibilang ya makanan kaki limanya Amrik.
Saya belum ngeh tentang truk makanan di hari pertama saya kerja di kantor – maklum, stres karena baru pindah kan.
Baru hari kedua saya perhatikan dari jendela…eh…ada truk makanan parkir!
Nah sejak itu saya sibuk memperhatikan berbagai jenis truk makanan yang parkir disisi gedung saya.
Wuidih…tiap hari truk makanan yang parkir di gedung saya itu selalu berbeda. Minimal ada 2 truk makanan yang ngetem, paling banyak 3.
Si truk makanan ini biasanya ngetem di gedung-gedung yang banyak penyewanya lah – termasuk gedung tempat saya kerja. Intinya si truk ini selalu wara wiri, pindah tempat dari hari yang satu ke hari yang lain. Kalau kamu mau cari truk makanan tertentu, kamu bisa cari dimanan si truk ngendon hari itu lewat app “Where the food trucks at”
Jenis-jenis makanan yang disajikan di truk makanan ini juga berbeda-beda. Ini yang pernah saya lihat mampir di gedung saya:
Dakshin – makanan India
Travelling Kitchen – taco Korea
Boss Hogs BBQ – apapun panggang – babi, sapi, ayam
Yang saya sudah pernah cicipi itu Dakshin dan Travelling Kitchen.
Dakhsin sendiri ada restorannya di kota Louisville, tapi koq makanan dari truknya agak mengecewakan yak…hambar gitu..cuma pedas doang.
Hari ini saya nyoba Travelling Kitchen lumayan oke, konon taco bulgoginya yang beken, cuma karena saya minggu itu sudah makan bulgogi, jadi saya pesan taco ikan..lumayan! (cuma kurang nasi!! ha…ha..ha..perut Indonesia susah di’tenangkan’ cuma pakai taco)
Pengennya sih saya coba semua makanan dari truk makanan yang berbeda-beda ya….cuma kantong ini gak kuat euy! Rata-rata harga makanannya $10, kalo setiap hari makan , habis $50! hi..hi..hi..mending buat beli baju atau sepatu deh! ha..ha….ha..
Mungkin nantinya saya berhasil nyoba semua truk makanan, tapi satu minggu sekali saja ya….;-)
O iya…yang enak ni ya…di pusat kota di Amrik banyak ruangan terbuka yang memang sengaja dibuat untuk pekerja-pekerja kantoran untuk ngaso, baik untuk istirahat ataupun ya makan. Di gedung saya, juga disediakan ruangan terbuka, cuma berhubung cuaca masih dingin dan berangin, tidak banyak pekerja yang memanfaatkan ruangan terbuka ini.
Ini saya foto dari lantai enam, tempat saya bekerja, kebetulan shrubnya lagi pas berbunga..cantik ya!